• Home
  • Bisnis
  • Hanya 49% Warga Singapura Merasa Siap Hadapi Dekade Mendatang

Hanya 49% Warga Singapura Merasa Siap Hadapi Dekade Mendatang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:29
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

Tekanan Keuangan dan Burnout Muncul sebagai Tantangan Utama dalam Kesiapan Menghadapi Kehidupan Menurut Etiqa Insurance Singapore Life Preparedness Survey 2026

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 26 Agustus 2026 - Hanya 49% warga Singapura yang merasa siap menghadapi dekade berikutnya, meskipun 76% di antaranya telah mengambil tindakan untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, kesehatan, dan kesiapan masa depan mereka. Temuan yang diungkapkan dalam Etiqa Insurance Singapore's Life Preparedness Survey 2026 ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara rasa percaya diri warga Singapura terhadap masa depan dengan langkah proaktif yang mereka ambil saat ini.

Survei yang dilakukan oleh Kantar pada Mei 2026 ini memantau indikator kesiapan hidup mencakup aspek tubuh, pikiran, keuangan, dan masa depan terhadap 1.017 Warga Negara Singapura dan Penduduk Tetap berusia 18 tahun ke atas.

Temuan ini menyoroti makin lebarnya kesenjangan kesiapan di berbagai dimensi tersebut, yang mengindikasikan bahwa menjadi siap saat ini membutuhkan lebih dari sekadar disiplin finansial. Hal ini menuntut ketahanan serta kemampuan untuk mengarungi ketidakpastian dan perubahan tuntutan hidup.

Temuan kunci dari survei ini meliputi:

  • - Keamanan finansial muncul sebagai definisi kesiapan yang paling utama, dengan 68% warga Singapura mengidentifikasinya sebagai faktor terpenting untuk siap menghadapi masa depan. Hampir separuh warga Singapura (47%) menyebut kurangnya uang sebagai hambatan terbesar dalam kesiapan hidup, jauh melampaui kurangnya pengetahuan (20%), kurangnya waktu (16%), dan kurangnya motivasi (15%).
  • - Sebanyak 68% warga Singapura menyatakan kesiapan untuk mengambil tindakan demi meningkatkan kesiapan hidup mereka. Langkah yang paling mungkin mereka mulai atau tingkatkan adalah menabung (55%), berolahraga secara teratur (49%), menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama orang tercinta (38%), memperbaiki kebiasaan tidur (37%), dan mempelajari keterampilan baru atau mengikuti kursus (33%).
  • - Sebanyak 76% warga Singapura telah mengambil langkah nyata untuk mengatasi kekhawatiran mereka pada tahun 2026. Beberapa kekhawatiran utama meliputi masalah keuangan (49%), isu konflik (32%), kurang berolahraga (30%), dan keterbatasan waktu untuk meningkatkan keterampilan (28%).

Kesiapan Hidup Terabaikan bagi Warga Usia Paruh Baya

Satu dari tiga (39%) warga Singapura berusia 45 hingga 54 tahun belum siap mengambil tindakan untuk meningkatkan kesiapan hidup mereka. Di antara kelompok ini, 24% memprioritaskan pengelolaan keuangan rumah tangga, sementara 21% paling khawatir tentang perencanaan kebutuhan perawatan masa depan mereka.

Temuan ini menunjukkan besarnya tekanan yang dihadapi oleh populasi paruh baya di Singapura, di mana tanggung jawab finansial dan kekhawatiran akan perawatan masa depan bersaing dengan perencanaan jangka panjang. Seiring meningkatnya berbagai tuntutan hidup, tujuan kesiapan hidup yang lebih luas-seperti meningkatkan kesehatan, membangun ketahanan, dan bersiap menghadapi masa depan-menjadi terabaikan.

Kelelahan Mental (Burnout) Menjadi Tantangan Utama Kesiapan Masa Depan

Lebih dari separuh (56%) warga Singapura melaporkan mengalami burnout dalam setahun terakhir, dengan satu dari lima orang merasa sangat sering mengalami burnout.

Burnout dimulai pada usia muda, memengaruhi 44% warga Singapura berusia 18 hingga 24 tahun. Bagi kelompok usia 18 hingga 24 tahun ini, burnout terutama dipicu oleh ketidakpastian masa depan (49%), kekhawatiran finansial (43%), serta beban kerja atau tuntutan pekerjaan (43%).

Terlepas dari tekanan tersebut, 42% warga Singapura berusia 18 hingga 24 tahun mengidentifikasi akumulasi kekayaan sebagai fokus utama mereka untuk tahun 2026. Ini menyoroti generasi yang berjuang membangun stabilitas jangka panjang di tengah tingginya tingkat tekanan mental dan emosional.

Tindakan Menghindari Percakapan Perencanaan Masa Depan Terus Menghambat Kesiapan Hidup

Banyak warga Singapura merasa tidak nyaman mendiskusikan kebutuhan perawatan masa depan, keuangan, dan perencanaan warisan dengan keluarga mereka. Hanya 21% warga Singapura yang pernah melakukan diskusi terbuka dan mendalam dengan keluarga mengenai topik-topik ini. Di antara warga Singapura berusia 55 tahun ke atas, 13% lebih memilih untuk menangani masalah ini secara mandiri, mencerminkan keinginan akan kemandirian saat membuat perencanaan.

Temuan ini menunjukkan adanya kesempatan untuk mendorong percakapan yang lebih awal dan terbuka mengenai perawatan masa depan, keuangan, serta perencanaan warisan guna mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan kesiapan jangka panjang.

Kesiapan Hidup untuk Navigasi Ketidakpastian

"Kesiapan finansial tetap menjadi fondasi yang penting, tetapi ketahanan saat ini juga membutuhkan sistem pendukung yang lebih kuat dan percakapan yang lebih terbuka mengenai perencanaan jangka panjang. Orang cenderung mengambil tindakan nyata ketika mereka merasa didukung, mendapatkan informasi, dan diberdayakan," kata Ibu Claudia Soh, CEO Etiqa Insurance Singapore.

"Temuan kami menunjukkan bahwa warga Singapura mengambil langkah positif untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, kesehatan, dan kesiapan masa depan mereka, namun masih banyak yang kurang percaya diri terhadap masa depan," tambah Ibu Soh.

"Kesiapan hidup saat ini bukan hanya tentang disiplin finansial. Ini adalah tentang memiliki ketahanan, dukungan, dan fleksibilitas untuk mengarungi ketidakpastian hidup, mulai dari kenaikan biaya hidup dan tanggung jawab pengasuhan hingga tantangan kesehatan dan transisi karir. Oleh karena itu, memperkuat kesiapan membutuhkan pembangunan kebiasaan harian yang positif serta jangkauan perencanaan jangka panjang yang membantu masyarakat merasa lebih percaya diri menghadapi masa depan."

Program Kesiapan Hidup Etiqa Insurance Singapore

Etiqa Insurance Singapore mendukung masyarakat melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan, kesejahteraan emosional, dan perencanaan masa depan. Melalui program jangkauan masyarakat, lokakarya edukasi, dan solusi asuransi yang terjangkau, Etiqa Insurance Singapore bertujuan untuk membantu warga Singapura membangun kepercayaan diri yang lebih besar dalam menghadapi tantangan finansial, emosional, dan gaya hidup sambil bersiap menghadapi masa depan.

Survei Kesiapan Hidup Etiqa Insurance Singapore 2026 secara lengkap dapat diakses di sini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan kami, silakan kunjungi www.etiqa.com.sg.

Tentang Etiqa Insurance Pte. Ltd. (Etiqa Insurance Singapore)

Melindungi nasabah sejak 1961, Etiqa Insurance Pte. Ltd. (EIPL) adalah perusahaan asuransi jiwa dan umum yang memperoleh izin serta diawasi oleh Monetary Authority of Singapore (MAS) dan tunduk pada Insurance Act 1966. Setelah melindungi nasabah di Singapura sejak 1961 dengan nama United General Insurance Co. Sdn. Bhd., perusahaan ini bertransformasi menjadi cabang Singapura dari Etiqa Insurance Berhad pada 2009. Saat ini, EIPL di Singapura merupakan entitas operasional utama dari Etiqa Insurance Group, salah satu penyedia layanan asuransi dan takaful terkemuka di kawasan ASEAN.

EIPL menawarkan berbagai produk asuransi jiwa dan umum yang komprehensif melalui beragam saluran distribusi, termasuk bancassurance, agen, broker, penasihat keuangan, kemitraan, serta penjualan langsung dan daring melalui Tiq by Etiqa. Etiqa memperoleh peringkat "A" dari lembaga pemeringkat kredit Fitch berdasarkan profil bisnis grup yang dinilai "Favorable" (menguntungkan). Perusahaan ini merupakan bagian dari Maybank Group.


Etiqa Insurance Singapore Life Preparedness Survey 2026

Etiqa Insurance Singapore Life Preparedness Survey dilakukan bekerja sama dengan Kantar pada Mei 2026 dengan melibatkan survei terhadap 1.017 warga negara Singapura dan penduduk tetap Singapura berusia 18 tahun ke atas. Studi ini mengkaji sikap, persepsi, dan perilaku masyarakat Singapura, dengan fokus pada kesiapan menghadapi kehidupan dalam aspek fisik, mental, keuangan, dan masa depan.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top