COLOGNE, JERMAN ? Media OutReach Newswire ? 3 Juli 2026 ? Seiring dibukanya pameran spoga+gafa di Cologne, Yosemite Robotics kembali ke pasar Eropa melalui Lawnova, merek robot pemotong rumput miliknya sendiri, dengan menghadirkan jajaran produk generasi kedua yang dirancang untuk membawa kategori ini melampaui sekadar teknologi pemotongan rumput tanpa kabel pembatas (wire-free), menuju otomatisasi luar ruang tanpa memerlukan pengaturan batas area (boundary setup-free).
Didukung oleh platform NovaMind 3.0 milik Yosemite Robotics, Lawnova memanfaatkan visi berbasis kecerdasan buatan (AI vision), penalaran AI (AI reasoning), serta pemetaan halaman secara otonom untuk membantu mengenali batas area rumput, memahami lingkungan taman yang kompleks, dan mengurangi kebutuhan pengaturan manual yang selama ini dilakukan melalui konfigurasi aplikasi. Portofolio produknya yang terdiri atas empat seri?S, X, P, dan G?mencakup kebutuhan mulai dari pemotongan rumput untuk hunian tingkat dasar, penggunaan di area hunian dengan medan berat, lanskap komersial, hingga lapangan golf.
Prospek bisnis robot pemotong rumput untuk sektor komersial semakin menjanjikan. Industri lanskap di Eropa tengah menghadapi tekanan struktural akibat keterbatasan tenaga kerja, sementara regulasi emisi Uni Eropa serta tren pengadaan yang berorientasi pada keberlanjutan mendorong peralihan menuju peralatan luar ruang berbaterai dan beremisi lebih rendah. Menurut Mordor Intelligence, pasar robot pemotong rumput di Eropa diproyeksikan mencapai USD 635,8 juta pada 2026, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 7,32% hingga tahun 2031.
Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang kecerdasan buatan dan robotika, serta lebih dari lima tahun penelitian dan pengembangan khusus robot pemotong rumput, Yosemite Robotics membangun platformnya berdasarkan persepsi berbasis AI, sistem penentuan posisi berpresisi tinggi, dan fusi multi-sensor. Seri X menggabungkan teknologi RTK positioning, LiDAR, IMU, dan visi komputer dengan platform komputasi NVIDIA Orin yang mampu menghasilkan kinerja komputasi sebesar 40?67 TOPS. Berdasarkan peta jalan teknologi perusahaan, platform ini mampu memberikan akurasi penentuan posisi hingga 2?3 cm, sekaligus mendukung pengenalan objek dan batas area, pemetaan otomatis, serta perencanaan jalur.
Perusahaan juga tengah mengembangkan kemampuan interaksi menggunakan bahasa alami, sehingga operator dapat memberikan perintah berbasis tugas, seperti, ?potong rumput di halaman belakang, tetapi hindari area taman bunga.? Berdasarkan peta jalan teknologi Yosemite Robotics, sistem ini menggabungkan dukungan model berbasis cloud dengan pemrosesan inferensi lokal, sehingga beberapa keputusan dapat diproses langsung di perangkat, termasuk saat tidak terhubung ke internet. CEO Jack Li menjelaskan bahwa arah pengembangan jangka panjang perusahaan adalah menuju embodied intelligence, yaitu mesin yang mampu memahami lingkungan luar ruang, mengerti maksud pengguna, dan tidak lagi sekadar mengikuti jalur yang telah diprogram sebelumnya.
Bagi distributor dan pelaku industri di Eropa, kembalinya Lawnova ke spoga+gafa menandai perubahan yang lebih luas: robotika luar ruang berbasis kecerdasan buatan kini bergerak dari tahap otomatisasi awal menuju platform perawatan rumput yang lebih cerdas, adaptif, dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi lingkungan.