HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 4 November 2026 - Sequencio Therapeutics Company Limited ("Sequencio"), anak perusahaan dari CK Life Sciences Int'l. (Holdings) Inc. ("CK Life Sciences"), hari ini mengumumkan bahwa Society for Immunotherapy of Cancer (SITC) telah memilih dua abstrak penelitian dari Sequencio untuk dipresentasikan dalam Pertemuan Tahunan ke-41 SITC, yang akan diselenggarakan pada 4-8 November 2026 di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.
Kedua penelitian tersebut mengevaluasi elemen-elemen utama dari kerangka penelitian translasi Sequencio yang dikenal sebagai Prime-Infiltrate-Ignite-Translate (PINT). Kedua vaksin menghasilkan respons imun yang terarah terhadap target terkait kanker yang telah ditentukan, sehingga mendukung aspek Prime (memicu respons imun). Kombinasi vaksin TROP2 meningkatkan jumlah sel T teraktivasi di dalam tumor, sementara vaksin PD-L1/PRAME meningkatkan jumlah sel imun yang menginfiltrasi tumor serta indikator lain dari aktivitas imun lokal. Hal ini mendukung aspek Infiltrate (infiltrasi sel imun ke dalam tumor). Penggunaan pendekatan penargetan immune checkpoint (titik pemeriksaan imun) dan adanya bukti lingkungan tumor yang lebih aktif secara imunologis mendukung aspek Ignite (mengaktifkan respons imun). Kedua penelitian menunjukkan penghambatan pertumbuhan tumor yang bermakna, sementara vaksin PD-L1/PRAME juga menghasilkan respons imun spesifik antigen yang bertahan lama, sebagaimana dibuktikan melalui adanya perlindungan terhadap paparan ulang tumor (tumour rechallenge). Penggunaan model praklinis yang dimanusiakan (humanised preclinical models) berkontribusi terhadap aspek Translate (translasi), dengan membantu para peneliti menilai sejauh mana temuan penelitian tersebut berpotensi relevan bagi manusia.
Penelitian yang akan dipresentasikan ini membahas dua tantangan utama dalam imunoterapi kanker, yaitu membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel kanker serta mengatasi mekanisme yang digunakan tumor untuk menghindari respons imun. Kedua penelitian tersebut mengeksplorasi dua strategi yang saling melengkapi, yaitu mengombinasikan vaksin RNA sirkular TROP2 dengan penghambatan immune checkpoint, serta menggunakan vaksin dengan dua antigen (dual-antigen vaccine) yang dirancang untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali sel kanker sekaligus mengatasi penekanan respons imun.
Dr. Melvin Toh, Wakil Presiden sekaligus Chief Scientific Officer CK Life Sciences, menyampaikan, "Kedua poster penelitian yang akan dipresentasikan pada SITC 2026 memberikan kesempatan penting bagi kami untuk membagikan data terbaru dari program utama pengembangan vaksin kanker kami kepada komunitas imun-onkologi internasional. Temuan ini memberikan bukti praklinis yang mendukung mekanisme kerja yang diharapkan dari vaksin kanker kami serta menunjukkan bagaimana program-program tersebut berpotensi menghasilkan dan mempertahankan respons imun antitumor."
Dr. Toh menambahkan, "Meskipun kedua program ini menggunakan pendekatan yang berbeda, keduanya dirancang untuk melibatkan berbagai elemen dalam kerangka PINT kami. Salah satu program mengeksplorasi kombinasi vaksinasi yang menargetkan tumor dengan penghambatan immune checkpoint, sementara program lainnya mengintegrasikan pengenalan tumor dan modulasi sistem imun dalam satu desain vaksin. Temuan ini juga dapat membantu memberikan landasan bagi pengembangan klinis di masa mendatang dalam pengaturan perioperatif, yaitu periode sebelum, selama, dan setelah operasi, ketika beban tumor yang lebih rendah dapat memberikan peluang lebih besar bagi imunitas yang diinduksi vaksin untuk mengendalikan sisa penyakit. Kami percaya bahwa hasil yang menggembirakan ini semakin memperkuat dasar untuk melanjutkan pengembangan kedua kandidat vaksin menuju uji klinis pada manusia."
Presentasi Poster Ilmiah Sequencio Therapeutics pada SITC 2026
1. Vaksin Kanker CKLS118 TROP2 circRNA-LNP
Nomor Abstrak: 583
Judul: Peningkatan Efektivitas Antitumor Vaksin hTROP2 circRNA-LNP yang Dikombinasikan dengan Terapi Anti-PD-1 pada Model Tumor TROP2-Positif.
Penulis: Zirong He, PhD; Yuxuan Wu, PhD; Caiyun Luo, PhD; Antong Li, MSc; Yanan Li, MSc; Xiaoxuan Liu, PhD; Melvin Toh, MD, MSc; Hong Wang, PhD.
Tanggal Presentasi: 6 November 2026.
Ringkasan Penelitian:
Penelitian praklinis ini mengevaluasi vaksin kanker terapeutik Sequencio berbasis circRNA-LNP yang menargetkan hTROP2, dalam kombinasi dengan terapi anti-PD-1 pada dua model tumor positif TROP2. Vaksin tersebut meningkatkan aktivitas antitumor dari terapi anti-PD-1 dosis rendah dibandingkan dengan masing-masing terapi yang diberikan secara tunggal. Selain itu, kombinasi ini secara signifikan meningkatkan jumlah subpopulasi sel T CD4+ dan CD8α+ yang teraktivasi serta positif IFN-γ di dalam tumor, yang menunjukkan peningkatan aktivasi respons imun lokal.
Pada model 4T1-hTROP2, tingkat penghambatan pertumbuhan tumor mencapai 74,7% dan 88,9% ketika vaksin dikombinasikan masing-masing dengan anti-PD-1 dosis 0,3 dan 1,0 mg/kg. Sebagai perbandingan, pemberian anti-PD-1 secara tunggal menghasilkan tingkat penghambatan pertumbuhan tumor masing-masing sebesar 28,9% dan 68,6%.
Temuan ini mendukung pengembangan lebih lanjut CKLS118 dalam kombinasi dengan terapi penghambat immune checkpoint, sekaligus membuka peluang untuk mengevaluasi strategi pengurangan dosis obat (dose-sparing strategy), yaitu memperoleh efektivitas pengobatan yang lebih baik dengan menggunakan dosis terapi anti-PD-1 yang lebih rendah.
2. Vaksin Kanker Dual-Antigen CKLS202 PD-L1/PRAME
Nomor Abstrak: 1045
Judul: Vaksin Kanker dengan Dua Antigen yang Menargetkan PD-L1 dan PRAME Manusia Menginduksi Respons Imun Spesifik pada Mencit hPD-1/hPD-L1/HLA-A2.1 serta Menghambat Pertumbuhan Tumor pada Model Kanker Usus Besar Mencit HLA-A2.1/hPRAME.
Penulis: Kin-Tak Chan, PhD; Melvin Toh, MD, MSc.
Tanggal Presentasi: 6 November 2026.
Ringkasan Penelitian:
Penelitian praklinis ini mengevaluasi vaksin dua antigen PD-L1/PRAME manusia milik Sequencio, yang dirancang untuk menggabungkan penargetan antigen tumor dengan modulasi respons imun yang diarahkan pada PD-L1. Dalam model penelitian yang telah dimanusiakan (humanised models), vaksinasi berhasil menginduksi respons sel T spesifik PRAME yang kuat, menghasilkan titer antibodi terhadap PD-L1 manusia di atas 1:16.000, serta menunjukkan kemampuan fungsional untuk menghambat interaksi hPD-1/hPD-L1.
Pada model pengujian efektivitas, vaksinasi menghasilkan penghambatan pertumbuhan tumor sebesar 65%. Hasil tersebut juga disertai dengan peningkatan jumlah sel CD4+ yang menginfiltrasi tumor, dari 0,94% menjadi 2,97%, peningkatan lebih dari dua kali lipat pada kadar interferon-gamma dan granzyme B, serta penurunan lebih dari lima kali lipat pada penanda makrofag M2, yaitu CD163. Temuan ini konsisten dengan perubahan lingkungan tumor menuju kondisi yang lebih aktif secara imunologis.
Mencit yang telah divaksinasi dan berhasil terbebas dari tumor juga menunjukkan perlindungan terhadap paparan ulang sel tumor (tumour rechallenge). Hasil ini mendukung adanya imunitas spesifik antigen yang bertahan lama serta memperkuat dasar untuk pengembangan lebih lanjut pendekatan vaksin terpadu dengan dua antigen tersebut.
Sequencio Therapeutics Company Limited
Sequencio Therapeutics Company Limited, anak perusahaan dari CK Life Sciences Int'l. (Holdings) Inc., berfokus pada pengembangan vaksin kanker terapeutik generasi berikutnya yang memanfaatkan sistem kekebalan tubuh pasien sendiri untuk mencapai remisi jangka panjang yang berkelanjutan dengan profil keamanan yang baik, sekaligus mengatasi berbagai keterbatasan utama dari terapi standar yang digunakan saat ini.
Sequencio Therapeutics berlandaskan visi jangka panjang untuk mengubah pendekatan pengobatan kanker, dari yang selama ini berfokus pada pengurangan ukuran tumor yang bersifat sementara, menuju remisi berkelanjutan yang dikendalikan oleh sistem kekebalan tubuh.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.