• Home
  • CSR & Komunitas
  • PT Pertamina Patra Niaga Unit Dumai Produksi Sungai Pakning Perkuat Kontribusi Multipihak dalam Pencegahan dan Penanganan Karhutla

PT Pertamina Patra Niaga Unit Dumai Produksi Sungai Pakning Perkuat Kontribusi Multipihak dalam Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Minggu, 20 September 2026 | 11:53
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, aparat, dunia usaha hingga masyarakat. Dalam mendukung upaya tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai Pakning terus memperkuat kontribusinya melalui edukasi pencegahan, kesiapsiagaan sarana dan personel, hingga dukungan langsung dalam penanganan karhutla di lapangan.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui keterlibatan perusahaan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla bersama Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di Kecamatan Bukit Batu pada 10 September 2026. Pada kegiatan tersebut, perusahaan turut membagikan praktik baik dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla berbasis pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di sekitar wilayah operasional.

Penguatan sinergi kembali dilakukan melalui audiensi Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Mabes TNI dengan manajemen Kilang Sungai Pakning pada 15 September 2026. Selain membahas penguatan koordinasi lintas sektor, tim juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan sarana dan peralatan pemadam yang dimiliki perusahaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan sumber daya perusahaan dalam mendukung penanganan karhutla ketika dibutuhkan.

Kontribusi perusahaan juga diwujudkan melalui respons langsung terhadap kejadian karhutla di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Pada 11-13 September 2026, Fire Brigade Kilang Sungai Pakning bersama unsur terkait terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaannya, perusahaan turut mengajak Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Pakning untuk berkolaborasi dalam mendukung upaya pemadaman melalui implementasi EXPINTABLE, inovasi portable hydrant yang membantu penyediaan dan distribusi air untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan.

Dalam mendukung penanganan di tingkat tapak, perusahaan turut menyerahkan bantuan 5 unit Nozzle Gambut kepada Pemerintah Kampung Dayun. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung efektivitas penanganan kebakaran pada lahan gambut serta memperkuat kesiapan masyarakat dan pemerintah desa dalam menghadapi potensi karhutla.

Respons di lapangan dilakukan secara terpadu bersama berbagai unsur. Tim yang terlibat terdiri atas TNI, Brimob, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Dayun, RAPP, Fire Brigade Kilang Sungai Pakning, Satpol PP Provinsi, Polres Siak, Polsek Dayun, serta unsur terkait lainnya dengan total sekitar 70 personel.

Dalam pelaksanaannya, tim Fire Brigade Kilang Sungai Pakning bersama unsur gabungan melakukan pemadaman pada sejumlah titik api di wilayah Dayun. Pada hari kedua penanganan, tim berhasil memadamkan 9 titik api, sementara pada hari berikutnya sebanyak 8 titik api berhasil ditangani. Dengan demikian, terdapat 17 titik api yang berhasil dipadamkan dalam rangkaian dukungan penanganan tersebut.

Manager Produksi PT Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning, Triadi Lukito, menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dengan peran yang saling melengkapi.

"Karhutla merupakan tantangan yang membutuhkan kesiapan dan kolaborasi. Perusahaan tidak hanya menyiapkan personel dan peralatan, tetapi juga terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat serta koordinasi dengan pemerintah dan unsur terkait. Melalui sinergi multipihak, respons terhadap karhutla dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ujar Triadi.

Rangkaian kontribusi tersebut mencerminkan komitmen Kilang Sungai Pakning dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari penguatan kesadaran dan kapasitas masyarakat, kesiapsiagaan sumber daya, hingga dukungan respons darurat bersama para pemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan, perusahaan terus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah sekitar operasional dan daerah yang membutuhkan dukungan penanganan.

📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top