• Home
  • Dumai
  • AQI Sentuh Angkat 102, Kadinkes Dumai Imbau Warga Gunakan Masker

AQI Sentuh Angkat 102, Kadinkes Dumai Imbau Warga Gunakan Masker

Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:56
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

DUMAI, RIAUGREEN.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai, dr. Syaiful menghimbau agar masyarakat Kota Dumai menggunakan masker untuk meminimalkan dampak risiko kesehatan akibat asap karhutla saat ini. Himbauan ini disampaikan sejalan dengan hasil data pemantauan IQAir pada 7 Oktober 2026 pada pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Udara di Kota Dumai menyentuh angka 102 atau masuk dalam kategori Tidak Sehat.

Dr. Syaiful juga mengingatkan agar masyarakat membatasi kegiatan di luar ruangan jika tidak terlalu mendesak, terutama saat kualitas udara memburuk atau kabut asap sedang tebal. Jika mengalami gejala seperti sesak napas, imbuh dr Syaiful, maupun batuk persisten, iritasi mata, atau nyeri dada, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

"Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, wajib memakai masker standar, seperti masker bedah atau N95/PM2.5. Untuk kelompok rentan seperti lansia, balita dan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah. Ini adalah upaya untuk mengurangi risiko paparan udara buruk yang dapat memicu gangguan kesehatan.Dan, perbanyak minum air putih serta menjaga daya tahan tubuh. Jika mengalami gejala dari paparan kabut asap, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.," kata dr. Syaiful

Dr. Syaiful meminta Puskesmas meningkatkan pemantauan harian terhadap kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pneumonia, asma, PPOK, iritasi mata serta keluhan kesehatan lainnya yang berkaitan dengan paparan asap.

"Kita minta agar Puskesmas melakukan deteksi dini terhadap peningkatan kasus dan segera melaporkannya kepada Dinas Kesehatan apabila ditemukan kenaikan yang signifikan. Dan juga, memetakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak kabut asap, terutama bayi dan balita, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta penderita asma, PPOK, penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya," kata dr. Syaiful

Selain itu, dr. Syaiful meminta Puskesmas untuk memperkuat pencatatan dan pemantauan kasus penyakit yang diduga berkaitan dengan kabut asap serta melaporkan perkembangan kondisi kesehatan masyarakat secara berkala atau setiap hari apabila situasi memburuk. (inf)



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
Wakil Wali Kota Dumai Buka Kejurprov PBSI 2026
Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:42
BERIKAN KOMENTAR
Top