HA NOI, VIETNAM - Media OutReach Newswire - 22 Oktober 2026 - Vietnam Airlines menjadi maskapai penerbangan pertama di Asia yang menerima penghargaan World's Best Culinary Airline 2026 dalam ajang World Culinary Awards. Maskapai ini berhasil meraih pengakuan tersebut, mengungguli sejumlah maskapai internasional terkemuka, termasuk Emirates, Qatar Airways, Singapore Airlines, Air France, Cathay Pacific, dan Turkish Airlines.
World Culinary Awards merupakan program penghargaan global tahunan yang berafiliasi dengan World Travel Awards. Ajang ini memberikan apresiasi terhadap keunggulan dan inovasi di seluruh industri kuliner.
Penghargaan tersebut mengakui investasi berkelanjutan Vietnam Airlines dalam meningkatkan pengalaman bersantap di dalam pesawat, sebagai bagian dari ambisinya untuk mencapai standar layanan bintang lima pada 2030. Dengan mengandalkan kekayaan warisan kuliner Vietnam dan bahan-bahan yang bersumber dari dalam negeri, menu yang disajikan maskapai ini memadukan hidangan khas berbagai daerah, teknik memasak kontemporer, serta penyajian yang dirancang secara cermat. Hidangan disesuaikan dengan rute penerbangan dan kelas kabin masing-masing, dengan mempertimbangkan preferensi penumpang serta kebutuhan khusus untuk bersantap di ketinggian.
Mulai dari pho dan mi daging sapi ala Hue hingga mi Quang dan banh mi Hoi An, hidangan ikonik Vietnam menjadi bagian penting dari menu Vietnam Airlines. Setiap hidangan diolah secara saksama untuk mempertahankan cita rasa autentiknya, dengan mempertimbangkan perubahan persepsi rasa pada ketinggian yang dapat memengaruhi pengalaman bersantap selama penerbangan. Vietnam Airlines juga bekerja sama erat dengan mitra katering dan awak kabinnya untuk memastikan konsistensi kualitas makanan, suhu penyajian, dan tampilan hidangan di seluruh penerbangannya.
Selain menyajikan hidangan khas, Vietnam Airlines turut memperkenalkan keragaman hasil pertanian Vietnam melalui penggunaan produk lokal. Bahan-bahan musiman yang digunakan antara lain stroberi dan plum dari Son La, leci dari Luc Ngan, leci telur dan kelengkeng dari Hung Yen, kacang makadamia dari Dien Bien, kacang mete dari Dong Nai, serta buah naga dan melon dari Lam Dong. Pilihan bahan disesuaikan dengan ketersediaan musiman dan kebutuhan katering selama penerbangan.
Dalam sembilan bulan pertama 2026, Vietnam Airlines bersama perusahaan katering yang berafiliasi dengannya menggunakan total 2.260 ton buah dan sayuran yang ditanam di dalam negeri. Langkah ini mendukung produsen lokal sekaligus menghadirkan cita rasa Vietnam kepada para penumpang di dalam pesawat.
Maskapai ini juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membagikan kisah di balik bahan-bahan tersebut serta komunitas yang memproduksinya. Melalui majalah Heritage, hiburan dalam pesawat, dan berbagai saluran komunikasi lainnya, penumpang dapat mengetahui asal-usul makanan yang disajikan selama penerbangan serta tradisi daerah yang melatarbelakangi setiap hidangan khas.
Dang Anh Tuan, Wakil Presiden Eksekutif Vietnam Airlines, mengatakan, "Penghargaan ini merupakan tonggak pencapaian yang membanggakan bagi Vietnam Airlines sekaligus bukti komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang luar biasa di dalam pesawat. Penghargaan ini juga menegaskan daya tarik kuliner Vietnam di tingkat internasional serta potensinya untuk menghubungkan para pelancong dengan identitas budaya negara kami. Sebagai maskapai penerbangan nasional Vietnam, kami memandang setiap perjalanan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan warisan kuliner, keragaman hasil bumi dari berbagai daerah, serta kehangatan keramahan masyarakat Vietnam. Dalam upaya mencapai standar layanan bintang lima pada 2030, kami tetap berfokus memenuhi standar internasional tertinggi sekaligus mempertahankan karakter khas Vietnam yang membedakan layanan kami. Pada akhirnya, kami ingin setiap hidangan yang disajikan di dalam pesawat menjadi bagian perjalanan yang berkesan dan menjadi salah satu alasan bagi penumpang untuk kembali terbang bersama kami."
Selain melalui layanan bersantap di dalam pesawat, Vietnam Airlines juga menghadirkan unsur budaya Vietnam di berbagai tahapan perjalanan penumpang, mulai dari layanan bandara dan ruang tunggu Lotus hingga produk serta layanan di dalam pesawat. Bunga teratai emas dalam identitas mereknya, seragam tradisional ao dai yang dikenakan awak kabin, serta motif burung Lac pada pesawatnya mencerminkan warisan budaya negara tersebut. Kuliner Vietnam menambah dimensi lain dalam pengalaman budaya ini dengan memperkenalkan cita rasa khas berbagai daerah dan tradisi kuliner Vietnam kepada penumpang internasional.
Melalui berbagai upaya tersebut, Vietnam Airlines terus mempromosikan warisan budaya Vietnam dan memperkenalkan identitas khas negaranya kepada dunia dalam kapasitasnya sebagai maskapai penerbangan nasional Vietnam.
http://www.vietnamairlines.com/
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.