DUMAI, POROSRIAU.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai, dr. Syaiful , MKM menghimbau masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala untuk memantau kesehatan secara proaktif. Dimana, pemeriksaan itu membantu mendeteksi potensi risiko kesehatan sejak dini, mengelola kondisi kronis, dan menjaga vitalitas secara keseluruhan.
Himbauan tersebut disampaikan dr. Syaiful saat menjadi narasumber pada kegiatan Tracing TB terintegrasi CKG (Cek Kesehatan Gratis) dalam rangka peningkatan penemuan kasus TB di wilayah Kota Dumai, di Pelataran Masjid Nurul Yakin, Jalan Paus Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Senin (14-09- 2026). Turut hadir mendampingi, Kabid P2P Dinkes Kota Dumai, Eztry Yendra, SKM.,MPH, Kepala Puskesmas Dumai Barat, dr Ivanny Octovianty dan Ns Nurmilah Nst selaku PjTb Puskesmas Dumai Barat serta Vivi Sari Ginting selaku kader TB Komunitas PKBI Cabang Kota Dumai.
"Sangat disayangkan, sebagian besar masyarakat masih sangat jarang atau bahkan tidak pernah melakukan pengecekan kesehatan secara rutin. Hal ini disebabkan tidak menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan secara rutin sehingga tak jarang penyakit pada mereka baru ditemukan kondisi sudah parah atau bahkan sudah terlambat untuk dapat ditangani. Kita bisa melakukan pengecekan kesehatan secara berkala ke Puskesmas. Oleh karenanya, kita menghimbau kepada masyarakat agar menjalani pola hidup sehat dan cek kesehatan rutin untuk memperoleh informasi tentang status kesehatan, mendeteksi penyakit secara dini, dan membantu merencanakan pengobatan tepat waktu," himbau dr. Syaiful
Sementara, Kabid P2P Dinkes Kota Dumai, Eztry Yendra, SKM.,MPH menambahkan bahwa kegiatan Tracing TB terintegrasi CKG dalam rangka peningkatan penemuan kasus TB di wilayah Kota Dumai yang mana tujuannya untuk menurunkan angka penularan . Tracing TB dilakukan terhadap kontak erat dengan penderita dan yang memungkinkan beresiko terhadap penularan TB.
"Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung sampai bulan november dengan target 67 lokus dimana per lokus diperiksa 100 orang. Sampai saat ini sudah berlangsung sebanyak 33 lokus, yang tersebar di 10 wilayah kerja Puskesmas di Kota Dumai," kata Yendra. (inf)
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.