JAKARTA, RIAUGREEN.COM - KCIC mencatat adanya peningkatan laporan barang tertinggal selama
periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) seiring dengan tingginya
mobilitas penumpang Kereta Cepat Whoosh. Selama periode Nataru, tercatat
sebanyak 372 barang diregistrasikan melalui layanan lost and found,
dengan 123 barang di antaranya telah diambil oleh pemiliknya.
General
Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, data ini
menunjukkan bahwa tingginya mobilitas penumpang turut berbanding lurus
dengan potensi barang tertinggal, terutama pada periode libur dan
jam-jam dengan kepadatan tinggi.
“Barang-barang tersebut
ditemukan baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian Kereta Cepat
Whoosh. Jenis barang yang paling banyak tertinggal didominasi oleh botol
minum, bluetooth earphone, tas, mainan, aksesoris, hingga oleh-oleh,
yang umumnya tertinggal saat penumpang turun dari kereta atau berpindah
area di stasiun.”
Setiap barang yang ditemukan oleh petugas, baik
di area stasiun maupun di dalam rangkaian Kereta Cepat Whoosh, akan
langsung diamankan dan dilaporkan kepada petugas terkait. Barang
tersebut kemudian didata secara lengkap, meliputi jenis dan ciri barang,
lokasi serta waktu penemuan, serta didokumentasikan dalam sistem lost
and found. Selanjutnya, barang disimpan di ruang penyimpanan khusus
sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.
Secara
kumulatif sepanjang tahun 2025, KCIC mencatat sebanyak 7.560 barang
diregistrasikan ke dalam sistem lost and found, dengan 3.744 barang
telah diambil kembali kepada pemiliknya.
Untuk mendukung
keamanan dan pelayanan penumpang selama periode Nataru, KCIC menyiagakan
530 personel keamanan yang bertugas di seluruh stasiun dan jalur
operasional Whoosh. Selain itu, KCIC juga mengoperasikan 1.846 unit CCTV
yang tersebar di area stasiun dan rangkaian kereta sebagai bagian dari
sistem pengawasan terintegrasi yang mendukung proses pengamanan serta
penanganan laporan barang tertinggal.
Penumpang yang merasa
kehilangan barang dapat melapor melalui Customer Service di stasiun,
Contact Center KCIC 150909, WhatsApp 0811-8888-111, email
cs@kcic.co.id,
serta melalui pesan langsung ke akun Instagram @keretacepat_id dengan
menyertakan deskripsi barang, waktu, dan lokasi kejadian.
Eva
menegaskan, meskipun KCIC menyediakan layanan lost and found di setiap
stasiun sebagai bagian dari peningkatan pelayanan, kehilangan barang
tetap menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang.
“Petugas
kami akan mengamankan dan mencatat setiap barang yang ditemukan sesuai
prosedur. Namun kami terus mengingatkan agar penumpang lebih
memperhatikan barang bawaannya sendiri, terutama saat turun dari kereta
atau berpindah area di stasiun.” tutup Eva.
Untuk informasi lebih
lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun atau
Contact Center KCIC melalui 150909, WhatsApp chat ke 0811-8888-111,
email ke
cs@kcic.co.id, serta melalui DM ke Instagram @keretacepat_id.
⸻