BEIJING, TIONGKOK - Media OutReach Newswire - 31 Agustus 2026 - Turnamen Sepak Bola "Baidui Cup" ke-43 baru-baru ini resmi ditutup di Beijing. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1984, turnamen sepak bola usia muda ini memperkenalkan sistem "dua jalur" untuk pertama kalinya pada tahun ini, yang memisahkan antara Kelompok Popularisasi dan Kelompok Kompetitif. Ajang ini menarik total 1.481 tim dan lebih dari 20.000 peserta muda, yang mencatatkan rekor skala keseluruhan baru dalam beberapa tahun terakhir.
"Baidui Cup" adalah salah satu turnamen sepak bola amatir usia muda tertua di Tiongkok, dan merupakan satu-satunya acara sepak bola usia muda tingkat nasional yang berlangsung terus-menerus tanpa terputus sejak pertama kali digelar. Tahun ini, turnamen tersebut membuat terobosan baru dengan keluar dari format terdahulu di mana tim dari berbagai tingkatan bersaing bersama, lalu membentuk dua jalur terpisah: Popularisasi dan Kompetitif.
Kelompok Popularisasi terbuka untuk semua penggemar sepak bola muda, dengan mengusung prinsip "partisipasi penuh kegembiraan dan pembentukan tim secara bebas." Kelompok ini mencakup 14 kategori kelompok umur, mulai dari anak-anak berusia 6 tahun hingga siswa sekolah menengah atas. Pada kategori usia 6 tahun, tidak ada peringkat yang dicatat dan semua peserta menerima penghargaan, dengan tujuan untuk menumbuhkan minat serta memperluas basis sepak bola di tingkat akar rumput. Dirancang khusus untuk tim akademi muda klub profesional, sekolah olahraga, dan tim perwakilan sekolah, Kelompok Kompetitif mencakup 10 kategori usia dari 8 hingga 17 tahun. Melalui kompetisi tingkat tinggi, kelompok ini berfungsi sebagai ajang ujian untuk menyempurnakan mekanisme seleksi bakat cadangan.
Perwakilan dari Biro Olahraga Kotamadya Beijing mencatat bahwa sistem "dua jalur" ini menandai transformasi Baidui Cup dari sebuah acara amatir mandiri menjadi sistem turnamen usia muda komprehensif yang menekankan partisipasi dan keunggulan secara seimbang, sekaligus menawarkan model yang berharga untuk menyempurnakan kerangka kerja kompetisi sepak bola usia muda.
Selama turnamen berlangsung, Fu Ming, seorang wasit internasional yang memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026™, bertugas memimpin pertandingan Kelompok Kompetitif dan memberikan dorongan ini kepada para pemain muda: "Raihlah kemenangan dengan syarat Anda menikmati permainan tersebut." Shao Jiayi, duta citra turnamen sekaligus pelatih kepala tim nasional sepak bola putra Tiongkok, menyerahkan penghargaan kepada tim-tim pemenang dan mendorong anak-anak untuk bertanding dengan penuh keberanian.
"Baidui Cup adalah 'Piala Dunia' milik anak-anak Beijing sendiri," kata seorang penggemar sepak bola generasi 80-an yang pernah berpartisipasi dalam turnamen tersebut saat masih kecil dan kini melatih sebuah tim. Ajang ini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar panggung kompetisi-ini adalah kenangan musim panas bagi generasi warga Beijing dan sebuah tolok ukur budaya dari identitas olahraga kota tersebut.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.