• Home
  • Bisnis
  • Di Tengah Transformasi Pendidikan oleh AI, Singapura Gelar Dialog Global tentang Masa Depan Pendidikan Anak Usia Dini.

Di Tengah Transformasi Pendidikan oleh AI, Singapura Gelar Dialog Global tentang Masa Depan Pendidikan Anak Usia Dini.

Senin, 02 November 2026 | 23:52
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

Konferensi REACH Reggio Emilia 2026 akan menempatkan Singapura sebagai pusat keunggulan pendidikan anak usia dini di kawasan regional, dengan mempertemukan pemikiran global, praktik terbaik di tingkat regional, serta para pemimpin dari berbagai sektor dalam ekosistem pendidikan.

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 2 November 2026 - EtonHouse dan E-Bridge akan memperdalam kolaborasi berkelanjutan mereka dengan Reggio Children melalui kemitraan baru yang berfokus pada pembelajaran profesional dalam pengasuhan bayi dan pendidikan anak usia dini. Kemitraan ini akan memperkuat kerja sama tersebut melalui dialog profesional secara berkala, proyek penelitian, serta pembelajaran profesional yang terhubung langsung dengan Reggio Children dan pengalaman dari pusat pengasuhan bayi-balita serta prasekolah di Reggio Emilia.

Keterangan Foto: Konferensi REACH Reggio Emilia 2026 dengan tema Pendidikan di Masa yang Kompleks.

Kemitraan ini menandai tonggak sejarah penting pada Konferensi REACH Reggio Emilia 2026, yang dibuka di Singapura pada 30 Oktober 2026. Seiring berkembangnya kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mengubah cara anak-anak belajar, berkreasi, dan berinteraksi dengan dunia, para pendidik dihadapkan pada pertanyaan mendasar: Masa depan seperti apa yang sedang kita siapkan untuk anak-anak?

Selama dua hari, dari 30 hingga 31 Oktober, konferensi ini menyatukan lebih dari 400 pendidik, pemimpin sekolah, pembuat kebijakan, regulator, dan peneliti dari Singapura, Tiongkok, Hong Kong, Malaysia, Indonesia, India, Australia, kawasan ASEAN yang lebih luas, Amerika Selatan, Timur Tengah, dan Italia.

Menteri Negara Kanan Goh Pei Ming, dari Kementerian Urusan Dalam Negeri serta Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga, hadir sebagai Tamu Kehormatan (Guest-of-Honour) dan memberikan sambutan kepada para delegasi di konferensi tersebut.

Peserta dari Singapura mencakup perwakilan dari Anchor Operators di negara tersebut, Badan Pengembangan Anak Usia Dini (Early Childhood Development Agency), Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga, serta Kementerian Pendidikan, berdampingan dengan para pendidik, pelatih, dan pemimpin dari berbagai penjuru sektor tersebut.

Dipelopori oleh REACH (Reggio Emilia in Asia for Children)-bagian dari EtonHouse Group-bekerja sama dengan Reggio Children yang bermitra erat dengan pusat pengasuhan bayi-balita dan prasekolah kota Reggio Emilia, Italia, serta didukung oleh Kedutaan Besar Italia di Singapura, konferensi ini mengulas bagaimana pendidikan dapat merespons perubahan teknologi yang cepat sambil tetap menjaga fondasi pembelajaran yang sangat manusiawi.

Diselenggarakan di bawah tema "Education in Complex Times: Children, Democratic Cultures and the Role of Childhood in Shaping the Future" (Pendidikan di Era Kompleks: Anak-anak, Budaya Demokratis, dan Peran Masa Kanak-Kanak dalam Membentuk Masa Depan), konferensi ini mengeksplorasi bagaimana pendidikan dapat memupuk kualitas yang dibutuhkan anak-anak untuk menghadapi ketidakpastian: rasa ingin tahu, kreativitas, pemikiran kritis, kolaborasi, agensi (agency), serta kemampuan untuk berpartisipasi secara bermakna di masyarakat.

Dengan menghubungkan perspektif internasional dengan pengalaman regional dan kepemimpinan pendidikan anak usia dini di Singapura, konferensi ini bertujuan untuk memperkuat posisi Singapura sebagai pusat keunggulan pendidikan anak usia dini, pertukaran profesional, praktik terbaik, dan pemikiran pendidikan global.

Konferensi ini menyusul perhatian internasional yang kembali tertuju pada Pendekatan Reggio Emilia setelah Yang Teramat Mulia Putri Wales (The Princess of Wales) mengunjungi Reggio Emilia pada Mei 2026 sebagai bagian dari kerja panjang beliau dalam pengembangan anak usia dini. Refleksi beliau tentang pentingnya alam, kreativitas, dan hubungan antarmanusia mengemukakan pentingnya filosofi pendidikan yang menempatkan hak-hak anak, relasi, dan potensi anak sebagai pusat pembelajaran-prinsip-prinsip yang sangat relevan di dunia yang kompleks dan berubah cepat saat ini.

Inisiatif Utama Konferensi

Konferensi ini membuka kesempatan bagi para peserta untuk terlibat dengan:

  1. Pemikiran pedagogis global, yang dipimpin oleh para pendidik dari Reggio Children dan didasari oleh pengalaman pendidikan di Reggio Emilia.
  1. Pertukaran praktik terbaik regional, di mana para pendidik dari Singapura dan seluruh kawasan menyajikan studi ilmiah berbasis konteks budaya dan pendidikan mereka sendiri.
  2. Pembelajaran profesional yang imersif, termasuk pengalaman atelier dan kunjungan sekolah, yang menghubungkan filosofi pendidikan dengan praktik sehari-hari.

Pembicara utama Annalisa Rainieri dan Valentina Violi mengajak para delegasi untuk mempertimbangkan bagaimana lingkungan pendidikan dan pedagogi dapat memupuk masa kanak-kanak yang layak didapatkan oleh setiap anak. Sesi berbagi proyek lebih lanjut menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip yang terinspirasi oleh Pendekatan Reggio Emilia dapat ditafsirkan secara saksama di berbagai budaya dan sistem pendidikan.

Yang Mulia Dante Brandi, Duta Besar Italia untuk Singapura, menyampaikan:

"Reggio Emilia telah memberikan jauh lebih banyak daripada sekadar pedagogi kepada dunia-ia memberi kita cara untuk memercayai anak-anak sebagai protagonis yang mampu dan memiliki rasa ingin tahu tinggi atas pembelajaran mereka sendiri. Ketika kecerdasan buatan membentuk kembali cara generasi termuda berinteraksi dengan pengetahuan, pendekatan Italia terhadap pendidikan anak usia dini ini menjadi kompas yang jauh lebih berharga. Kedutaan Besar Italia bangga dapat mendukung konferensi yang membawa warisan ini ke dalam dialog bersama Singapura dan kawasan yang lebih luas."

Saat berbicara di konferensi tersebut, Ibu Bipasha Minocha, Chief Executive Officer REACH, mengatakan: "Di samping pembelajaran profesional berkelanjutan kami, kami akan memulai proyek penelitian bersama dengan Reggio Children, yang melibatkan para pendidik dari EtonHouse dan E-Bridge."

Ia menambahkan: "Bagi saya, budaya demokratis hidup dalam pilihan sehari-hari di sekolah. Siapa yang didengarkan? Bisakah sebuah gagasan berubah arah hanya karena seorang anak memberikan kontribusi atas sesuatu yang tak satu pun dari kita duga sebelumnya?"

Konferensi ini dibangun di atas kemitraan jangka panjang REACH dengan Reggio Children dan melanjutkan pameran serta konferensi Mosaic of Marks, Words, Material yang diadakan di Singapura pada tahun 2024, semakin memperkuat peran kota ini sebagai pusat dialog pendidikan dan pembelajaran profesional.

Lampiran:

  • Foto-foto konferensi

Rincian Konferensi:

Tema: Education in Complex Times: Children, Democratic Cultures and the Role of Childhood in Shaping the Future

Tanggal: 30-31 Oktober 2026

Tempat: METT Singapore, 11 Canning Walk, Singapura 178881

Tamu Kehormatan: Menteri Negara Kanan Goh Pei Ming, Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga

Bahasa: Inggris, Italia, dan Mandarin

Informasi Konferensi: https://info.reach.edu.sg/2026-reach-conference
https://www.reach.edu.sg

Tentang REACH - Reggio Emilia in Asia for Children

Didirikan pada tahun 2013 oleh EtonHouse International Education Group, REACH merupakan anggota resmi Reggio Children International Network dan menjadi perwakilan Reggio Children di Singapura dan Tiongkok. REACH berkomitmen mendorong inovasi, kolaborasi, dan dialog di antara para pendidik di seluruh Asia, sekaligus melindungi dan memperjuangkan penerapan Reggio Emilia Approach to Education atau Pendekatan Pendidikan Reggio Emilia.

Melalui konferensi internasional, program pengembangan profesional, publikasi, webinar, kelompok belajar, dan berbagai kegiatan lainnya, REACH memperjuangkan hak serta potensi anak-anak dengan mengapresiasi konsep 100 languages atau "100 bahasa" sebagai beragam cara anak mengekspresikan diri.

Sebagai salah satu pusat pengembangan filosofi Reggio Emilia di Asia, REACH berkomitmen menerapkan praktik pendidikan transformatif yang menjunjung tinggi pembelajaran sepanjang hayat, praktik reflektif, serta perubahan yang disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan lingkungan. REACH mengajak para pendidik untuk bergabung dalam perjalanan pengembangan, inovasi, dan perjuangan bersama dalam memperjuangkan hak-hak anak di bidang pendidikan anak usia dini.

www.reach.edu.sg

Tentang EtonHouse International Education Group

Didirikan pada tahun 1995 di Singapura, EtonHouse telah berkembang menjadi kelompok pendidikan berskala global dengan lebih dari 100 sekolah yang tersebar di delapan negara. Grup ini menawarkan jalur pendidikan internasional yang diakui secara luas, mulai dari layanan penitipan dan pengasuhan bayi hingga jenjang sekolah menengah atas. Program pendidikannya mencakup International Baccalaureate, Cambridge, serta pendekatan pendidikan yang terinspirasi oleh filosofi Reggio Emilia. Seluruh program tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan anak dalam bereksplorasi dan bertanya, kreativitas, serta pemahaman lintas budaya.

Di Singapura, EtonHouse juga mengelola E-Bridge Pre-School yang menyediakan pendidikan anak usia dini berkualitas tinggi dengan biaya terjangkau guna mendukung masyarakat setempat. Tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan sekolah, EtonHouse juga memiliki komitmen kuat untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pelatihan guru, kegiatan filantropi, serta berbagai inisiatif pendidikan yang berorientasi pada tujuan dan manfaat sosial.

www.etonhouse.com.sg

Tentang Kedutaan Besar Italia di Singapura

Kedutaan Besar Italia di Singapura merupakan perwakilan resmi Italia di Singapura dan Brunei Darussalam. Kedutaan ini mendukung hubungan bilateral di berbagai bidang, termasuk pemerintahan, bisnis, kebudayaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan inovasi.

Kedutaan Besar Italia juga berperan dalam mempromosikan berbagai keunggulan Italia sekaligus memfasilitasi dialog dan kerja sama antara lembaga, perusahaan, serta komunitas Italia dan Singapura.

Italia dan Singapura telah menjalin hubungan diplomatik yang berlangsung lama, yang dimulai tidak lama setelah Singapura memperoleh kemerdekaan pada tahun 1965. Hingga saat ini, Kedutaan Besar Italia terus mendukung berbagai kegiatan pertukaran yang bertujuan memperkuat saling pengertian serta memperdalam kerja sama antara kedua negara.

Tentang Reggio Children

Reggio Children - International Center for the Defence and Promotion of the Rights and Potential of All Children (Pusat Internasional untuk Perlindungan dan Pengembangan Hak serta Potensi Seluruh Anak) - didirikan pada tahun 1994. Organisasi ini berperan mempromosikan dan menyebarluaskan warisan pedagogis serta budaya dari Pusat Pendidikan dan Pengasuhan Anak Usia Dini serta Taman Kanak-Kanak Kota Reggio Emilia.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan pengembangan profesional, proyek penelitian, konsultasi di bidang pendidikan, kegiatan atelier (studio atau ruang eksplorasi kreatif), pameran, serta penerbitan. Warisan pendidikan tersebut dikenal di Italia maupun di seluruh dunia dengan nama Reggio Emilia Approach® (Pendekatan Reggio Emilia).

Reggio Children International Network didirikan pada tahun 2006 dan terdiri atas berbagai perwakilan di negara-negara yang telah menjalin kerja sama paling lama dan berkelanjutan dengan Reggio Children dalam penyelenggaraan berbagai inisiatif dan kegiatan.

www.reggiochildren.it



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top