• Home
  • CSR & Komunitas
  • Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Kenerja, Asian Agri Lahirkan Ahli-ahli K3 di Setiap Unit Bisnisnya

Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Kenerja, Asian Agri Lahirkan Ahli-ahli K3 di Setiap Unit Bisnisnya

Rabu, 22 Februari 2017 | 13:22
Head Sustainability dan CSR Asian Agri, Welly Pardede bersama Edy Saptono, Direktur Assosiasi Keselamatan Indonesia saat memberikan platihan AK3U
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Memprioritaskan keselamatan pekerja sebagai hal yang paling penting dalam setiap proses produksinya, maka Asian Agri secara berkelanjutan menggelar berbagai pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja.

Head Sustainability dan CSR Asian Agri, Welly Pardede mengatakan, keselamatan dan kesehatan kerja adalah hal terpenting dalam proses produksi, karena itu secara konsisten dan berkomitmen akan rutin melakukan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Harapannya melalui pelatihan ini dapat melahirkan ahli-ahli K3 umum yang mampu menjadi safety leader di seluruh unit bisnis perusahaan yang akan meminimalkan kecelakaan kerja di lapangan, sehingga zero accident dapat diraih dengan maksimal.

Pelatihan dilakukan di unit bisnis Asian Agri yakni PT Inti Indosawit Subur (IIS) yang berlokasi di Asian Agri Learning Institute, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. yang di ikuti oleh 19 orang peserta yang berasal dari unit-unit bisnis Asian Agri Wilayah Riau.

Pelatihan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Umum (AK3U) kali ini mengambil tema : Hazard Identification Risk Assesment and Determining Control (HIRADC) yakni dengan melakukan inspeksi dan observasi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ahli keselamatan dan kesehatan kerja umum.

Adapun yang menjadi instruktur pelatihan adalah Edy Saptono Head Country HSE RGE dan juga selaku Direktur Asosiasi Keselamatan di Indonesia. Dalam paparannya, dirinya menekankan pentingnya melalukan analisa bahaya dan resiko serta bagaimana pengendaliannya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di perusahaan.

Pelatihan HIRADC atau identifikasi bahaya dan penilaian resiko serta penentuan control resiko bagi para leader, Ahli K3 Asian Agri khususnya Regional Riau bertujuan agar seluruh leader AK3 mempu meningkatkan kemampuannya dalam melakukan analisa bahaya dan resiko serta menerapkan pengendalian yang tepat sehingga kecelakaan kerja bisa dihilangkan.

Pelatihan ini merupakan pelatihan wajib bagi seluruh leader atau pengawas AK3 Asian Agri untuk melengkapi pelatihan wajib lainnya yaitu safety leadership (kepemimpinan keselamatan) inspeksi dan observasi keselamatan yang efektif serta investigasi kecelakaan.

"Pada akhirnya nanti, kecelakaan kerja di lingkungan Asian Agri bisa dihilangkan atau meminimalkan," kata Edy Saptono kepada wartawan Rabu (23/2/2017).

Sementara itu Safety Coordinator Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa menegaskan, aspek K3 merupakan aspek yang paling penting dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari.

"Pelatihan yang bertujuan untuk mengisi dan meningkatkan kompetensi AK3U lebih mendalam lagi, sehingga AK3U dapat melakukan identifikasi, pengendalian dan pencegahan bahaya untuk semua proses maupun level pada kehidupan dan pekerjaan sehari hari, dimana seluruh manajemen kebun harus memiliki kesamaan persepsi dan menjadi garda terdepan untuk mengawal budaya safety leadership," terang Putu mengahiri penjelasannya. (oz)

BERITA LAINNYA
Ipemalis-J Ikuti Rapat Kerja PMRJ
Senin, 10 April 2017 | 10:48
10 Mahasiswa di Riau Terima Beasiswa IZI
Jumat, 24 Maret 2017 | 11:43
Lazizmu Pekanbaru Galang Dana Peduli Gempa Aceh
Senin, 12 Desember 2016 | 19:27
HUT ke 15, PT Bumi Siak Pusako Gelar Syukuran
Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:32
BERIKAN KOMENTAR
Top