• Home
  • Bisnis
  • CPA Australia Paparkan Rekomendasi bagi Rencana Lima Tahun Pertama Hong Kong dan Policy Address 2026

CPA Australia Paparkan Rekomendasi bagi Rencana Lima Tahun Pertama Hong Kong dan Policy Address 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:48
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 13 Agustus 2026 - CPA Australia menyarankan Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) untuk memanfaatkan Rencana Lima Tahun Pertama Hong Kong (2026-2030) dan Policy Address 2026 guna memperkuat daya saing jangka panjang kota tersebut, mempercepat inovasi, memperdalam pembentukan modal, serta mendukung transisi menuju perekonomian yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

Sebagai salah satu organisasi profesi akuntansi terbesar di dunia, CPA Australia hari ini telah menyampaikan serangkaian rekomendasi kebijakan komprehensif kepada pemerintah yang mencakup tema-tema berikut:

  1. Memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional terkemuka.
  1. Mengembangkan Northern Metropolis sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan inovasi.
  2. Memperkuat peran Hong Kong sebagai pusat perdagangan internasional.
  3. Membangun kepemimpinan dalam bidang keuangan berkelanjutan dan pembiayaan transisi.
  4. Membangun tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan dan perekonomian yang didorong oleh inovasi.

Visi Makro dan Penempatan Strategis

Cyrus Cheung, Presiden Divisi Greater China CPA Australia, menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang untuk mendukung daya saing Hong Kong di masa depan. "Hong Kong sedang memasuki periode penting dalam pembangunan ekonominya. Penyusunan Rencana Lima Tahun pertama Hong Kong, yang berjalan seiring dengan Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok dan Policy Address 2026, memberikan peluang untuk memanfaatkan keunggulan unik kota ini, mendukung inovasi dan investasi berkelanjutan, serta memperkuat daya saingnya dalam jangka panjang."

Cheung mengatakan Hong Kong harus mengembangkan perannya sebagai "super-connector" dan "super-value-adder" dengan memperluas fokus strategisnya melampaui arus perdagangan dan keuangan tradisional. "Kami merekomendasikan agar Hong Kong diposisikan sebagai pusat pasar modal yang komprehensif, yang mencakup komoditas, logam mulia, produk karbon, aset digital, serta produk berdenominasi renminbi (RMB). Dengan fondasi keuangan, regulasi, dan hukum yang kuat, Hong Kong harus menetapkan ambisi jangka panjang untuk menjadi pusat terkemuka di Asia dalam perdagangan, kliring, penyelesaian transaksi, pembiayaan, dan manajemen risiko emas."

Ia menambahkan bahwa Hong Kong berada dalam posisi yang sangat baik untuk memainkan peran yang lebih besar dalam mendukung ekspansi internasional perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Penelitian terbaru CPA Australia mengenai perusahaan-perusahaan Tiongkok yang berekspansi ke pasar global menemukan bahwa lebih dari 3.000 perusahaan yang tercatat di pasar saham A menghasilkan pendapatan luar negeri sebesar RMB 4,90 triliun hanya dalam paruh pertama tahun 2025. Seiring perusahaan-perusahaan Tiongkok terus berekspansi ke ASEAN, Timur Tengah, Afrika, dan pasar internasional lainnya, Hong Kong harus memosisikan diri sebagai penyedia utama layanan profesional untuk mendukung pertumbuhan global mereka.

Memperkuat Ekosistem Pasar Modal Hong Kong

Kelvin Leung, Wakil Presiden Divisi Greater China CPA Australia, menyoroti sejumlah prioritas utama untuk meningkatkan ekosistem pasar modal Hong Kong. "Keberhasilan jangka panjang Hong Kong akan bergantung pada kemampuannya untuk berkembang melampaui perannya sebagai pusat penghimpunan dana melalui IPO tradisional menjadi pusat pembentukan modal yang komprehensif, sehingga menempatkan sektor keuangan kota ini di jantung arus modal internasional yang menghubungkan para pengusaha, investor, institusi, dan pasar global."

Leung mengatakan bahwa evolusi tersebut harus didukung oleh pengembangan berkelanjutan di berbagai bidang seperti keuangan digital, tokenisasi aset, bisnis RMB offshore, manajemen kekayaan, dan family office. "Untuk mendukung pembangunan jangka panjang Hong Kong, pemerintah harus memanfaatkan Hong Kong Investment Corporation (HKIC) untuk mengkatalisasi investasi sektor swasta pada industri-industri strategis. Untuk semakin memperkuat perekonomian, kami mendorong pemerintah mengembangkan Strategi Pembentukan Modal (Capital Formation Strategy) melalui kerja sama erat dengan regulator di Tiongkok daratan."

Leung menambahkan bahwa mempertahankan daya saing sistem perpajakan Hong Kong akan menjadi hal yang sangat penting untuk mempertahankan statusnya sebagai pusat keuangan internasional terkemuka. "Kami menyarankan dilakukannya peninjauan komprehensif terhadap sistem perpajakan Hong Kong, yang dapat disusun sebagai serangkaian peninjauan yang saling terhubung dan mencakup sektor-sektor utama seperti family office, dana investasi, pusat treasury perusahaan, asuransi, dan kredit swasta. Dipimpin oleh Advisory Committee on Tax Policy, peninjauan tersebut harus berfokus pada pengurangan beban administratif, evaluasi persyaratan substansi, serta menjaga daya tarik Hong Kong bagi investasi internasional."

Mempercepat Pertumbuhan Northern Metropolis dan Komersialisasi Teknologi

Dr. Albert Wong, anggota dewan divisi di Divisi Greater China CPA Australia, menguraikan peta jalan potensial untuk mendukung transformasi teknologi Hong Kong. "Northern Metropolis harus diposisikan sebagai penggerak pertumbuhan dan inovasi yang terhubung secara internasional, serta menjadi platform strategis yang mempertemukan universitas-universitas kelas dunia, lembaga penelitian, perusahaan multinasional, investor, dan perusahaan teknologi untuk mempercepat pengembangan dan komersialisasi teknologi-teknologi baru."

Dr. Wong mengatakan bahwa dukungan yang lebih kuat diperlukan agar berbagai gagasan inovatif dapat bergerak secara lebih efisien dari laboratorium penelitian menuju pasar komersial. "Untuk memperkuat ekosistem inovasi Hong Kong, kami merekomendasikan pembentukan program pengadaan 'Government-as-First-Customer', yang memungkinkan pemerintah menjadi pelanggan awal bagi perusahaan teknologi lokal. Kami juga merekomendasikan pemanfaatan HKIC sebagai investor jangkar, jika diperlukan, untuk membantu menarik modal swasta ke dalam teknologi yang dikembangkan secara lokal, disertai pembentukan University Commercialisation Acceleration Fund, guna mempercepat penerjemahan hasil penelitian menjadi pencapaian komersial."

Ia menambahkan bahwa Hong Kong juga harus semakin memperkuat dukungan bagi adopsi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital oleh dunia usaha. "Untuk menyelaraskan diri dengan inisiatif nasional 'AI+' dan meningkatkan daya saing bisnis, Hong Kong harus memperluas dukungan terhadap adopsi AI melalui berbagai langkah seperti AI Adoption Support Scheme for SMEs serta Cross-Border Data Exchange Sandbox dengan Greater Bay Area (GBA)."

Dr. Wong menekankan bahwa untuk merealisasikan seluruh manfaat AI diperlukan investasi yang signifikan dalam pendidikan, pengembangan tenaga kerja, dan penarikan talenta. "Memanfaatkan peluang yang dihadirkan oleh AI membutuhkan transformasi mendasar dalam pendidikan dan keterampilan tenaga kerja. Hong Kong harus menargetkan tingkat literasi digital, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kolaborasi manusia-AI yang lebih tinggi di seluruh jenjang pendidikan dan pelatihan."

Kepemimpinan dalam Keuangan Berkelanjutan dan Pembiayaan Transisi

Menyoroti ketahanan ekonomi jangka panjang dan pertumbuhan berkelanjutan, Cyrus Cheung menambahkan bahwa Hong Kong berada dalam posisi yang sangat baik untuk memainkan peran utama dalam membiayai transisi Asia menuju perekonomian rendah karbon. "Dengan membangun kekuatannya sebagai pusat keuangan dan layanan profesional terkemuka, Hong Kong memiliki posisi unik untuk menjadi pusat utama Asia dalam pembiayaan transisi menuju teknologi rendah emisi, sekaligus berperan sebagai jembatan antara pasar karbon Tiongkok daratan dan investor internasional. Rencana Lima Tahun harus mencakup ambisi yang jelas untuk mengembangkan ekosistem komprehensif bagi keuangan berkelanjutan, pembiayaan transisi, perdagangan karbon, pelaporan terkait iklim, jasa assurance, dan layanan konsultasi."

Cheung mengatakan Hong Kong memiliki peluang unik untuk memanfaatkan aksesnya terhadap modal dari Tiongkok daratan maupun internasional guna mendukung upaya dekarbonisasi kawasan. "Dengan mengadopsi standar keberlanjutan internasional dan memanfaatkan aksesnya terhadap modal dari Tiongkok daratan dan pasar global, Hong Kong dapat memainkan peran utama dalam memobilisasi investasi untuk mendukung transisi dekarbonisasi Asia. Northern Metropolis juga harus diposisikan sebagai zona percontohan untuk pembangunan perkotaan berkelanjutan dan infrastruktur hijau."

CPA Australia meyakini bahwa penyelarasan berbagai inisiatif kebijakan jangka pendek dengan kerangka strategis lima tahun yang jelas akan membantu Hong Kong memperkuat daya saingnya serta mempercepat transformasinya menjadi perekonomian yang lebih terdiversifikasi, inovatif, dan tangguh.


Tentang CPA Australia

CPA Australia merupakan organisasi profesi akuntansi terkemuka di Australia dan salah satu yang terbesar di dunia. Kami memiliki lebih dari 176.000 anggota yang tersebar di lebih dari 100 negara dan wilayah. Layanan utama kami mencakup pendidikan, pelatihan, dukungan teknis, serta advokasi.

CPA Australia memberikan pemikiran dan wawasan kepemimpinan (thought leadership) mengenai berbagai isu lokal, nasional, dan internasional yang berdampak pada profesi akuntansi serta kepentingan publik. Kami berinteraksi dengan pemerintah, regulator, dan berbagai sektor industri untuk mengadvokasi kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta memberikan hasil yang positif bagi dunia usaha dan masyarakat.

CPA adalah singkatan dari Certified Practising Accountant, yaitu akuntan yang telah memperoleh sertifikasi sebagai akuntan profesional. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di cpaaustralia.com.au.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top