KUALA LUMPUR, MALAYSIA - Media OutReach Newswire - 21 Oktober 2026 - Pada babak final "C-Wave Global Music Co-creation Plan · Joy Resonance of Nanyang" yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, penyanyi Indonesia Kezia Kaithlyn berhasil meraih hadiah utama melalui lagu "Aku Masih Memikirkanmu", sebuah adaptasi berbahasa Indonesia dari lagu berbahasa Mandarin berjudul "Later I Met Him". Lagu tersebut telah mencatatkan lebih dari 2 miliar kali pemutaran secara global. Kezia berharap adaptasi ini dapat membantu para pendengar di Asia Tenggara memahami inti emosional musik berbahasa Mandarin. Pencapaian tersebut menjadi perwujudan nyata dari inisiatif kolaborasi musik global ini.
Proyek yang diselenggarakan oleh Radio dan Televisi Guangdong, Tiongkok, ini terbuka bagi peserta dari seluruh dunia tanpa batasan kewarganegaraan maupun usia. Program tersebut menghadirkan tiga kategori, yaitu penciptaan karya orisinal, adaptasi, dan kolaborasi kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI). Hanya dalam 30 hari sejak diluncurkan, program ini menerima lebih dari 5.000 karya dari berbagai penjuru dunia, dengan partisipasi musisi dari lebih dari separuh negara dan perekonomian anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).
Babak final mempertemukan 300 tamu, sementara 68 media lokal, termasuk Radio Televisyen Malaysia, meliput acara tersebut. Seorang anggota parlemen Malaysia menyatakan bahwa musik mampu melebur perbedaan dan mengungkapkan harapannya agar acara ini dapat diselenggarakan secara rutin. Seorang pejabat pariwisata dan kebudayaan setempat menggambarkan proyek tersebut sebagai jembatan bagi pertukaran generasi muda di kawasan Asia-Pasifik dalam kerangka Tahun Tiongkok APEC. Para akademisi dari berbagai negara juga mengakui nilai musik berbahasa Mandarin dalam menghubungkan hati masyarakat lintas wilayah.
Program ini mendapat sambutan yang sangat antusias. Para pakar hubungan internasional dan kajian Tiongkok, presiden asosiasi UNESCO Culture Without Borders, serta sekolah-sekolah berbahasa Mandarin di seluruh dunia turut mengikuti perkembangannya dengan saksama. Jangkauan program di luar negeri telah mencapai 300 juta, dengan 137 platform domestik dan internasional secara bersamaan mempromosikannya.
Inisiatif ini membantu masyarakat umum yang memiliki minat di bidang musik untuk tampil di panggung internasional. Melalui musik sebagai sarana dialog antarperadaban, program ini juga menyampaikan kepada dunia gambaran budaya Tiongkok yang terbuka dan inklusif.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.