DUMA, RIAUGREEN.COM - Komitmen membangun lingkungan permukiman yang sehat di tengah pesatnya aktivitas industri menjadi perhatian utama dalam kegiatan Seminar Multipihak bertema "Mewujudkan Lingkungan Permukiman yang Sehat di Sekitar Kawasan Industri" yang diselenggarakan di Grand Zuri Hotel Dumai, Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 13.10-16.00 WIB.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang diskusi yang mempertemukan unsur akademisi, pemerintah, industri, dan media, tetapi juga dirangkaikan dengan launching Kantor Redaksi Bersama (KRB) Poros Bumi Ayu, sebuah komunitas media yang telah berkiprah dalam mengisi ruang informasi publik di Kota Dumai.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Elviriadi, S.Pi., M.Si., praktisi, akademisi, sekaligus pakar lingkungan; Vera Chynthiana, S.T., M.Ling., dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai; serta Rachmat Harris Firmansyah, Section Head Environment PT Pertamina Patra Niaga. Diskusi dipandu oleh Ahmad Bilal, S.T., selaku moderator.
Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memperkaya perspektif mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan, pengendalian pencemaran, serta sinergi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pelaku industri dalam menciptakan kawasan permukiman yang sehat dan berkelanjutan.
Pertamina Patra Niaga menjadi sponsor utama kegiatan ini. Sementara itu, dukungan turut diberikan oleh Pemerintah Kota Dumai, PT Pertamina Hulu Rokan, Imigrasi, Bea dan Cukai, BRK Syariah, serta Wilmar. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terselenggaranya kegiatan yang mengangkat isu strategis bagi masyarakat Dumai.
Ketua Panitia, Bambang Eka Setiawan atau biasa disapa Baim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk kontribusi, partisipasi, maupun kerja sama untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung seminar ini, khususnya Pertamina Patra Niaga sebagai sponsor utama, para sponsor pendukung, narasumber, serta semua pihak yang telah mengambil bagian. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas forum diskusi, tetapi mampu memberikan dampak positif, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, dan mendorong lahirnya kolaborasi nyata demi mewujudkan permukiman yang sehat di sekitar kawasan industri," ujar Bambang.
Menurutnya, persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan multipihak. Karena itu, komunikasi yang terbuka, pertukaran informasi yang bertanggung jawab, serta komitmen bersama menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan yang tetap memperhatikan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Launching KRB Poros Bumi Ayu, Memperkuat Peran Media Lokal
Launching KRB Poros Bumi Ayu menjadi salah satu momentum penting dalam kegiatan tersebut. Kehadiran komunitas ini menandai upaya memperkuat sinergi antarmedia sekaligus membangun ruang kolaborasi bagi insan pers dalam menyampaikan informasi yang aktual, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
KRB Poros Bumi Ayu hadir dengan semangat Solid, Aktual, Terpercaya, menyatukan media yang selama ini turut mengisi ruang informasi publik di Kota Dumai dan wilayah Riau. Melalui kolaborasi tersebut, KRB diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta mendorong tumbuhnya jurnalisme yang kritis, edukatif, dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme.
Adapun media yang bergabung dan menjadi mitra dalam kegiatan ini meliputi PorosRiau.com, Kupasberita.com, TanjakBerita.com, Redlinews.id, RiauGreen.com, Bebual.com, dan Radio POV Podcast Dumai.
M. Syahrul Aidi selaku Pimpinan Kantor Redaksi Bersama ( KRB) Poros Bumi Ayu menegaskan, KRB tidak dibangun untuk menghilangkan identitas masing-masing media, melainkan menjadi wadah kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan membuka peluang kolaborasi dalam menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi, kontrol sosial, serta sarana edukasi publik.
"Melalui KRB Poros Bumi Ayu, kami ingin menunjukkan bahwa media dapat tumbuh bersama tanpa harus kehilangan karakter dan independensinya. Kami ingin membangun kolaborasi yang sehat, memperkuat profesionalisme, dan menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Launching ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah untuk memperkuat kontribusi media dalam pembangunan Kota Dumai," ungkapnya.
Mendorong Kolaborasi untuk Dumai yang Lebih Sehat
Penyelenggaraan seminar multipihak sekaligus launching KRB Poros Bumi Ayu diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara media, pemerintah, dunia akademik, masyarakat, dan sektor industri.
Di tengah tantangan pembangunan kawasan industri, keterbukaan informasi dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi, mengangkat aspirasi masyarakat, serta mendorong dialog konstruktif agar pembangunan berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, KRB Poros Bumi Ayu menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, memperkuat kolaborasi antarmedia, dan mendukung terwujudnya Kota Dumai yang lebih peduli terhadap lingkungan serta kualitas hidup masyarakat.
Bagi KRB Poros Bumi Ayu, kolaborasi bukan sekadar menyatukan media, tetapi membangun kekuatan bersama untuk menghadirkan informasi yang bernilai, mendorong perubahan positif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*