BEIJING, TIONGKOK - Media OutReach Newswire - 2 Oktober 2026 - Serial video Decoding Rural China's Governance dari People's Daily, yang mengulas tata kelola di tingkat akar rumput dan pembangunan pedesaan di berbagai wilayah China, dalam episode terbarunya berjudul One Green Haven, Six Linked Villages mengikuti perkembangan klaster pariwisata yang terdiri dari enam desa ini. Episode tersebut mengeksplorasi bagaimana keenam desa mengubah perhatian yang mereka dapatkan secara daring menjadi peluang bersama untuk mendorong pembangunan pedesaan.
Desa Xixinan pertama kali menjadi viral pada 2023, ketika foto-foto hijaunya yang bak negeri dongeng tersebar di berbagai platform digital di China. Namun, lonjakan pariwisata juga memunculkan pertanyaan baru: Bagaimana desa tersebut dapat menghasilkan pendapatan tanpa mengenakan biaya masuk? Dan bagaimana manfaatnya dapat dibagikan kepada desa-desa di sekitarnya, alih-alih bersaing dengan mereka?
Video tersebut melihat lebih jauh dari Xixinan ke lima desa di sekitarnya yang, bersama Xixinan, membentuk jaringan pariwisata enam desa. Desa-desa tersebut mengembangkan beragam pengalaman wisata, termasuk wisata rakit bambu, kereta wisata, penginapan homestay, serta tur malam menggunakan lentera berbentuk ikan. Dengan menghubungkan berbagai atraksi tersebut menjadi satu rute perjalanan yang lengkap, jaringan ini mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan menghabiskan lebih banyak waktu di kawasan tersebut, sehingga semakin banyak pelaku usaha lokal dapat memperoleh manfaat dari meningkatnya arus wisatawan.
Alih-alih bersaing untuk menarik wisatawan, keenam desa tersebut menerapkan pendekatan pengembangan klaster dengan mengembangkan usaha yang saling melengkapi, menghubungkan sumber daya pariwisata, serta berbagi peluang.
Inti dari kerja sama tersebut adalah model pembagian pendapatan antardesa. Sebanyak 70 persen pendapatan diberikan kepada desa tempat suatu usaha beroperasi, 20 persen dibagikan berdasarkan rasio kepemilikan awal, dengan Desa Xixinan memperoleh 5 persen dan lima desa lainnya masing-masing memperoleh 3 persen, sementara 10 persen dipertahankan oleh perusahaan pengelola di tingkat kota sebagai modal kerja. Mekanisme ini memungkinkan berbagai desa memperoleh manfaat dari sumber daya pariwisata yang digunakan bersama, sekaligus mendorong setiap desa untuk mengembangkan usaha yang memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri.
Lebih dari 70 persen penduduk di kawasan ini bekerja di sektor pariwisata. Pada 2025, masing-masing desa menghasilkan pendapatan lebih dari 1 juta yuan atau sekitar US$140.000, sehingga membantu memastikan manfaat dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh kawasan.
Video ini mengikuti perjalanan dari popularitas Xixinan yang menjadi viral hingga transformasi yang lebih luas di keenam desa tersebut. Tayangan ini menunjukkan bagaimana keindahan alam, rute pariwisata yang saling terhubung, serta mekanisme berbagi manfaat dapat mengubah arus kunjungan wisatawan menjadi pendorong pembangunan pedesaan yang lebih luas.
Dengan menghubungkan enam desa dalam satu klaster pembangunan, model ini memberikan gambaran mengenai bagaimana komunitas pedesaan di China mengeksplorasi berbagai cara baru untuk berbagi peluang dan menciptakan kesejahteraan bersama.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.