• Home
  • Bisnis
  • Survei Citi Wealth AI Pulse: Konsumen Hong Kong Semakin Terbuka terhadap AI, Namun Tetap Menginginkan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan

Survei Citi Wealth AI Pulse: Konsumen Hong Kong Semakin Terbuka terhadap AI, Namun Tetap Menginginkan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan

Selasa, 03 November 2026 | 20:51
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

"Paradoks AI" pada Gen Z Menyoroti Kesenjangan Kesiapan yang Semakin Besar di Tengah Meningkatnya Pemanfaatan AI dalam Kehidupan Sehari-hari oleh Konsumen

HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 3 November 2026 - Citi Hong Kong hari ini merilis hasil 2026 Citi Wealth AI Pulse Survey, yang mengungkapkan bahwa meskipun kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Hong Kong, masih banyak konsumen yang khawatir tidak mampu mengikuti perkembangan AI yang berlangsung dengan sangat cepat. Salah satu temuan menarik dalam survei ini adalah fenomena "paradoks Gen Z": meskipun menjadi kelompok pengguna AI paling aktif, konsumen dari generasi muda justru menjadi kelompok yang paling khawatir tertinggal dalam mengikuti perkembangannya. Survei ini juga menemukan meningkatnya keterbukaan masyarakat terhadap penerapan AI yang lebih canggih, termasuk agentic commerce, sekaligus menegaskan bahwa keahlian manusia dan kepercayaan tetap memiliki peran penting.

Sarah O, Head of Digital Growth & Cards and Unsecured Lending Sales, Citi, mengatakan, "Temuan dari 2026 Citi Wealth AI Pulse Survey menegaskan adanya perubahan mendasar dalam cara konsumen berinteraksi dengan teknologi. AI bukan lagi sekadar konsep masa depan. Teknologi ini semakin menjadi bagian penting dalam cara kita belajar, membuat perencanaan, dan mengambil keputusan. Seiring dengan semakin cepatnya tingkat adopsi, peluang yang tersedia adalah memanfaatkan AI untuk menjadikan pengalaman sehari-hari lebih relevan, lancar, dan bermakna, dengan tetap mempertahankan pertimbangan manusia serta kepercayaan yang dihargai oleh masyarakat. Di Citi, kami memandang AI sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pengalaman nasabah, yang melengkapi keahlian dan sentuhan manusia yang kami miliki seiring dengan terus berkembangnya teknologi."

Paradoks Gen Z Mengungkap Kesenjangan Kesiapan yang Semakin Besar

Survei menemukan bahwa meskipun tingkat adopsi AI telah meluas (92%), lebih dari separuh responden (52%) mengaku khawatir tidak mampu mengikuti perkembangan AI. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan AI saja tidak secara otomatis membuat seseorang merasa yakin dan percaya diri dalam menghadapi perkembangan teknologi tersebut. Ketegangan ini terlihat sangat jelas pada generasi muda. Meskipun tingkat adopsi AI di kalangan Gen Z telah mencapai 100%, sebanyak 66% di antaranya mengaku khawatir tertinggal dalam mengikuti perkembangan AI. Angka ini merupakan tingkat kekhawatiran tertinggi dibandingkan seluruh kelompok generasi yang disurvei.

Berorientasi pada Manusia, Didukung oleh AI: Penilaian dan Kepercayaan Manusia Tetap Menjadi Inti Hubungan

Meskipun konsumen semakin terbuka terhadap peran AI dalam pengelolaan kekayaan (wealth management), mereka tetap memandang keahlian manusia sebagai salah satu pilar penting dalam pengambilan keputusan keuangan. Survei mengungkapkan bahwa 61% responden meyakini AI telah mengubah cara pengelolaan kekayaan saat ini, sementara 82% memperkirakan AI akan memberikan dampak setidaknya dalam tingkat moderat terhadap pengelolaan kekayaan dalam satu hingga tiga tahun ke depan. Di antara pengguna perangkat AI untuk pengelolaan kekayaan, pemanfaatannya masih terkonsentrasi pada pengumpulan informasi dan dukungan pengambilan keputusan, dengan tiga penggunaan utama, yaitu memantau perkembangan dan volatilitas pasar, merangkum pandangan serta analisis keuangan dari para pakar, dan memperjelas konsep-konsep keuangan yang kompleks.

Pada saat yang sama, sebanyak 77% responden dari segmen Emerging Affluent[1] lebih memilih AI untuk memberikan informasi atau merekomendasikan tindakan yang dapat diambil, sementara hanya 4% yang mengizinkan AI mengelola investasi sepenuhnya secara mandiri. Perbedaan yang cukup tajam ini menunjukkan bahwa konsumen mengharapkan AI berperan sebagai teknologi yang memperkuat dan melengkapi model pemberian nasihat keuangan yang sudah ada, bukan menggantikannya.

Agentic Commerce: Minat Awal Mulai Tumbuh, Namun Keamanan Tetap Menjadi Prioritas Utama

AI telah menunjukkan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan membantu konsumen mengambil keputusan pembelian secara lebih cepat dan berdasarkan informasi yang lebih baik. Khusus dalam aktivitas berbelanja, tiga penggunaan AI yang paling umum adalah membandingkan harga, merek, atau penjual; mencari informasi dan ulasan produk; serta menemukan produk atau merek baru. Di antara konsumen yang pernah menggunakan perangkat belanja berbasis AI, sebanyak 73% menyatakan puas dengan pengalaman mereka. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi praktis dan positif dengan teknologi AI turut membangun kepercayaan konsumen terhadap teknologi tersebut.

Meningkatnya pemahaman dan kebiasaan masyarakat dalam menggunakan AI ini membuka jalan bagi tahap perkembangan AI berikutnya, yaitu agentic commerce. Dalam konsep ini, AI tidak lagi sekadar memberikan rekomendasi, tetapi juga dapat melakukan tindakan dan menyelesaikan transaksi atas nama konsumen. Lebih dari separuh konsumen (53%) menyatakan bersedia mencoba agentic commerce dalam 12 bulan ke depan. Angka ini bahkan meningkat menjadi 71% di kalangan individu dengan kekayaan bersih tinggi (high-net-worth individuals). Namun, adopsi yang lebih luas akan bergantung pada kemampuan untuk mengatasi berbagai kekhawatiran utama terkait keamanan, keakuratan informasi, dan potensi bias. Hal ini semakin menegaskan pentingnya kepercayaan seiring dengan terus berkembangnya kemampuan AI.

Bank Muncul sebagai Penyedia Layanan Pengelolaan Kekayaan Berbasis AI yang Paling Dipercaya

Meskipun adopsi AI terus meningkat, hasil survei menunjukkan bahwa tahap perkembangan adopsi berikutnya tidak lagi terlalu bergantung pada teknologi itu sendiri, melainkan lebih pada faktor kepercayaan. Konsumen menempatkan bank konvensional sebagai penyedia solusi pengelolaan kekayaan berbasis AI yang paling dipercaya. Temuan ini menunjukkan bahwa platform yang memiliki kredibilitas, keamanan, serta tata kelola yang baik akan memainkan peran penting dalam mendorong adopsi AI pada masa mendatang. Dengan demikian, meskipun fitur-fitur inovatif dapat menarik minat konsumen, kepercayaan pada akhirnya akan menentukan apakah konsumen hanya sebatas mencoba AI atau mulai menerima dan memanfaatkannya secara lebih luas, mendalam, dan berkelanjutan.

Tentang Survei

2026 Citi Wealth AI Pulse Survey dilaksanakan secara daring di Hong Kong dan diselesaikan pada awal September 2026, dengan melibatkan 1.053 responden di Hong Kong berusia 21 hingga 69 tahun. Para responden merupakan pengambil keputusan utama atau bersama dalam aktivitas investasi dan pengelolaan kekayaan mereka, serta telah melakukan investasi pada produk pengelolaan kekayaan dalam 12 bulan terakhir. Survei ini mengkaji pandangan dan sikap masyarakat terhadap AI dalam berbagai aspek, termasuk pengelolaan kekayaan, pembayaran, serta inovasi yang sedang berkembang seperti agentic commerce. Studi ini dikembangkan oleh Citi Hong Kong dengan dukungan riset dari Mastercard.

Klik DI SINI untuk mengunduh infografis.

Catatan:

[1] Emerging Affluent = AUM below HKD 1.5 million

http://www.citigroup.com/#_blank
http://www.linkedin.com/company/citi#_blank
https://twitter.com/Citi#_blank
http://www.facebook.com/citi#_blank


Tentang Citi

Citi merupakan mitra perbankan terkemuka bagi berbagai institusi yang memiliki kebutuhan transaksi lintas negara, pemimpin global dalam bidang pengelolaan kekayaan (wealth management), serta bank ritel yang dipercaya dan memiliki reputasi baik di pasar domestiknya, yaitu Amerika Serikat. Citi menjalankan kegiatan usaha di lebih dari 180 negara dan yurisdiksi, dengan menyediakan beragam produk dan layanan keuangan bagi perusahaan, pemerintah, investor, institusi, serta nasabah individu.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
Delegasi Kesehatan Bangladesh Kunjungi LIVE4WELL
Selasa, 03 November 2026 | 21:01
BERIKAN KOMENTAR
Top