Jaringan kereta api berkecepatan tinggi dan jalan raya yang direncanakan diperkirakan akan memangkas waktu tempuh dari kawasan perkotaan pesisir seluas 2.870 hektare berkonsep ESG++ di Can Gio ke pusat kota menjadi sekitar 20 hingga 35 menit. Sementara itu, fasilitas sekolah, layanan kesehatan, perkantoran, dan taman yang tersedia di dalam kawasan dirancang untuk mengurangi kebutuhan penghuni melakukan perjalanan ke luar kawasan.
KOTA HO CHI MINH, VIETNAM - Media OutReach Newswire - 16 Oktober 2026 - Vinhomes sedang mengembangkan Vinhomes Green Paradise, sebuah kawasan perkotaan pesisir berkonsep ESG++ seluas 2.870 hektar di Can Gio, sebelah tenggara Kota Ho Chi Minh. Proyek ini dirancang berdasarkan satu tolok ukur lokasi: waktu yang dihabiskan penghuni untuk mencapai tempat tujuan mereka.
Rencana induk proyek ini bertumpu pada dua pilar utama. Pertama, infrastruktur transportasi baru yang diharapkan dapat memperpendek waktu perjalanan ke pusat kota: jalur kereta cepat Ben Thanh-Can Gio, yang ditargetkan beroperasi secara komersial pada kuartal keempat tahun 2028, dirancang untuk menghubungkan kawasan ini dengan pusat kota dalam waktu sekitar 20 menit. Sementara itu, rencana pembangunan Jembatan Can Gio dan pelebaran Jalan Boulevard Rung Sac diperkirakan akan memangkas waktu berkendara menjadi sekitar 35 menit.
Kedua, ekosistem di dalam kawasan yang mencakup 104 sekolah, sebuah rumah sakit umum internasional, lebih dari 2 juta meter persegi ruang kantor, dan lebih dari 370 taman kota. Fasilitas-fasilitas ini bertujuan untuk menempatkan sebagian besar kebutuhan sehari-hari penghuni dalam jangkauan dari rumah.
Pendekatan ini menjawab pergeseran cara rumah tangga di perkotaan dalam menilai lokasi tempat tinggal. Di kota-kota yang berkembang pesat, rumah yang jaraknya hanya beberapa kilometer dari tempat kerja tetap bisa menyita waktu berjam-jam di jalan setiap minggunya akibat kemacetan. Bagi seorang penghuni yang dapat menghemat waktu 15 menit untuk setiap perjalanan pergi-pulang, total waktu yang dihemat mencapai sekitar 11 jam per bulan (dihitung berdasarkan 22 hari kerja).
Riset akademis menunjukkan bahwa waktu yang dihemat ini memiliki pengaruh yang sangat nyata. Menggunakan data rumah tangga di Jerman dari tahun 1985 hingga 1998, ekonom University of Zurich, Alois Stutzer dan Bruno Frey, mengidentifikasi apa yang mereka sebut sebagai "paradoks perjalanan kerja" (commuting paradox): orang-orang dengan waktu tempuh perjalanan yang lebih lama secara konsisten melaporkan tingkat kepuasan hidup yang lebih rendah. Hal ini bertolak belakang dengan asumsi umum bahwa mereka telah terkompensasi penuh oleh gaji yang lebih tinggi atau hunian yang lebih baik. Menurut estimasi mereka, seseorang yang menempuh perjalanan kerja selama satu jam setiap sekali jalan akan membutuhkan pendapatan sekitar 40% lebih banyak agar merasa sama puasnya dengan seseorang yang tidak perlu melakukan perjalanan kerja.
Di Kota Ho Chi Minh, di mana pertumbuhan yang pesat telah melampaui perluasan jaringan jalan, kemacetan lalu lintas terus menjadi beban besar bagi warga dan perekonomian lokal. Bagi banyak pembeli rumah, pertanyaan yang relevan kini bukan lagi seberapa jauh suatu properti dari pusat kota, melainkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana.
Akses Kereta dan Jalan Raya Diharapkan Menghubungkan Pusat Kota dalam Waktu 20 hingga 35 Menit
Dua proyek infrastruktur besar siap mengubah cara kawasan Can Gio terhubung dengan wilayah Kota Ho Chi Minh lainnya. Jalur kereta cepat Ben Thanh-Can Gio dirancang untuk mencapai pusat bersejarah kota dalam waktu sekitar 20 menit. Selain itu, Jembatan Can Gio-bersama dengan perluasan Jalan Boulevard Rung Sac-diharapkan dapat mempersingkat waktu berkendara dari pusat kota menjadi sekitar 35 menit.
Can Gio, yang merupakan rumah bagi cagar biosfer hutan bakau diakui UNESCO, sejak lama sebagian besar diakses menggunakan kapal feri Binh Khanh. Jalur kereta api yang dikembangkan oleh perusahaan Vingroup, VinSpeed, akan membentang sekitar 54 kilometer dengan kecepatan desain maksimum 350 km/jam. Pembangunannya telah dimulai pada Desember 2025, dan operasi komersial ditargetkan pada kuartal keempat tahun 2028. Jalur ini akan menghubungkan stasiun Ben Thanh di pusat Kota Ho Chi Minh dengan Vinhomes Green Paradise.
Pada jaringan jalan raya, Jembatan Can Gio yang dijadwalkan buka pada tahun 2029 akan menggantikan penyeberangan feri Binh Khanh. Jalan Boulevard Rung Sac, arteri utama menuju kawasan tersebut, sedang diperlebar hingga 10 lajur. Setelah selesai, kedua opsi ini diharapkan memberikan pilihan bagi penghuni: menggunakan kereta api untuk perjalanan langsung ke pusat kota atau menggunakan jalur darat untuk perjalanan dengan banyak titik pemberhentian.
Riset internasional menunjukkan adanya keterkaitan antara akses transportasi umum dan nilai properti. Sebuah studi yang diprakarsai oleh American Public Transportation Association (APTA) dan National Association of Realtors (NAR), yang memantau lima wilayah metropolitan AS dari tahun 2006 hingga 2011, menemukan bahwa rumah yang berjarak kurang dari setengah mil (sekitar 800 meter) dari transportasi berfrekuensi tinggi mencatatkan performa nilai jual 41,6% lebih tinggi dibandingkan kawasan sekitarnya secara umum selama periode tersebut, yang juga mencakup masa Resesi Besar. Studi lanjutan pada tahun 2019 menemukan bahwa rumah di dekat akses transportasi umum dijual dengan harga median 4% hingga 24% lebih tinggi dibandingkan rumah yang lokasinya lebih jauh.
Layanan Mandiri di Dalam Kawasan Dirancang untuk Mengurangi Frekuensi Perjalanan Harian
Selain memangkas waktu perjalanan kerja, Vinhomes Green Paradise dirancang untuk membawa fasilitas pendidikan, kesehatan, pekerjaan, pusat perbelanjaan, dan rekreasi ke dalam lingkungan komunitas. Dengan demikian, kegiatan antar-jemput sekolah, kunjungan medis, berbelanja, dan berolahraga hanya membutuhkan perjalanan singkat atau bahkan tidak perlu keluar kawasan sama sekali. Komponen utamanya mencakup 104 rencana sekolah, Rumah Sakit Umum Internasional Vinmec Can Gio, lebih dari 2 juta meter persegi ruang kantor, serta lebih dari 370 taman dan ruang terbuka hijau.
Pendidikan: Rencana induk menyediakan 104 sekolah, termasuk sistem sekolah K-12 Vinschool dan Brighton College Vietnam, sehingga mengurangi kebutuhan untuk perjalanan jauh mengantar anak sekolah melintasi kota.
Layanan Kesehatan: Rumah Sakit Umum Internasional Vinmec Can Gio sedang dikembangkan bersama Cleveland Clinic sebagai penasihat strategis dan dirancang berdasarkan model perawatan Cleveland Clinic, menawarkan akses perawatan berstandar internasional bagi penghuni dekat dari rumah.
Pekerjaan: Ruang kantor seluas lebih dari 2 juta meter persegi ditujukan agar penghuni dapat bekerja dekat dengan tempat tinggal mereka, seiring dengan mulai masuknya bisnis keuangan dan teknologi ke kawasan tersebut.
Ritel dan Hiburan: Fasilitas yang direncanakan mencakup pusat perbelanjaan Vincom, kawasan outlet premium seluas 20 hektar, kompleks kuliner dan hiburan Cosmo Bay seluas 46 hektar, dua lapangan golf seluas 155 hektar, taman hiburan VinWonders seluas 122 hektar, dan Teater Song Xanh.
Ruang Terbuka Hijau: Lebih dari 370 taman dan area hijau direncanakan untuk menempatkan ruang terbuka dalam jarak 500 meter dari setiap hunian, yang terhubung oleh jalur pejalan kaki dan jalur sepeda. The Trust for Public Land memperkirakan secara konservatif bahwa pembeli rela membayar 5% hingga 15% lebih mahal untuk rumah yang berjarak dalam radius tiga blok dari taman yang terawat baik.
Proyek ini mengadopsi prinsip-prinsip perencanaan kota yang telah diterapkan selama bertahun-tahun oleh kota-kota seperti Kopenhagen dan Singapura: pembangunan yang terorganisir di sekitar transportasi umum, penggunaan lahan campuran (mixed-use), dan lingkungan yang ramah bagi pejalan kaki. Di Vinhomes Green Paradise, jalur kereta cepat, fasilitas pendidikan, kesehatan, perkantoran, dan rekreasi direncanakan secara terpadu sejak awal-bukan ditambahkan secara bertahap-dengan tujuan mengukur kualitas lokasi sebuah hunian dari seberapa banyak waktu yang dapat dikembalikan kepada para penghuninya.
Tentang Vinhomes
Vinhomes adalah pengembang kawasan hunian terpadu dan real estat perumahan terbesar di Vietnam. Perusahaan ini memelopori pengembangan kawasan hunian berskala besar yang modern dan terintegrasi, menghadirkan standar hunian berkualitas tinggi serta membuka peluang investasi yang berkelanjutan bagi klien domestik maupun internasional.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.