• Home
  • Bisnis
  • Immersive Translate Raih 30 Juta Pengguna di Seluruh Dunia dan Kantongi Sertifikasi ISO untuk Keamanan dan Privasi

Immersive Translate Raih 30 Juta Pengguna di Seluruh Dunia dan Kantongi Sertifikasi ISO untuk Keamanan dan Privasi

Kamis, 05 November 2026 | 12:55
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link
Immersive Translate Melampaui 30 Juta Pengguna di Seluruh Dunia dan Meraih Sertifikasi ISO untuk Keamanan serta Privasi.

TAIPEI, TAIWAN - Media OutReach Newswire - 4 November 2026 -  Immersive Translate, perangkat penerjemah berbasis kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru, hari ini mengumumkan bahwa jumlah penggunanya secara resmi telah melampaui 30 juta orang di seluruh dunia. Perusahaan tersebut juga mengumumkan keberhasilannya meraih dua sertifikasi internasional, yakni ISO/IEC 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi dan ISO/IEC 27701:2019 untuk Sistem Manajemen Informasi Privasi. Pencapaian ini menjadikan Immersive Translate sebagai salah satu dari sedikit perangkat penerjemah AI yang memiliki kedua sertifikasi keamanan dan privasi tersebut. Mulai dari arsitektur sistem hingga manajemen internal, Immersive Translate telah melalui penilaian ketat berdasarkan standar internasional. Dengan demikian, setiap aktivitas penerjemahan yang dilakukan pengguna mendapatkan perlindungan data yang telah diverifikasi oleh lembaga pihak ketiga.

Ketika Penerjemahan AI Menjadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari, Keamanan Data Menjadi Faktor Penting dalam Memilih Perangkat Penerjemah

Seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi AI generatif, perangkat lunak penerjemah kini tidak lagi hanya digunakan untuk mencari arti kata atau membaca berita berbahasa asing. Para profesional memanfaatkannya untuk menangani email dan kontrak dengan klien luar negeri, peneliti menggunakannya untuk membaca sejumlah besar makalah berbahasa asing, mahasiswa memanfaatkannya untuk menyusun laporan, sementara tim perusahaan mengandalkan penerjemahan secara real-time untuk berkomunikasi dalam rapat internasional. Semakin luas penggunaan teknologi ini, semakin sensitif pula konten yang dipercayakan pengguna kepada perangkat lunak penerjemah, mulai dari dokumen bisnis yang belum dipublikasikan, korespondensi pribadi, hingga data sistem internal perusahaan. Semakin banyak informasi pribadi yang ditangani oleh suatu perangkat penerjemah, semakin besar pula perhatian pengguna terhadap ke mana data mereka dikirim dan bagaimana data tersebut dikelola. Oleh karena itu, keamanan dan privasi kini menjadi kriteria utama bagi pengguna dalam mengevaluasi perangkat penerjemah berbasis AI.

"Seiring dengan semakin mudahnya penggunaan AI, pengguna mempercayakan email pribadi dan dokumen pekerjaan mereka kepada kami bukan hanya karena kualitas hasil penerjemahan yang kami berikan, tetapi juga karena kepercayaan mereka kepada kami," ungkap Immersive Translate. "Bagi kami, keamanan dan privasi merupakan fondasi dari setiap fitur produk yang dikembangkan sekaligus tanggung jawab yang harus kami penuhi kepada para pengguna."

Immersive Translate Lulus Penilaian Teknis dan Manajemen Secara Menyeluruh untuk Meraih Dua Sertifikasi Internasional Keamanan dan Privasi

Dua sertifikasi internasional yang berhasil diperoleh Immersive Translate memberikan perlindungan ganda terhadap data pengguna, yang mencakup keamanan informasi dan privasi pribadi. ISO/IEC 27001 merupakan standar manajemen keamanan informasi yang diakui secara global. Standar ini memastikan bahwa data terlindungi dari akses dan perubahan tanpa izin serta tetap tersedia setiap saat. Sementara itu, ISO/IEC 27701 merupakan pengembangan dari ISO 27001 dengan persyaratan khusus yang mengatur pemrosesan data pribadi dan telah diselaraskan dengan Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa (General Data Protection Regulation/GDPR). Kedua sertifikasi tersebut telah melalui proses audit secara menyeluruh terhadap setiap klausul oleh lembaga independen pihak ketiga, yang mencakup aspek perlindungan teknis maupun manajemen organisasi, serta wajib menjalani peninjauan setiap tahun.

Selain mengantongi dua sertifikasi ISO tersebut, pemrosesan data oleh Immersive Translate juga telah memenuhi ketentuan dua undang-undang utama perlindungan privasi internasional, yakni Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa (GDPR) dan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi Jepang (Act on the Protection of Personal Information/APPI). GDPR yang secara luas dianggap sebagai salah satu regulasi perlindungan data paling ketat di dunia, melindungi hak pengguna atas portabilitas data dan hak untuk dilupakan (right to be forgotten), serta mewajibkan pemrosesan data dilakukan secara terbuka dan transparan. Sementara itu, APPI mengatur pengumpulan, penggunaan, dan transfer data pribadi lintas negara guna melindungi hak-hak subjek data. Dengan ratusan ribu pengguna di Eropa dan Jepang, Immersive Translate memandang kepatuhan terhadap peraturan setempat bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan juga sebagai upaya memastikan bahwa pengguna di setiap pasar memperoleh standar perlindungan privasi yang sama tingginya.

Dari sisi teknis, Immersive Translate mengenkripsi seluruh data yang dikirimkan melalui jaringan menggunakan HTTPS (SSL/TLS) dan menerapkan secara ketat prinsip hak akses minimum (principle of least privilege). Dengan demikian, hanya personel yang memiliki wewenang yang dapat mengakses data tersebut. Server perusahaan dilengkapi dengan sistem pemantauan dan peringatan selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Data penting juga dicadangkan secara berkala, sementara rencana pemulihan bencana telah disiapkan untuk meminimalkan risiko kehilangan data dan gangguan layanan.

Dari sisi organisasi, Immersive Translate memiliki tim khusus yang menangani keamanan informasi serta telah membangun kerangka kerja manajemen keamanan yang mencakup pengendalian akses dan penanganan insiden. Penilaian keamanan juga menjadi bagian integral dalam setiap pengembangan fitur maupun perubahan sistem. Seluruh karyawan turut mendapatkan pelatihan keamanan secara berkala, sehingga perlindungan data diterapkan dalam setiap aspek kegiatan operasional sehari-hari.

Langkah Selanjutnya untuk 30 Juta Pengguna

Sejak diluncurkan, Immersive Translate telah membangun basis pengguna yang besar melalui inovasi penerjemahan situs web dwibahasa dengan tampilan berdampingan. Dengan menempatkan hasil terjemahan tepat di bawah teks aslinya, pengguna dapat tetap memahami konteks sumber saat membaca konten berbahasa asing tanpa harus berpindah-pindah jendela. Desain yang dikembangkan berdasarkan kebiasaan membaca pengguna ini telah mendorong pertumbuhan jumlah pengguna secara konsisten. Saat ini, Immersive Translate telah dipercaya oleh lebih dari 30 juta pengguna di seluruh dunia, termasuk mahasiswa, peneliti, kalangan profesional, serta tim perusahaan multinasional.

Seiring dengan semakin beragamnya kebutuhan pengguna, Immersive Translate terus memperluas layanannya, tidak hanya untuk penerjemahan situs web, tetapi juga mencakup penerjemahan PDF dan dokumen, penerjemahan subtitle video di YouTube dan Netflix, penerjemahan rapat daring secara real-time melalui Zoom, Google Meet, dan Microsoft Teams, penerjemahan siaran langsung YouTube, penerjemahan gambar, hingga penerjemahan komik dan manga. Platform ini juga terintegrasi dengan berbagai model penerjemahan AI terkemuka, termasuk ChatGPT, DeepL, Gemini, dan Claude, serta mendukung penerjemahan lebih dari 100 bahasa. Berbeda dengan perangkat penerjemah konvensional yang hanya mengandalkan satu mesin penerjemahan, integrasi berbagai mesin penerjemahan ini memungkinkan pengguna memilih teknologi terbaik sesuai kebutuhan masing-masing. Dengan demikian, pengguna dapat menikmati komunikasi dan pemahaman lintas bahasa yang lebih akurat dan lancar.

Tentang Immersive Translate

Immersive Translate merupakan perangkat penerjemah berbasis kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru yang tersedia untuk komputer, ponsel, dan tablet, serta telah dipercaya oleh lebih dari 30 juta pengguna di berbagai platform. Layanan ini membantu pengguna mengatasi hambatan bahasa dan terhubung dengan dunia yang lebih luas.

Melalui fitur penerjemahan di seluruh sistem (system-wide translation), pengguna dapat menerjemahkan teks dari aplikasi apa pun tanpa harus menyalin dan menempelkan teks (copy and paste). Fitur ini mencakup berbagai platform populer, seperti WhatsApp, Instagram, Telegram, Discord, dan Slack.

Immersive Translate merupakan pelopor teknologi penerjemahan halaman web dwibahasa secara berdampingan yang didukung AI. Dengan tata letak dwibahasa secara vertikal, layanan ini menghadirkan pengalaman yang lebih baik dalam menerjemahkan dan membaca halaman web berbahasa asing.

Produk ini terintegrasi dengan berbagai model penerjemahan AI terkemuka, termasuk ChatGPT, DeepL, DeepSeek, Gemini, Claude, Qwen, dan Kimi. Teknologi tersebut mendukung penerjemahan lebih dari 100 bahasa dengan hasil yang akurat dan lancar.

Versi web Immersive Translate juga menawarkan beragam fitur canggih, termasuk penerjemahan subtitle video (YouTube dan Netflix), penerjemahan rapat daring secara real-time (Zoom, Meet, dan Teams), penerjemahan gambar, penerjemahan komik dan manga, serta penerjemahan dokumen PDF.

Immersive Translate telah mengantongi sertifikasi internasional ISO/IEC 27001:2022 dan ISO/IEC 27701:2019 untuk keamanan informasi dan privasi. Selain itu, layanan ini juga mematuhi berbagai regulasi privasi internasional, termasuk Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa (GDPR) dan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi Jepang (APPI).



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top