HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 9 September 2026 - World Intellectual Property Organization (WIPO) merilis Indeks Inovasi Global (GII) 2026 pada tanggal 8 September, yang mengungkapkan bahwa klaster metropolitan Shenzhen-Hong Kong-Guangzhou, yang terletak di Tiongkok Selatan, kembali meraih posisi teratas di antara 100 klaster inovasi terkemuka di dunia. Ini menandai kemenangan lain bagi Kawasan Teluk Guangdong-Hong Kong-Makau (GBA), yang semakin memperkuat statusnya sebagai pusat kekuatan global bagi kemajuan ilmiah dan kewirausahaan teknologi.
Peringkat GII tahunan mengevaluasi aktivitas inovasi melalui tiga metrik inti: pengajuan paten internasional melalui Perjanjian Kerja Sama Paten (PCT) WIPO, publikasi ilmiah, dan jumlah kesepakatan modal ventura. Untuk peringkat tahun ini, klaster Shenzhen-Hong Kong-Guangzhou mengajukan 2.259 permohonan PCT, menerbitkan 4.060 artikel ilmiah, dan mencatat 138 kesepakatan modal ventura, semuanya per 1 juta penduduk selama lima tahun terakhir.
Menyambut pengumuman tersebut, seorang juru bicara Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) mengatakan bahwa peringkat ini menegaskan kembali kapasitas inovasi yang luar biasa serta ekosistem pendanaan pendukung inovasi dan teknologi (I&T) di GBA.
"Mempercepat pengembangan I&T telah menjadi prioritas kebijakan Pemerintah ini," tambah juru bicara tersebut, menyoroti upaya berkelanjutan Pemerintah HKSAR dalam mengembangkan sistem paten hibah asli dan memperkenalkan rezim patent box, yang menawarkan konsesi pajak atas pendapatan kekayaan intelektual untuk mendorong inovasi.
Investasi strategis Pemerintah HKSAR telah mulai menunjukkan hasil nyata. Jumlah perusahaan rintisan (start-up) di Hong Kong melonjak dari lebih dari 1.500 pada tahun 2015 menjadi lebih dari 5.200 pada tahun 2025. Dua andalan I&T kota tersebut-Hong Kong Science Park dan Cyberport-secara kolektif telah membina sekitar 20 unicorn hingga saat ini.
Sebuah pencapaian penting dalam lintasan ini adalah pembukaan resmi Taman Hong Kong di Zona Kerja Sama Inovasi Sains dan Teknologi Hetao Shenzhen-Hong Kong (Taman Hong Kong Loop) pada bulan Desember 2025. Lebih dari 100 perusahaan teknologi dan institusi telah menandatangani sewa dan mulai pindah. Taman Hong Kong Loop siap menjadi platform penting bagi penelitian ilmiah dasar, komersialisasi, produksi percontohan, dan kolaborasi I&T internasional di dalam GBA.
Selanjutnya, pendirian San Tin Technopole Company Limited pada bulan Juni 2026 direncanakan untuk mengembangkan 210 hektar lahan I&T di San Tin Technopole, yang terletak di pengembangan Northern Metropolis Hong Kong. Hal ini akan menciptakan simpul vital untuk pengembangan industri terintegrasi hulu, tengah, dan hilir, bersama dengan Taman Hong Kong Loop.
Mekanisme keuangan Hong Kong tetap menjadi landasan keberhasilan inovasinya. Kota ini memiliki pasar ekuitas swasta yang dinamis dengan aset kelolaan mendekati US$250 miliar, menempati peringkat kedua di Asia setelah Daratan Tiongkok.
Ke depannya, Hong Kong akan secara proaktif menyelaraskan strateginya dengan Rencana Lima Tahun Ke-15 Nasional untuk memperkuat posisinya sebagai pusat I&T internasional. Kota ini juga akan lebih memperdalam kolaborasi dengan kota-kota saudara di GBA, serta berkontribusi pada upaya negara dalam membangun sistem industri modern dan mencapai kemandirian serta kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi tingkat tinggi.
https://www.brandhk.gov.hk/
https://www.linkedin.com/company/brand-hong-kong/
https://x.com/Brand_HK/
https://www.facebook.com/brandhk.isd
https://www.instagram.com/brandhongkong
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.