• Home
  • Bisnis
  • Warga Singapura Semakin Tertekan: Kekhawatiran Biaya Hidup Meningkat, Optimisme Rumah Tangga dan Penilaian terhadap Pemerintah Menurun - Studi Blackbox Research

Warga Singapura Semakin Tertekan: Kekhawatiran Biaya Hidup Meningkat, Optimisme Rumah Tangga dan Penilaian terhadap Pemerintah Menurun - Studi Blackbox Research

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:53
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link
Blackbox Research - Temuan Utama SensingSG Q3 2026

Temuan terbaru SensingSG dari Blackbox menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terkait keterjangkauan biaya hidup di tengah tekanan global; sentimen di tempat kerja dan Good Governance Meter juga mengalami penurunan signifikan.

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 22 Oktober 2026 - Menurut data nasional triwulanan terbaru SensingSG dari Blackbox Research, kekhawatiran mengenai biaya hidup semakin meningkat dan optimisme rumah tangga melemah. Kondisi ini membalikkan perbaikan sentimen ekonomi yang tercatat pada kuartal sebelumnya. Good Governance Meter, yang menggabungkan penilaian publik terhadap kinerja pemerintah dalam 26 isu kemasyarakatan, turun empat poin menjadi 69.

Survei terhadap 1.533 warga negara dan penduduk tetap Singapura yang dilaksanakan pada 24-30 September menemukan bahwa separuh responden (50%) menempatkan biaya hidup sebagai salah satu dari dua isu nasional dan kemasyarakatan terpenting. Angka ini meningkat dari 41% pada kuartal II. Keyakinan terhadap arah perkembangan Singapura secara keseluruhan masih tinggi, yakni 82%, meskipun turun dari 87%.

Prospek Rumah Tangga Melemah akibat Tekanan Biaya

Prospek keuangan melemah dalam sejumlah indikator seiring kembali mengemukanya persoalan keterjangkauan biaya hidup:

  1. Kondisi keuangan keluarga ke depan: Sebanyak 51% responden memperkirakan kondisi keuangan mereka akan membaik dalam 12 bulan mendatang, turun dari 59% pada kuartal II. Sementara itu, 21% memperkirakan kondisi mereka akan memburuk, naik dari 16%.
  1. Perkembangan kondisi keuangan rumah tangga: Sebanyak 46% merasa kondisi keuangan mereka lebih baik dibandingkan 12 bulan lalu, turun dari 51% pada kuartal sebelumnya.
  2. Prospek ekonomi nasional: Sebanyak 30% memperkirakan kondisi ekonomi akan memburuk dalam 12 bulan ke depan, naik dari 23% pada kuartal II.

Tekanan keterjangkauan biaya hidup dirasakan sangat kuat oleh kelompok usia 40-49 tahun. Sebanyak 64% responden dalam kelompok usia ini memilih biaya hidup sebagai salah satu dari dua isu utama, dibandingkan 50% dari seluruh responden. Hanya 25% yang menilai kinerja pemerintah dalam menangani persoalan tersebut baik atau sangat baik, jauh di bawah angka keseluruhan sebesar 42%.

Temuan ini muncul di tengah meningkatnya biaya rumah tangga. Inflasi utama pada Agustus tercatat sebesar 2,3%, sementara harga listrik dan gas naik 8,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut mencerminkan dampak tingginya harga energi global.

"Gangguan global yang belakangan terjadi di sejumlah sektor utama mulai memberikan dampak berat terhadap kehidupan masyarakat," ujar David Black, Pendiri sekaligus CEO Blackbox Research. "Masyarakat merasakan kondisi ekonomi melalui tagihan, pendapatan, dan pengeluaran sehari-hari. Ketika biaya hidup meningkat dan prospek pekerjaan terasa semakin tidak pasti, angka pertumbuhan nasional yang positif hanya mampu memberikan kepastian sampai batas tertentu."

Sentimen di Tempat Kerja Melemah

Pekerjaan dan pengangguran menjadi salah satu dari dua kekhawatiran utama bagi 21% responden, naik dari 18% pada kuartal II.

Di kalangan karyawan, hanya 51% yang memberikan nilai minimal 8 dari 10 ketika ditanya apakah mereka akan merekomendasikan organisasi tempat mereka bekerja sebagai tempat kerja yang baik. Angka ini turun 13 poin persentase dari 64% pada kuartal II.

Data resmi pasar tenaga kerja yang dirilis pada September menunjukkan perlambatan pertumbuhan lapangan kerja bagi penduduk Singapura, peningkatan jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), serta berkurangnya lowongan bagi tenaga profesional. Meski demikian, tingkat pengangguran tetap rendah.

Kekhawatiran terhadap perubahan teknologi sebenarnya sudah terlihat pada kuartal II. Saat itu, sebanyak 52% responden menyatakan khawatir terhadap dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap prospek karier mereka.

Keterjangkauan Biaya dan Keadilan Membebani Penilaian terhadap Pemerintah

Penilaian terhadap kinerja pemerintah menurun pada 20 dari 26 bidang yang diukur. Persentase responden yang memberikan penilaian baik atau sangat baik turun pada sejumlah bidang berikut:

  1. Biaya hidup: dari 51% menjadi 42%.
  1. Kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin: dari 56% menjadi 46%.
  2. Pekerjaan dan pengangguran: dari 62% menjadi 56%.

Pengumpulan data lapangan dilakukan setelah kabut asap lintas batas kembali menyelimuti Singapura. Peristiwa tersebut dianggap sebagai berita terbesar pada kuartal itu oleh responden, dengan tingkat ketertarikan mencapai 80%. Sementara itu, pengumuman mengenai gaji pejabat politik pada 8 September menjadi berita terbesar kedua, dengan tingkat ketertarikan sebesar 71%.

Di sisi lain, data tingkat persetujuan yang dipantau Blackbox tetapi belum dipublikasikan menunjukkan bahwa tingkat persetujuan menurun bagi 17 dari 19 pemimpin politik dan institusi yang dipantau. Rata-rata tingkat persetujuan kelompok tersebut turun 2,9 poin persentase, dari 68,5% pada kuartal II menjadi 65,6% pada kuartal III.

"Pemerintah kini menghadapi suasana publik yang lebih menuntut," kata Black. "Tekanan keterjangkauan biaya hidup dan ketidakpastian mengenai kemajuan di masa depan kembali mengemuka, meskipun kondisi makroekonomi masih cukup kuat. Keyakinan terhadap arah perkembangan Singapura tetap tinggi. Balonnya belum meletus, tetapi sudah mengempis."

https://www.blackbox.com.sg/
https://www.linkedin.com/company/blackbox-research/
https://substack.com/@blackboxresearch


Tentang Blackbox Research

Berkantor pusat di Singapura, Blackbox Research merupakan penyedia layanan intelijen pengambilan keputusan terkemuka di Asia Tenggara. Perusahaan ini menghadirkan solusi berbasis ilmu pengambilan keputusan serta perspektif masyarakat luas mengenai berbagai persoalan dan tantangan kontemporer. Blackbox Research bekerja sama dengan pelaku bisnis, pemerintah, regulator, dan organisasi nirlaba.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi blackbox.com.sg.

SensingSG merupakan satu-satunya survei publik triwulanan di Singapura yang memantau sentimen masyarakat, kondisi keuangan rumah tangga, serta penilaian terhadap kinerja pemerintah, disertai pertanyaan tematik yang berganti pada setiap periode survei.

Kuota demografis nasional dalam survei ini mencakup etnis, usia, jenis kelamin, tipe hunian, dan wilayah tempat tinggal.

Dasbor data tersedia untuk umum secara gratis dan dapat diakses melalui tautan berikut: https://sensingsg.sin1.qualtrics.com/public-dashboard/v0/dashboard/web/650c1e8e9f42980008aeae02/pages/Page_b5c06113-6172-40a9-bf18-067b04243a12?language=EN



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top