• Home
  • Bisnis
  • Allianz Cyber360 Protect Berganti Nama Menjadi Allianz Scam Protect - Karena dalam Menghadapi Penipuan, Kejelasan Sangatlah Penting

Allianz Cyber360 Protect Berganti Nama Menjadi Allianz Scam Protect - Karena dalam Menghadapi Penipuan, Kejelasan Sangatlah Penting

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:58
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 12 Agustus 2026 - Allianz Insurance Singapore Pte. Ltd. ("Allianz") telah mengubah nama produk asuransi siber pribadinya dari Allianz Cyber360 Protect menjadi Allianz Scam Protect. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan nama produk tersebut secara langsung dan jelas menyampaikan fungsinya: memberikan perlindungan finansial bagi masyarakat Singapura saat mereka menjadi korban penipuan (scam).

Awal tahun ini, para pengemudi asal Singapura yang menyeberang ke Malaysia mulai menerima pesan SMS yang seolah-olah berasal dari lembaga transportasi pemerintah, yang mengklaim bahwa mereka memiliki tunggakan biaya jalan yang harus dilunasi. Mereka yang mengklik tautan tersebut dan memasukkan rincian pembayaran, kredensial perbankannya dicuri - sedikitnya 10 korban mengalami total kerugian hingga S$24.000. Di saat yang hampir bersamaan, gelombang pesan *phishing* terpisah yang mengatasnamakan layanan pengiriman terkenal menipu para korban untuk melakukan pembayaran atas notifikasi paket palsu, yang mengakibatkan kerugian tambahan sebesar S$22.000.

Inilah jenis-jenis penipuan sehari-hari - pesan teks yang meyakinkan, nama merek yang tak asing, atau momen ketika kita kurang waspada - yang dirancang untuk ditanggung oleh Allianz Scam Protect. Dalam tiga bulan pertama tahun 2026 saja, lebih dari 7.800 kasus penipuan dilaporkan di Singapura dengan total kerugian melebihi S$144,4 juta. Singapura kini telah mencatat total kerugian lebih dari S$4 miliar akibat penipuan sejak tahun 2019.

Perubahan nama ini mencerminkan cara masyarakat Singapura dalam menyebut insiden-insiden tersebut secara nyata. Ketika seseorang kehilangan uang setelah mengklik tautan phishing di dalam SMS, mereka tidak menganggapnya sebagai "insiden siber" - mereka menyebutnya sesuai kenyataan: penipuan. Dengan mengubah nama produk ini, Allianz memastikan bahwa setiap warga Singapura yang mencari perlindungan terhadap penipuan dapat menemukannya secara langsung. Cakupan perlindungannya tidak berubah - namun kini namanya menggunakan istilah yang sama dengan bahasa yang digunakan oleh orang-orang yang dilindunginya.

Allianz Scam Protect menanggung kerugian finansial akibat phishing, smishing (penipuan via SMS), pencurian kredensial pembayaran, dan transaksi tanpa izin (hingga S$25.000 untuk paket Gold; hingga S$60.000 untuk paket Platinum), serta perselisihan belanja daring yang melibatkan barang yang tidak dikirim, rusak, atau tidak sesuai. Pemegang polis yang ada saat ini akan melihat nama yang telah diperbarui pada saat perpanjangan berikutnya - tidak ada tindakan yang perlu dilakukan.

Allianz Scam Protect tersedia mulai dari S$8,91 per bulan di www.allianz.sg dan melalui jaringan mitra distribusi resmi Allianz. Untuk pertanyaan lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Tim Layanan Pelanggan Allianz di +65 6222 1919 (Senin hingga Jumat, pukul 09.00-17.00, tidak termasuk hari libur nasional).

Cakupan perlindungan tunduk pada syarat, ketentuan, dan pengecualian dari polis Allianz Scam Protect. Silakan merujuk pada Lembar Polis (Policy Wording) untuk rincian selengkapnya. Polis ini dilindungi di bawah Skema Perlindungan Pemilik Polis (Policy Owners' Protection Scheme) yang dikelola oleh Singapore Deposit Insurance Corporation (SDIC). Iklan ini belum ditinjau oleh Monetary Authority of Singapore (MAS).

https://www.allianz.sg/
https://www.linkedin.com/company/allianzinsuressg
https://www.facebook.com/allianzsg
https://www.instagram.com/allianz.sg/



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
ÉLLILUX Resmi Hadir di Raffles City
Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:57
BERIKAN KOMENTAR
Top