• Home
  • Lingkungan
  • PT SPMT Abaikan SOP, DLH Dumai Minta Hentikan Operasional

PT SPMT Abaikan SOP, DLH Dumai Minta Hentikan Operasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:59
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Yudha Pratama Putra (Kiri), Maanger PT SMPT, Tedy Fadilah (tengah)
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai langsung menegur PT Sub Holding Pelindo Multi Terminal (SPMT) terkait aktifitas bongkar muat ampas dan bungkil sawit di area pelabuhan Dumai.

Teguran tersebut berkaitan keresahan dan kekecewaan warga ring I pelabuhan Dumai akibat dampak debu dan ampas sawit yang masuk pemukiman warga.

Apalagi, proses bongkar muat bertepatan dengan musim angin kencang, sehinga debu dan amoas bungkil berserakan di halaman sampai teras warga bahkan ada yang masuk ke dalam rumah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Yudha Pratama Putra, langsung memerintahkan jajarannya turun ke lapangan melihat kondisi sebenarnya.

"Dari informasi yang kami terima dan data photo yang kami dapat. Saya langsung minta staf untuk turun kelapangan," ungkap Yudha, Selasa (24/2/2026).

Menurut Yudha, perusahaan bongkar muat pelabuhan bekerja tidak sesuai dengan standar operational peraturan yang ditetapkan.

Seharusnya, tambah Yudha Pratama Putra , pihak perusahaan seharusnya bekerja sesuai SOP yang berlaku, apalagi saat musim angin kencang.

"Perusahaan bekerja tanpa SOP, saat angin kencang masih tetap beroperasi. Akibatnya, debu dan ampas sawit berterbangan hingga ke rumah warga," jelasnya.

Sesuai kewenangan yang dimiliki Dinas lingkungan Hidup Kota Dumai, telah menegur dan meminta kepada perusahaan bongkar muat (PT SMPT) menghentikan kegiatannya saat musim angin kencang.

"Saya minta staf untuk langsung memberikan teguran dan minta menghentikan kegiatan saat angin kencang," paparnya.

Sebagaiman diketahui, Rizal, (55) salah seorang tokoh pemuda jalan Kamboja Dumai, Senin (23/02) mendatangi kantor Pelabuhan Indonesia I Cabang Dumai, didampingi RT 014 Denew Indra SE mendesak agar proses bongkar muat dihentikan. Karena proses loading ampas maupun bungkil sawit di pelabuhan Dumai merugikan masyarakat.

"Banyak rumah yang terdampak akibat proses bongkar muat. Teras dan halaman saya setiap pagi di penuhi debu sawit," terang Rizal kesal. (54f)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Buy twitter verification Buy Facebook verification Buy Tiktok verification SMM Panel
Top