• Home
  • Dumai
  • Pelanggan Nyaris Bugil Kepergok Razia di Dream House Dumai

Pelanggan Nyaris Bugil Kepergok Razia di Dream House Dumai

Rabu, 13 September 2017 | 21:26
Foto ilustrasi
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Seorang pengunjung Dream House Massage tergopoh-gopoh keluar dari bilik pijat, Selasa (12/9/2017) malam.

Ia keluar dari bilik pijat setelah kedapatan oleh Tim Razia Satpol PP Dumai sedang asyik masyuk dengan terapis di tempat Massage Jalan Sudirman.

Ketika itu, pria tersebut sedang asyik dipijat terapis berpakaian seksi dalam sebuah bilik yang ditutupi tirai.

Pria yang mengenakan kacamata langsung kabur kala dibidik kamera wartawan.

Pria itu terlihat nyaris bugil saat dipijat,  ia pun segera berpakaian dan berlalu.

Sementara itu, terapis berpakaian seksi yang berinisial ST urung keluar dari bilik berukuran 2x2 meter itu.

Ia meminta agar jangan difoto, sembari menutupi wajahnya dengan handuk.

Perlahan gadis yang mengenakan pakaian minim berlalu meninggalkan petugas yang hendak memeriksa identitasnya.

Petugas dari Satpol PP Dumai memeriksa bilik di Dream House Massage, Selasa (12/9/2017) seperti dikutip dari tribun pekanbaru. 

Pengelola diberi Surat Peringatan dari Satpol PP, sebab beroperasi melebihi jadwal yang ditentukan.

Ketua Tim Razia Satpol PP Dumai, Dito Saputra langsung memanggil pengelola mempertanyakan alasan pengelola yang sengaja beroperasi melewati batas jadwal operasional yang ditetapkan.

Sesuai Peraturan Walikota Dumai No.24 tahun 2017 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata, Dream House Massage sudah tutup pukul 21.00 WIB. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul 23.30 WIB.

"Seharusnya panti pijat sudah tutup jam 9 malam, nah kok ini masih buka," tegas Dito kepada Pengelola Dream House Selasa malam.

Pengunjung berhamburan

Para pengunjung di komplek hiburan malam Jalan Abu Bakar Thalib, Rabu (13/9/2017) dinihari berhamburan dari sejumlah karaoke dan tempat biliar.

Mereka berlarian setelah melihat Tim Satpol PP Dumai melakukan razia di lokasi yang dikenal dengan sebutan Gang Maksiat.

Razia dilakukan karena pengelola hiburan malam diduga masih nekat beroperasi melewati jadwal operasional yang ditentukan.

Dalam razia itu, pihak Satpol PP Dumai tidak segan membubarkan pengunjung hiburan malam.

Petugas langsung membubarkan pengunjung di Royal Pool House Jalan Hasanuddin. Sebab tempat biliar ini masih buka, padahal sudah hampir pukul 00.00 WIB. Sedangkan jadwal operasional tempat biliar dibatasi hingga pukul 23.00 WIB.

"Maka kita minta kepada pengelola untuk menutup tempat biliar. Para pengunjung juga segera pulang, sebab sudah melebihi jadwal operasional," terang Ketua Tim Razia Satpol PP Dumai, Dito Saputra kepada para pengunjung dan pengelola, Rabu dinihari. (*)


BERITA LAINNYA
Zul As Gesa Perwako Rekrutmen 100 Persen Naker Lokal
Selasa, 19 September 2017 | 15:37
Pertamina Dumai Siap Perluas Bandara Pinang Kampai
Selasa, 12 September 2017 | 19:10
Residivis di Dumai Diciduk Polisi Lagi
Kamis, 07 September 2017 | 15:47
Dua warga Bengkalis Dibekuk di Dumai
Minggu, 03 September 2017 | 10:58
BERIKAN KOMENTAR
Top