- Pertumbuhan biaya medis diproyeksikan melambat untuk tahun kedua berturut-turut, tetapi tetap jauh melampaui tingkat inflasi umum.
- Penyakit kardiovaskular, gangguan THT (telinga, hidung, dan tenggorokan) serta paru-paru, dan kanker tetap menjadi penyebab utama klaim biaya medis.
- Terdapat peluang signifikan bagi organisasi untuk menekan pertumbuhan biaya medis di bawah tren rata-rata melalui penerapan inovasi dalam desain, operasional, dan teknologi.
SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 12 Oktober 2026 - Aon plc (NYSE: AON), sebuah perusahaan penyedia jasa profesional global terkemuka, hari ini merilis Laporan Tingkat Tren Medis Global 2027 (2027 Global Medical Trend Rates Report), yang memproyeksikan bahwa biaya medis di Asia Pasifik akan meningkat sebesar 9,7% pada tahun 2027, dibandingkan dengan 11,3% pada tahun 2026.
Tingkat tren medis yang diproyeksikan tersebut tetap secara signifikan berada di atas perkiraan tingkat inflasi umum kawasan Asia Pasifik yang sebesar 2,5%. Setelah memperhitungkan inflasi, tingkat tren medis bersih (net medical trend rate) diperkirakan turun dari 8,9% pada tahun 2026 menjadi 7,2% pada tahun 2027. Secara global, tingkat tren medis untuk tahun 2027 diproyeksikan menurun dari 9,8% pada tahun 2026 menjadi 9,0% pada tahun 2027.
"Meskipun pertumbuhan tren medis mengalami perlambatan, angkanya tetap lebih dari tiga kali lipat dari tingkat inflasi," ujar Tim Dwyer, Head of Human Capital Asia Pacific di Aon. "Para pemberi kerja perlu mengelola kenaikan biaya sembari tetap melindungi nilai dari manfaat kesehatan karyawan. Untuk dapat mengungguli rata-rata tingkat tren medis, organisasi harus memanfaatkan data tenaga kerja dan data klaim untuk mengevaluasi rancangan program, jaringan penyedia layanan, serta strategi pembiayaan yang dapat membantu meningkatkan hasil jangka panjang."
Tren Biaya Medis Bervariasi di Pasar-Pasar Asia Pasifik
Prospek tren ini sangat bervariasi di berbagai pasar. Penurunan tingkat tren regional sebagian besar didorong oleh Tiongkok dan India, yang masing-masing diproyeksikan mengalami penurunan tingkat tren medis sebesar 1,8 dan 1,4 poin persentase. Tingkat tren medis juga diperkirakan membaik di Australia, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam, meskipun lima dari pasar tersebut masih diproyeksikan mencatatkan tingkat tren dua digit pada tahun 2027.
Penurunan ini sebagian terimbangi oleh proyeksi tingkat tren yang lebih tinggi di Singapura dan Taiwan, sementara Hong Kong diperkirakan tetap stabil di angka 9%. Di seluruh kawasan, populasi yang menua dan meningkatnya prevalensi kondisi kronis terus memengaruhi pemanfaatan serta biaya layanan kesehatan.
"Meredanya biaya medis di kawasan ini tidak boleh diartikan sebagai keringanan yang merata bagi para pemberi kerja," kata Alan Oates, Head of Global Benefits Asia Pacific di Aon. "Tren medis bervariasi secara signifikan di berbagai pasar, mencerminkan perbedaan sistem pelayanan kesehatan, faktor penawaran dan permintaan, serta pola demografi dan penyakit. Pemberi kerja harus menganalisis wawasan tenaga kerja mereka sendiri bersama dengan data relevan lokal dan tolok ukur pasar untuk membuat keputusan yang tepat mengenai manfaat, rancangan program, dan area investasi. Perusahaan asuransi berinvestasi pada tingkat yang berbeda dalam teknologi baru untuk memahami serta mengelola pemanfaatan, dan pemberi kerja harus memastikan mereka membandingkan kemampuan yang berkembang pesat ini untuk memberikan nilai tambah."
| Negara / Kawasan | Inflasi Umum 2026 (%) | Tren Medis Kotor 2026 (%) | Tren Medis Bersih 2026 (%) | Inflasi Umum 2027 (%) | Tren Medis Kotor 2027 (%) | Tren Medis Bersih 2027 (%) |
| Asia Pasifik | 2,4 | 11,3 | 8,9 | 2,5 | 9,7 | 7,2 |
| Australia | 3,5 | 5,2 | 1,7 | 3,2 | 4,9 | 1,7 |
| Bangladesh | 5,2 | 10,0 | 4,8 | 6,0 | 10,0 | 4,0 |
| Tiongkok | 0,6 | 7,8 | 7,2 | 1,5 | 6,0 | 4,5 |
| Hong Kong | 2,2 | 9,0 | 6,8 | 1,8 | 9,0 | 7,2 |
| India | 4,1 | 11,5 | 7,4 | 4,0 | 10,1 | 6,1 |
| Indonesia | 2,5 | 16,9 | 14,4 | 2,6 | 17,3 | 14,7 |
| Jepang | 1,7 | 2,7 | 1,0 | 2,3 | 3,1 | 0,8 |
| Kazakhstan | 9,4 | 29,0 | 19,6 | 10,1 | 32,0 | 21,9 |
| Malaysia | 2,2 | 16,0 | 13,8 | 2,0 | 14,7 | 12,7 |
| Mongolia | 9,1 | T/A | T/A | 7,2 | 10,0 | 2,8 |
| Selandia Baru | 2,0 | 18,0 | 16,0 | 2,3 | 14,0 | 11,7 |
| Pakistan | 7,7 | 23,5 | 15,8 | 8,4 | 24,4 | 16,0 |
| Papua Nugini | 4,6 | 15,0 | 10,4 | 4,4 | 5,0 | 0,6 |
| Filipina | 2,9 | 14,0 | 11,1 | 3,2 | 11,0 | 7,8 |
| Singapura | 1,5 | 13,0 | 11,5 | 1,9 | 14,7 | 12,8 |
| Korea Selatan | 1,8 | 11,5 | 9,7 | 1,9 | 10,5 | 8,6 |
| Sri Lanka | T/A | 6,5 | T/A | T/A | 14,3 | T/A |
| Taiwan | 1,6 | 8,0 | 6,4 | 1,6 | 10,0 | 8,4 |
| Thailand | 0,9 | 14,8 | 13,9 | 1,0 | 11,7 | 10,7 |
| Vietnam | 2,5 | 12,2 | 9,7 | 4,6 | 9,9 | 5,3 |
- Proyeksi per 12 Oktober 2026
Kondisi Kronis Terus Mendorong Klaim
Penyakit kardiovaskular tetap menjadi kondisi utama yang mendorong klaim medis di kawasan ini, diikuti oleh penyakit THT/paru-paru dan pernapasan, serta kanker atau pertumbuhan tumor. Rawat inap, klinik, dan laboratorium tetap menjadi komponen biaya paling mahal dalam program medis, sementara obat resep naik ke peringkat ketiga dibandingkan tahun lalu. Kondisi pencernaan, otot dan tulang (musculoskeletal), serta gangguan punggung juga semakin umum terjadi di kawasan ini.
Di Asia Pasifik, faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap klaim di masa mendatang adalah tekanan darah tinggi, kurangnya aktivitas fisik, dan nutrisi yang buruk, sementara kolesterol tinggi dan kadar gula darah tinggi juga mengalami peningkatan prevalensi.
Inisiatif kesejahteraan (wellness initiatives) tetap menjadi pendekatan yang paling banyak diharapkan untuk mengelola kenaikan biaya program medis di kawasan ini, mempertahankan posisi teratas selama tiga tahun berturut-turut dengan 95% pemberi kerja diperkirakan akan menerapkan pendekatan ini. Perubahan rancangan program berada di peringkat kedua sebesar 70%, diikuti oleh strategi pengendalian biaya dan pembiayaan sebesar 65%. Sebanyak 55% pemberi kerja diperkirakan akan menerapkan pembatasan akses dan penyediaan serta program manfaat fleksibel (flexible benefit plans) untuk menekan lonjakan biaya medis dan mendorong tenaga kerja yang sehat. Meskipun keduanya sedikit meningkat selama setahun terakhir, prevalensi program manfaat fleksibel telah melonjak 10 poin persentase dalam dua tahun terakhir, menunjukkan penekanan yang diberikan pemberi kerja pada manfaat fleksibel dalam mengelola biaya secara keseluruhan.
Tentang Laporan Tingkat Tren Medis Global 2027
Laporan Tingkat Tren Medis Global 2027 didasarkan pada wawasan dari lebih dari 100 kantor Aon yang menengahi, mengelola, atau memberikan saran mengenai program medis yang disponsori pemberi kerja. Temuan ini mencerminkan ekspektasi para profesional Aon berdasarkan interaksi mereka dengan klien dan perusahaan asuransi di seluruh kawasan. Tren medis mewakili perkiraan persentase kenaikan tahunan dalam biaya perawatan pasien dan penyediaan layanan kesehatan. Tingkat tren yang lebih rendah berarti biaya pelayanan kesehatan meningkat lebih lambat, bukan berarti total biaya mengalami penurunan.
https://www.aon.com/
https://www.linkedin.com/company/aon
https://twitter.com/Aon_plc
https://www.facebook.com/Aonplc
https://www.instagram.com/aonplc/
Tentang Aon
Aon plc (NYSE: AON) hadir untuk membantu menghasilkan keputusan yang lebih baik demi melindungi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh dunia.
Melalui wawasan analitis yang dapat ditindaklanjuti, keahlian global yang terintegrasi dalam bidang Risk Capital (modal risiko) dan Human Capital (modal manusia), serta solusi yang relevan dengan kebutuhan lokal, para karyawan Aon melayani klien di lebih dari 120 negara. Mereka membantu memberikan kejelasan dan keyakinan kepada klien dalam mengambil keputusan yang lebih baik terkait risiko dan sumber daya manusia, sehingga dapat melindungi serta mengembangkan bisnis mereka.
Ikuti Aon melalui media sosial: LinkedIn, X, Facebook, dan Instagram.
Untuk memperoleh informasi terbaru, kunjungi ruang berita Aon dan daftarkan diri untuk menerima pemberitahuan berita melalui email.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.