- Home
- Lingkungan
- Enam Universitas di Indonesia dan Manca Negara Sepakat Kembangkan Riset untuk Konservasi Gajah Sumatera di Lansekap Peusangan Aceh
Enam Universitas di Indonesia dan Manca Negara Sepakat Kembangkan Riset untuk Konservasi Gajah Sumatera di Lansekap Peusangan Aceh
Senin, 20 April 2026 | 13:48
Enam Universitas di Indonesia dan Manca Negara Sepakat Kembangkan Riset untuk Konservasi Gajah Sumatera di Lansekap Peusangan Aceh
ACEH, RIAUGREEN.COM – Enam universitas di Indonesia dan
mancanegara sepakat mendeklarasikan kerja sama untuk memperkuat
penelitian di bidang konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan,
Provinsi Aceh, Indonesia.
Dukungan riset universitas ini dalam
rangka memperkuat PECI Center, sebagai inisiatif baru dalam program
Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) dari WWF-Indonesia
yang mendapat dukungan salah satunya adalah dari PT Bank HSBC Indonesia
(“HSBC Indonesia”). PECI Center ditujukan untuk meningkatkan praktik,
mendorong inovasi dan memacu kemajuan melalui penelitian, pendidikan,
kolaborasi multipihak pemangku kepentingan. PECI merupakan program
kerja sama WWF-Indonesia, Kementerian Kehutanan dan PT. Tusam Hutani
Lestari (THL) untuk konservasi Gajah Sumatra di Peusangan yang dimulai
sejak 2025 dengan dukungan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris.
Conservation
Director WWF-Indonesia Dewi Lestari Yani Rizki mengatakan,
“WWF-Indonesia sebagai lembaga konservasi berbasis sains memandang
bahwa keterlibatan universitas menjadi pilar strategis karena perannya
sebagai pusat riset multidisiplin melalui pengembangan inovasi dan
penerapan dalam upaya mencari solusi atas tantangan konservasi Gajah
Sumatra di Aceh kedepan”. Lanjut Dewi, “Kerja sama ini akan
mengkonsolidasikan para ahli di bidangnya sehingga dapat menciptakan
praktik baik bagi konservasi Gajah Sumatra di Aceh.”
Prof. Dr.
Ir. Abubakar, MS. – Ketua Pusat Riset Kopi dan Kakao Universitas Syiah
Kuala, Aceh sebagai tuan rumah pertemuan ini menyebutkan, “Kampus-kampus
ini telah menyusun rencana aksi bersama untuk mengidentifikasi isu dan
rencana pengembangan riset untuk Gajah Sumatra termasuk cara
mengembangkan koeksistensi antara manusia dan gajah, termasuk bagaimana
menyelesaikan konflik gajah dan manusia serta pengembangan ekonomi
berkelanjutan di Lansekap Peusangan. Selain itu akan dikembangkan juga
kegiatan pendidikan dan pelatihan serta mendorong kebijakan dan
advokasi”. Lanjut Prof. Abu begitu biasanya dia dipanggil, “Kami sangat
mendukung kerja sama ini dan berkomitmen mendukung PECI Center dan akan
menkosolidasikan para pakar dan para peneliti yang memiliki minat untuk
menciptakan koeksistensi manusia dan gajah di Lansekap Peusangan.”
Bank
HSBC Indonesia telah memberikan dukungan penuh pada pengembangan PECI
Center. Menurut Nuni Sutyoko, Head of Corporate Sustainability, HSBC
Indonesia, ”HSBC Indonesia dan Yayasan WWF Indonesia telah membangun
kolaborasi pelestarian lingkungan dan pengembangan ketangguhan
masyarakat selama lebih dari dua dekade. Kami bangga dapat berperan
sebagai mitra keuangan strategis bagi Peusangan Elephant Conservation
Initiative (PECI). Dukungan kami terhadap PECI Center di Aceh
mencerminkan misi filantropi kami untuk mendorong perubahan sistemik
dengan memadukan riset ilmiah multidisiplin serta keahlian finansial.
Melalui kolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka dan WWF,
kami berkomitmen untuk memastikan model konservasi ini berkelanjutan dan
dapat ditingkatkan skalanya, sehingga koeksistensi antara manusia dan
gajah di Lansekap Peusangan dapat menjadi cetak biru bagi pertumbuhan
ekonomi yang positif terhadap alam.”
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR