• Home
  • Bisnis
  • Nilai Akademik atau Pengalaman Kerja: SIM Mengulas Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa untuk Memasuki Dunia Kerja Pertama

Nilai Akademik atau Pengalaman Kerja: SIM Mengulas Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa untuk Memasuki Dunia Kerja Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:29
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 30 Oktober 2026 - Pergeseran Singapura menuju sistem perekrutan berbasis keterampilan semakin memperluas cara perusahaan dalam menilai para kandidat. Namun, kriteria rekrutmen lulusan yang dipublikasikan menunjukkan bahwa prestasi akademik dan pengalaman praktis dapat berjalan berdampingan, bukan menjadi dua jalur yang saling bersaing untuk memperoleh pekerjaan. Singapore Institute of Management (SIM) mendukung pendekatan yang lebih luas ini melalui Career Connect, sebuah layanan yang membantu mahasiswa menghubungkan pembelajaran akademik dengan persiapan memasuki dunia kerja.

Laporan Job Vacancies 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Tenaga Kerja Singapura (Ministry of Manpower) menemukan bahwa kualifikasi akademik bukan merupakan faktor penentu utama dalam proses perekrutan untuk 79,6 persen lowongan pekerjaan. Namun, angka tersebut mencakup pasar tenaga kerja secara keseluruhan. Data tersebut tidak secara langsung membandingkan nilai akademik dengan pengalaman magang, ataupun membuktikan bahwa prestasi akademik tidak lagi penting dalam proses perekrutan lulusan. Hasil akademik, pengalaman magang, proyek, dan wawancara memberikan bentuk bukti kompetensi yang berbeda. Tingkat relevansi masing-masing aspek bergantung pada jenis pekerjaan dan proses rekrutmen yang diterapkan.

Prestasi Akademik Tetap Relevan Berdampingan dengan Pengalaman Kerja

Graduate Talent Programme yang diselenggarakan oleh OCBC menggambarkan bagaimana prestasi akademik dan pencapaian nonakademik dapat menjadi bagian dari kerangka rekrutmen yang sama. Kriteria yang dipublikasikan oleh program tersebut mencakup gelar sarjana dengan predikat Second Upper Honours atau lebih tinggi. Selain itu, program ini juga menyoroti pencapaian dalam kegiatan ekstrakurikuler atau pengalaman magang, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan pemecahan masalah. Kriteria tersebut berlaku secara khusus untuk program ini dan tidak dapat digeneralisasikan untuk seluruh posisi pekerjaan di bank tersebut.

Perbedaan penting terletak pada persyaratan kelayakan dan kesesuaian kandidat. Ketika suatu program menetapkan standar akademik tertentu, pengalaman kerja tidak serta-merta dapat menggantikan persyaratan tersebut. Sebaliknya, memenuhi standar akademik yang ditentukan juga belum tentu membuktikan bahwa seorang kandidat memiliki seluruh kualitas yang dicari oleh perusahaan.

Pengalaman Magang dan Proyek Membantu Menunjukkan Kontribusi Kandidat

Pengalaman praktis menjadi lebih bernilai ketika kandidat mampu menjelaskan tanggung jawab, keputusan yang diambil, serta kontribusi yang telah mereka berikan. Sekadar mencantumkan jabatan atau posisi selama magang hanya memberikan gambaran yang terbatas mengenai kemampuan seseorang.

Hal yang sama juga berlaku pada proyek-proyek yang dikerjakan selama masa perkuliahan. Bagi seseorang yang ingin berkarier di bidang pemasaran, misalnya, hal ini dapat diwujudkan dengan menjelaskan bagaimana hasil riset audiens digunakan sebagai dasar dalam menyusun rekomendasi kampanye pemasaran. Lulusan bidang komputasi dapat menunjukkan bagaimana sebuah aplikasi dirancang dan diuji. Sementara itu, seorang analis data dapat menjelaskan bagaimana data dibersihkan, dianalisis, diinterpretasikan, kemudian diterjemahkan menjadi berbagai rekomendasi.

Dengan demikian, tugas perkuliahan maupun pengalaman magang sama-sama dapat menjadi bukti kompetensi dalam proses melamar pekerjaan. Hal yang perlu ditekankan adalah apa yang telah dipelajari, kontribusi yang diberikan, serta kemampuan kandidat dalam menjelaskan pengalaman tersebut, bukan sekadar banyaknya aktivitas yang dicantumkan dalam daftar riwayat hidup atau CV.

Proses Penilaian Rekrutmen Disesuaikan dengan Kebutuhan Setiap Posisi

Professionals Programme yang diselenggarakan oleh GIC menunjukkan bagaimana metode penilaian dalam proses rekrutmen dapat berbeda sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan suatu posisi pekerjaan. Kandidat yang melamar pada jalur investasi dan layanan korporasi harus mengikuti studi kasus bisnis (business case study), sedangkan kandidat di bidang teknologi menjalani beberapa tahapan penilaian teknis yang disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing.

Kedua jalur tersebut juga mencakup tahapan wawancara. Hal ini menunjukkan bahwa persiapan memasuki dunia kerja bagi lulusan perguruan tinggi perlu mencakup lebih dari sekadar pencapaian akademik dan penyusunan CV. Oleh karena itu, mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen perlu memahami persyaratan posisi pekerjaan yang menjadi target mereka. Mereka juga harus siap menjelaskan pola pikir, pendekatan dalam menyelesaikan masalah, serta kontribusi yang dapat diberikan melalui contoh-contoh pengalaman yang relevan.

SIM Mendukung Persiapan Karier di Samping Pendidikan Akademik

Di SIM, Career Connect menyediakan berbagai layanan persiapan karier, seperti lokakarya karier, bimbingan individu, peninjauan CV, serta simulasi wawancara kerja. Keterlibatan dengan pihak perusahaan juga dilakukan melalui pameran karier, kunjungan perusahaan, dan berbagai kegiatan jejaring profesional (networking). Selain itu, aplikasi CareerSense memungkinkan mahasiswa untuk mencari informasi dan melamar program magang, pekerjaan, serta berbagai kegiatan pengembangan karier.

Berbagai layanan tersebut membantu mahasiswa mengeksplorasi pilihan karier sekaligus melatih kemampuan mereka dalam mempresentasikan pengalaman sebelum memasuki proses rekrutmen lulusan. Layanan ini menjadi pelengkap bagi kegiatan pembelajaran akademik, bukan sebagai penggantinya.

Bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri untuk mendapatkan pekerjaan pertama, pertanyaan utamanya bukanlah apakah nilai akademik atau pengalaman kerja yang selalu lebih penting. Hal yang lebih penting adalah apakah pembelajaran, pengalaman praktis, serta kemampuan mereka dalam menjelaskan kontribusi yang telah diberikan dapat menjadi bukti kompetensi yang meyakinkan dan relevan dengan pekerjaan yang ingin mereka tekuni. Informasi lebih lanjut mengenai peluang kerja bagi lulusan dapat diperoleh melalui bagian Graduate Outcome and Employability di SIM Parent Resource Hub.

Referensi:

  1. Ministry of Manpower. Job Vacancies 2025: Labour demand gradually shifting to growth areas as firms adjust hiring plans - https://www.mom.gov.sg/newsroom/press-releases/2026/0320-job-vacancies-report-2025
  2. OCBC. Graduate Talent Programme - https://www.ocbc.com/group/careers/students/programmes/graduate-talent-programme.page
  3. GIC Professionals Programme - https://gic.careers/programmes/gic-professionals-programme/
  4. SIM Career Services - https://www.sim.edu.sg/degrees-diplomas/life-at-sim/career-services
  5. SIM Graduate Outcome and Employability - https://www.sim.edu.sg/degrees-diplomas/parent-resource-hub/graduate-outcome-employability

https://www.sim.edu.sg


Tentang SIM Global Education

SIM Global Education (SIM GE) merupakan salah satu institusi pendidikan swasta terkemuka di Singapura dan kawasan regional. SIM GE menawarkan lebih dari 170 program akademik, mulai dari program diploma dan diploma pascasarjana hingga program gelar sarjana dan magister, yang diselenggarakan bekerja sama dengan sejumlah universitas paling terkemuka di dunia dari Australia, Kanada, Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat. Jumlah mahasiswa SIM GE mencapai 17.000 orang, yang terdiri atas mahasiswa penuh waktu, paruh waktu, serta peserta didik dewasa. Dari jumlah tersebut, sekitar 41% merupakan mahasiswa internasional yang berasal dari lebih dari 50 negara.

Pendekatan pembelajaran holistik dan lingkungan belajar yang beragam secara budaya di SIM GE bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan industri, kompetensi kesiapan kerja (employability competencies), serta wawasan global. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu meraih kesuksesan sebagai pemimpin masa depan di tengah dunia yang terus berubah dengan pesat dan semakin didorong oleh perkembangan teknologi.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai SIM Global Education, silakan kunjungi: www.sim.edu.sg



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top