DUMAI, RIAUGREEN.COM - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) terus memperkuat koordinasi dalam penyelenggaraan penataan ruang guna memastikan berbagai rencana pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan tata ruang daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Sinkronisasi dan Penataan Pemanfaatan Ruang yang digelar pada Rabu (02-09-2026) di Lantai 3 Kantor Wali Kota Dumai. Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal dan diikuti Dispertaru, Bappeda, BPN Kota Dumai serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, Kepala Dispertaru Kota Dumai Muhammad Mufarizal, S.T., M.IP., memberikan paparan terkait sejumlah permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) Non-Berusaha sekaligus sinkronisasi penataan ruang daerah.
"Pembahasan mencakup keselarasan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur publik dan investasi dengan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Koridor Kota Dumai." jelasnya.
Beberapa rencana yang dibahas meliputi pembangunan fasilitas pendidikan dan sosial, peningkatan aksesibilitas jalan strategis, serta sinkronisasi sektor pariwisata dan ekonomi. Di antaranya rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Medang Kampai, Sekolah Rakyat di Bukit Kapur, serta sejumlah ruas jalan strategis.
Muhammad Mufarizal dalam kegiatan tersebut menyampaikan paparan mengenai permohonan sekaligus sinkronisasi pemanfaatan ruang. Sementara itu, Sekda Dumai Fahmi Rizal menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan industri maupun investasi perlu berjalan sejalan dengan penataan ruang dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Melalui koordinasi tersebut, Pemko Dumai terus mendorong agar setiap pemanfaatan lahan dan ruang dilakukan sesuai ketentuan. Penataan ruang diharapkan mampu menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (inf)
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.