DUMAI, RIAUGREEN.COM - Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Muhammad Mufarizal, mendampingi Wali Kota Dumai, H Paisal, S.K.M, MARS.,menemui pimpinan PT Pertamina (Persero) di Jakarta. Pertemuan itu sekaligus menghadiri rapat tindak lanjut rencana pendayagunaan aset PT Pertamina (Persero) oleh Pemerintah Kota Dumai, Senin (26/10/26) di Ruang Rapat Pertamina Gedung Sopo Del lantai 36, Jakarta Selatan.
Turut dalam rombongan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Riau Satrya Alamsyah, Kepala BPKAD Jeki Ermansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudha Pratama Putra dan Kepala Bappeda Budhi Hasnul.
Sementara dari perwakilan PT. Pertamina tampak hadir SVP Asset Management PT Pertamina (Persero) beserta jajaran, VP Asset Optimization & Development PT. Pertamina beserta jajaran, PT. Pertamina Patra Niaga, serta perwakilan dari instansi terkait.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan yang diajukan oleh Pemerintah Kota Dumai untuk pelaksanaan pembangunan serta normalisasi drainase pada areal Pertamina. Penanganan banjir tidak bisa selesai kalau drainase induk yang lewat areal Pertamina tidak dinormalisasi. Tanpa izin Pertamina, PU tidak bisa masuk untuk normalisasi.
Pada prinsipnya, PT Pertamina mendukung pelaksanaan kegiatan pembangunan dan normalisasi dalam rangka pengendalian banjir di Kota Dumai. Untuk itu, Pertamina akan mengupayakan percepatan persetujuan dari manajemen PT Pertamina agar kegiatan ini segera terlaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan memboyong full team ke Jakarta, Walikota Dumai ingin percepatan penanganan banjir bisa segera dilakukan. Begitu izin Pertamina keluar, maka PU siap turun dengan alat berat, BPKAD siap dengan anggaran, Bappeda siap dengan perencanaan dan Dinas Pertaru siap dengan tata ruang. Ini wujud dari pemerintahan yang siap. Bukan pemerintahan yang rapat terus tanpa eksekusi.(inf)
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.