DUMAI,RIAUGREEN.COM - Sebanyak 100 warga Jalan Nelayan laut Kelurahan Pangkalan Sesai begitu antusias melakukan pemeriksaan Kesehatan gratis, Rabu (09-09-2026). Bertempat di aula pertemuan Masjid Al Hikmah, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai itu bertujuan mendeteksi dini beragam penyakit, seperti diabetes, hipertensi,obesitas,tuberkulosis, hingga kanker.
Mewakili dari Dinkes Kota Dumai, Santi Zen,SKM menyampaikan bahwa jangan ada lagi kekhawatiran masyarakat mengenai hasil diagnosis dan biaya yang akan ditanggung justru membuat mereka enggan mengikuti CKG, sebab semuanya tanpa dipungut biaya.
Kegiatan ini, terang Santi, sebagai upaya meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya skrining kesehatan. "Sosialisasi dan edukasi mengenai CKG terus diupayakan dilakukan secara masif, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tentunya, perlu adanya pemanfaatan saluran komunikasi yang adaptif dan inovatif menjadi krusial, seperti media sosial ataupun melibatkan tokoh masyarakat. Dengan strategi komunikasi yang efektif, tepat sasaran, dan mudah dipahami, kita harapkan mampu mengikis persepsi masyarakat tentang CKG yang semula negatif. Dan, pada kegiatan ini alhamdulilah Masyarakat sangat antusias mengikuti," ujar Santi.
Santi mengatakan, pada program CKG ini pihaknya melibatkan berbagai unsur, diantaranya tokoh masyarakat, kader Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Kota Dumai, kader layanan dan berbagai elemen lainnya.
Dijelaskan Santi lebih lanjut, CKG merupakan inovasi baru untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan. CKG diberikan kepada seluruh kelompok sasaran melalui berbagai cara
"Beberapa kelompok sasaran dari program ini ditujukan bagi bayi 2 hari dan anak hingga usia 6 tahun (balita dan anak prasekolah) dan bagi usia 18 tahun ke atas (dewasa dan lanjut usia) dan kelompok sekolah ditujukan bagi anak usia 7-17 tahun (usia sekolah dan remaja) yang dilaksanakan setiap tahun ajaran baru, serta sasaran khusus ditujukan bagi ibu hamil, bayi, dan anak hingga usia 6 tahun (balita dan anak prasekolah) meliputi pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sesuai standar pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak," jelas Santi. (inf)
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.