• Home
  • Bisnis
  • Dari Saluran Air Peninggalan Era Inggris Menjadi Destinasi Ekowisata: Karnival Ban Canal 2026 Kembali Digelar pada November

Dari Saluran Air Peninggalan Era Inggris Menjadi Destinasi Ekowisata: Karnival Ban Canal 2026 Kembali Digelar pada November

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:16
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

Lebih dari 32.000 pengunjung, pendapatan usaha lokal sebesar RM100.000, dan partisipasi dalam ajang olahraga internasional menjadikan lanskap warisan khas Sabak Bernam semakin dikenal sebagai destinasi pariwisata.

SABAK BERNAM, MALAYSIA - Media OutReach Newswire - 16 Oktober 2026 - Dari saluran air sepanjang 30 kilometer peninggalan era kolonial Inggris yang dibangun untuk mendukung lahan persawahan di Selangor hingga menjadi destinasi olahraga, budaya, pariwisata, dan kewirausahaan masyarakat, Ban Canal kini memasuki babak baru. Karnival Ban Canal 2026 hadir untuk membawa transformasi tersebut ke tahap yang lebih jauh.

Kembali digelar untuk keempat kalinya pada 6-8 November 2026 di Ban Canal Parit 14, Simpang Lima, Sabak Bernam, Karnival Ban Canal (KBC 2026) yang telah meraih penghargaan ini mengembangkan platform pariwisata pedesaan yang khas dengan mengusung tema Alam * Budaya * Lestari (Nature * Culture * Sustainability).

Pada 2025, festival ini menarik lebih dari 32.190 pengunjung dan menghasilkan pendapatan usaha lokal lebih dari RM100.000. KBC 2026 bertujuan melanjutkan momentum tersebut dengan menarik pengunjung dari berbagai wilayah di Malaysia maupun mancanegara, sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

Ketika Warisan Bertemu Petualangan

KBC 2026 menghadirkan berbagai pengalaman yang jarang ditemukan dalam satu festival, mulai dari kegiatan lari di area persawahan (Larian Bendang) dan kompetisi memancing hingga Kanu Slalom yang melibatkan peserta internasional dari berbagai negara, termasuk Jepang dan Tiongkok. Pengunjung juga dapat menikmati panjat dinding serta wahana flying fox yang membentang melintasi kanal bersejarah Ban Canal.

Festival ini juga akan menampilkan kekayaan warisan multikultural Sabak Bernam melalui pertunjukan tradisional, acara diskusi Bual Bicara Malam Jumaat, sajian kuliner dan produk lokal, pameran wirausaha Platform Selangor (PLATS), program penjualan produk pertanian ramah lingkungan Jualan Eko Tani, serta hiburan setiap malam yang menampilkan sejumlah artis terkemuka Malaysia.

Hasilnya adalah sebuah acara yang lebih dari sekadar festival akhir pekan. KBC merupakan platform yang menghubungkan pariwisata, usaha lokal, budaya, olahraga, dan partisipasi masyarakat, sekaligus membawa pengunjung berinteraksi langsung dengan kegiatan ekonomi pedesaan.

Platform yang Terus Berkembang bagi Merek dan Mitra

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung dan aktivitas ekonomi lokal, KBC 2026 juga berkembang menjadi platform yang menarik bagi mitra korporasi yang ingin menjangkau khalayak melalui kegiatan interaktif berbasis pengalaman, keterlibatan masyarakat, dan keberlanjutan.

Mitra korporasi dapat memperoleh eksposur merek di berbagai bagian ekosistem festival melalui publikasi di media digital dan media sosial, penayangan merek pada layar LED panggung utama, penempatan identitas merek di lokasi acara, serta kesempatan berinteraksi langsung dengan pengunjung.

Peluang sponsorship tersedia dalam kategori kemitraan Emas, Perak, dan Perunggu. Merek juga memiliki keleluasaan untuk mengembangkan kegiatan promosi dan aktivasi yang selaras dengan tujuan pemasaran, keberlanjutan, serta dampak sosial bagi masyarakat.

Bagi merek yang menginginkan pendekatan lebih dari sekadar periklanan konvensional, KBC menawarkan sesuatu yang berbeda: kesempatan untuk menjadi bagian dari kisah perkembangan destinasi yang terus tumbuh, sekaligus menghadirkan merek secara langsung dalam berbagai pengalaman yang dinikmati para pengunjung.

Dari Saluran Air Bersejarah Menjadi Destinasi Pariwisata yang Hidup

Ban Canal terletak di dalam zona transisi dan zona penyangga dari kawasan yang diusulkan sebagai Cagar Biosfer Anjung Utara Selangor (Anjung Utara Selangor Biosphere Reserve atau AUSBR). Kawasan ini merupakan usulan Selangor untuk memperoleh pengakuan UNESCO melalui konsep ekonomi hidup dari pegunungan hingga laut (ridge-to-sea), dengan luas mencapai 297.661 hektare.

Awalnya dibangun untuk menyalurkan air ke lahan persawahan di wilayah pedalaman negara bagian tersebut, saluran air bersejarah ini kini dirancang ulang menjadi platform bagi ekowisata, kewirausahaan pedesaan, dan pembangunan masyarakat.

Karnival Ban Canal merupakan wujud nyata transformasi tersebut. Festival ini menunjukkan bagaimana aset alam dan budaya dapat mendorong aktivitas pariwisata, mendukung usaha lokal, serta menciptakan peluang ekonomi baru tanpa menghilangkan karakter khas lanskap setempat.

Didukung oleh Pemerintah Negara Bagian Selangor, Menteri Besar Selangor (Incorporation) (MBI Selangor), Kawasan Pembangunan Sabak Bernam (Sabak Bernam Development Area atau SABDA), dan Dewan Daerah Sabak Bernam (Majlis Daerah Sabak Bernam atau MDSB), KBC 2026 mempertemukan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, atlet, seniman, dan pengunjung dalam satu visi bersama: bahwa pariwisata berkelanjutan dapat berkembang secara komersial sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Seiring berlanjutnya transformasi Ban Canal, KBC 2026 menawarkan alasan bagi wisatawan untuk menjelajahi Sabak Bernam, menyediakan platform bagi pelaku usaha untuk menjangkau khalayak baru, serta membuka kesempatan bagi sponsor untuk menjadi bagian dari perkembangan sebuah destinasi yang kisahnya masih terus ditulis.


Tentang SABDA

Kawasan Pembangunan Sabak Bernam (Sabak Bernam Development Area atau SABDA) merupakan inisiatif strategis pembangunan ekonomi Pemerintah Negara Bagian Selangor yang berada di bawah Rancangan Selangor Pertama. SABDA bertujuan mengoptimalkan seluruh potensi ekonomi Sabak Bernam sekaligus memperkuat produksi pangan Malaysia, meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, dan memperbaiki taraf hidup masyarakat. Visi SABDA adalah menjadikan Sabak Bernam sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, ketahanan pangan, ketangguhan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Tentang Menteri Besar Selangor (Incorporation) (MBI Selangor)

Menteri Besar Selangor (Incorporation) (MBI Selangor) merupakan badan investasi strategis Pemerintah Negara Bagian Selangor yang diberi mandat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi negara bagian tersebut.

MBI Selangor memainkan peran utama dalam mendorong pengembangan proyek-proyek berdampak besar, memfasilitasi kemitraan strategis, serta mengoptimalkan potensi sektor-sektor utama untuk memperkuat posisi Selangor sebagai pusat ekonomi terkemuka di Malaysia dan kawasan regional. Fokus investasinya mencakup infrastruktur, pengembangan industri, energi, ekonomi digital, dan sektor prioritas lainnya yang sejalan dengan agenda pembangunan jangka panjang negara bagian tersebut.

Berpedoman pada aspirasi Rancangan Selangor Pertama (Rancangan Selangor Pertama atau RS-1), MBI Selangor secara aktif mendukung berbagai inisiatif yang meningkatkan daya saing, menarik investasi berkualitas, dan menciptakan peluang sosial-ekonomi yang bermakna bagi masyarakat Selangor.

Melalui pendekatan investasi yang disiplin dan berorientasi ke masa depan, MBI Selangor berkomitmen mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh, sekaligus memperkuat tata kelola, pelestarian lingkungan, serta nilai bagi para pemangku kepentingan di seluruh portofolio investasinya.

Informasi lebih lanjut, kunjungi: https://www.mbiselangor.com



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top