HO CHI MINH CITY, VIETNAM - Media OutReach Newswire - 24 September 2026 - Bagi warga dunia, memberikan suara untuk sebuah kota dapat menjadi wujud dukungan terhadap masa depan yang ingin mereka bangun. Bagi Vinhomes Green Paradise di Can Gio, masa depan tersebut adalah masa depan di mana kehidupan perkotaan dan alam dirancang untuk tumbuh serta berkembang bersama-sebuah model pertumbuhan kota pionir yang berhasil mengantarkan proyek ini meraih pengakuan dari New7Wonders sebagai Peserta Resmi Pertama di dunia dalam kampanye "7 Wonders of Future Cities".
Tiga Pilar Utama yang Membedakan
Pengakuan ini menyoroti sebuah visi pembangunan perkotaan yang dapat diwarisi dan dikembangkan oleh generasi mendatang. Dengan ruang hijau yang luas, lanskap terintegrasi dengan alam, serta solusi ramah lingkungan, Vinhomes Green Paradise menetapkan tolok ukur baru bagi kawasan pemukiman yang hidup selaras dengan alam.
Sebagai proyek pertama yang diakui New7Wonders sebagai Peserta Resmi, Vinhomes Green Paradise juga menegaskan skala dan ambisi internasional dari pembangunan yang dirancang sebagai cetak biru bagi kota-kota abad ke-21.
Di bawah kerangka evaluasi New7Wonders, perwakilan Vietnam ini unggul di tiga pilar utama: Lingkungan & Alam, Kota Pintar, serta Pembangunan Berpusat pada Manusia.
Di pilar Lingkungan & Alam, proyek ini memanfaatkan lokasi pesisir yang langka: menghadap langsung ke laut di Can Gio dan berbatasan dengan Cagar Biosfer Hutan Bakau Can Gio seluas 75.000 hektar yang diakui UNESCO. Membentang di area seluas 2.870 hektar dengan tingkat kepadatan bangunan hanya 16%, kawasan ini mendedikasikan porsi lahan yang sangat besar untuk area hijau dan perairan, yang ditopang oleh Danau Laguna air asin alami seluas 800 hektar di pusat kawasan perkotaan.
Di pilar Kota Pintar, Vinhomes Green Paradise mengintegrasikan Internet of Things (IoT), big data, dan kecerdasan buatan (AI) ke dalam pengelolaan, operasional, serta pemantauan lingkungan kota, sehingga menciptakan lingkungan perkotaan yang modern, aman, dan terkelola dengan baik.
Pilar ketiga, Pembangunan Berpusat pada Manusia, mencerminkan filosofi proyek yang menempatkan manusia sebagai inti dari pembangunan perkotaan. Filosofi ini diwujudkan melalui ekosistem terpadu berstandar internasional yang mencakup layanan kesehatan, pendidikan, hunian lansia, budaya, olahraga, dan hiburan.
Para penghuni masa depan akan memiliki akses ke layanan kesehatan kelas dunia melalui kolaborasi Vinmec dengan Cleveland Clinic asal Amerika Serikat; pendidikan berstandar internasional melalui Vinschool dan Brighton College dari Inggris; hunian lansia premium melalui Vin New Horizon; serta beragam fasilitas budaya dan rekreasi, termasuk Teater Blue Waves seluas 7 hektar, dua lapangan golf 18-hole yang dirancang oleh firma yang terafiliasi dengan Tiger Woods dan Robert Trent Jones II, kompleks tepi laut VinWonders seluas 122 hektar, serta Cosmo Bay yang menjadi pusat kuliner, belanja, dan hiburan malam terpadu.
Jean-Paul de la Fuente, Direktur New7Wonders sekaligus Ketua kampanye "7 Wonders of Future Cities", menyatakan bahwa Vinhomes Green Paradise memenuhi kriteria utama kampanye tersebut serta mencerminkan misi kepeloporan dari korporasi terkemuka Asia yang secara proaktif mewujudkan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance), bahkan melampauinya di berbagai bidang operasionalnya.
Ia menggambarkan penganugerahan sertifikasi Peserta Resmi Pertama ini sebagai momen simbolis bagi keseluruhan kampanye, sekaligus kesempatan untuk menyaksikan perwujudan lingkungan perkotaan yang luar biasa, di mana alam, manusia, dan teknologi terintegrasi serta ditingkatkan secara harmonis.
Dari Standar ESG Global hingga Regenerasi Hutan
Hal mendasar yang membedakan Vinhomes Green Paradise adalah strategi pengembangannya yang melampaui kerangka keberlanjutan konvensional. Tak berhenti pada pemenuhan standar ESG global, proyek ini menorehkan terobosan lewat kerangka ESG++ yang dibangun di atas lima pilar: Lingkungan, Sosial, Tata Kelola, Regenerasi, dan Adaptasi Iklim.
Visi hijau ini ditanamkan sejak tahap konstruksi. Salah satu contohnya adalah K-DPM, sebuah teknologi yang mengubah tanah lunak dan sedimen hasil pengerukan menjadi material urukan yang tahan lama, sehingga membantu mengurangi emisi tidak langsung dan polusi sekaligus menekan ketergantungan pada penambangan pasir alami.
Setalah beroperasi, sistem perkotaan ini dirancang untuk dekarbonisasi menyeluruh, dengan target pasokan 100% listriknya berasal dari energi bersih-termasuk pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai yang berjarak 20 kilometer dari pesisir, serta didukung oleh tenaga surya dan sistem penyimpanan energi baterai.
Mobilitas internal juga dirancang dengan model emisi nol bersih (net-zero), menggabungkan mobil, sepeda motor, bus, dan sepeda listrik dengan perahu listrik, di samping jalur kereta cepat yang menghubungkan kawasan ini secara langsung ke pusat Kota Ho Chi Minh.
Di luar pemenuhan regulasi lingkungan, Vinhomes Green Paradise memberi penekanan kuat pada pelestarian dan regenerasi ekosistem asli sekaligus mendukung strategi adaptasi iklim Kota Ho Chi Minh secara lebih luas. Dana Regenerasi Hutan dan Adaptasi Iklim telah dibentuk untuk mendukung penelitian jangka panjang, restorasi, serta inisiatif tanggap iklim, dengan fokus khusus pada regenerasi hutan bakau Can Gio dan memperkuat perannya sebagai benteng hijau bagi seluruh kawasan perkotaan.
Untuk memenuhi kriteria ini, Vinhomes Green Paradise tengah mengejar sertifikasi BREEAM dan ISO 37122, dua kerangka kerja internasional terkemuka untuk bangunan berkelanjutan dan kota pintar. Melalui berbagai upaya tersebut, proyek ini bertujuan menjadi acuan ESG++ global serta tolok ukur baru bagi generasi kota pesisir berikutnya.
Nguyen Thu Hang, CEO Vinhomes, menyampaikan bahwa Lingkungan & Alam, Kota Pintar, dan Pembangunan Berpusat pada Manusia bukan hanya kekuatan utama Vinhomes Green Paradise dalam perjalanannya menuju "7 Wonders of Future Cities", melainkan juga prinsip panduan bagi Vinhomes dalam menciptakan landmark perkotaan kelas dunia dan lingkungan hunian yang unik bagi warga global.
Dukungan untuk Vinhomes Green Paradise, Komitmen untuk Masa Depan Seluruh Kehidupan
Visi yang diusung Vinhomes Green Paradise mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara merancang kota-kota masa depan. Seiring berakselerasinya urbanisasi dan meningkatnya tekanan iklim, masa depan kota akan semakin bergantung pada kemampuannya untuk berdampingan dengan-dan meregenerasi-sistem alami yang menopang kehidupan.
Atas dasar itu, memberikan suara untuk Vinhomes Green Paradise dalam kampanye "7 Wonders of Future Cities" lebih dari sekadar mendukung satu proyek pembangunan perkotaan. Hal itu dapat dipandang sebagai bentuk dukungan bagi masa depan di mana manusia dan alam berkembang bersama, yang tak hanya bermanfaat bagi umat manusia tetapi juga bagi tak terhitung bentuk kehidupan lain yang berbagi planet ini bersama kita.
Laporan dari Ocean Impact Initiative milik One Ocean Foundation berjudul Coastal Cities and the Ocean: Risks, Impacts, and the Path to Resilience mencatat bahwa sekitar 70% megapolitan terbesar di dunia berada dalam radius 60 kilometer dari pesisir dan secara kolektif menyumbang hampir separuh dari PDB global, sekaligus menghadapi paparan risiko terkait iklim yang kian meningkat. Laporan tersebut juga memaparkan potensi besar kota-kota pesisir untuk memimpin aksi iklim melalui perencanaan berkelanjutan, tata kelola yang lebih kuat, dan solusi berbasis alam-sebuah pendekatan yang tercermin dalam strategi Vinhomes Green Paradise untuk melestarikan dan meregenerasi ekosistem hutan bakau Can Gio.
Pengakuan sebagai Peserta Resmi Pertama dalam kampanye "7 Wonders of Future Cities" menjadi tonggak sejarah penting bagi Vinhomes Green Paradise yang menyoroti visi, kapabilitas, serta ambisi internasionalnya. Berlandaskan fondasi ini, proyek ini tampil sebagai perwakilan Asia dalam perjalanan global untuk menjelajahi wujud kota masa depan. Tahap pemungutan suara tingkat global dijadwalkan akan dibuka pada 31 Oktober 2026.
Bagi Vinhomes Green Paradise, perjalanan tersebut telah dimulai, dipandu oleh visi masa depan di mana sebuah kota dibangun bukan terpisah dari alam, melainkan sebagai bagian dari ekosistem yang hidup-di mana manusia, teknologi, dan seluruh bentuk kehidupan dapat tumbuh serta berkembang bersama.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.