• Home
  • Bisnis
  • StudySmart Pastikan Persiapan PSLE Selaras dengan Standar MOE melalui Platform Pembelajaran Berbasis AI

StudySmart Pastikan Persiapan PSLE Selaras dengan Standar MOE melalui Platform Pembelajaran Berbasis AI

Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:58
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

Dibangun berdasarkan silabus MOE terbaru dan ditinjau oleh mantan pendidik MOE serta penguji PSLE, platform pembelajaran berbasis AI milik StudySmart memberikan pengalaman belajar yang dipersonalisasi melalui AI, dengan tetap berpedoman pada standar yang ditetapkan MOE.

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 21 Agustus 2026 - Penggunaan AI terasa sangat alami bagi anak-anak Singapura. Sebuah studi menemukan bahwa lebih dari separuh anak berusia delapan tahun di Singapura telah menggunakan alat AI, dengan 17 persen dari mereka yang disurvei menggunakan AI sekitar satu kali hingga beberapa kali seminggu baik untuk tugas sekolah maupun bermain gim. Dalam ruang belajar, ChatGPT, Student Learning Space (SLS) milik MOE (Kementerian Pendidikan Singapura), Google NotebookLM, dan sejumlah alat belajar lainnya semuanya menyediakan bantuan belajar berbasis AI.

Seiring berjalannya AI menjadi makin mahadir, pertanyaannya kini bukan lagi mengenai efektivitas, melainkan tatakelola (governance). Hal ini sangat krusial dalam dunia pendidikan, di mana penggunaan AI harus dipandu oleh perlindungan yang tepat, konten yang tepercaya, dan kepatuhan penuh terhadap standar MOE. Tanpa batasan pelindung ini, siswa mungkin menerima penjelasan yang tidak akurat, tidak sesuai, atau diambil dari kurikulum lain. Hanya dengan tatakelola yang tepat, AI dapat memperkuat pemahaman siswa secara bertanggung jawab dan akurat, mendukung pembelajaran mereka, serta memastikan bahwa mereka diajarkan konsep yang benar dengan cara yang benar.

StudySmart, sebuah platform pembelajaran berbasis AI untuk persiapan PSLE (Ujian Akhir Sekolah Dasar di Singapura), dibangun dengan mempertimbangkan persyaratan-persyaratan tersebut. Kontennya didasarkan pada silabus MOE terbaru di ketiga mata pelajaran (Bahasa Inggris, Matematika, IPA) dan direvisi setiap tahun, serta soal-soal, catatan, dan materi pembelajarannya dibuat dan ditinjau oleh mantan pendidik bersertifikat MOE dan mantan penguji PSLE. Siswa juga menerima umpan balik dari mentor mengenai di mana letak kelemahan pemahaman mereka, bukan hanya jawaban mana yang salah. Hasilnya adalah yang terbaik dari kedua dunia: dukungan yang terpersonalisasi dan selalu tersedia yang membuat AI berguna, yang bekerja sesuai dengan silabus yang benar-benar akan diujikan kepada anak.

"Di StudySmart, soal-soal, catatan, dan materi pembelajaran kami dibuat dan ditinjau oleh mantan pendidik MOE yang berpengalaman dan mantan penguji PSLE. AI membantu kami mempersonalisasi pembelajaran, tetapi keahlian pendidikanlah yang memastikan konten tersebut relevan, tepercaya, dan selaras dengan silabus Singapura." - Muthu Chockalingam, CEO Imperial EduTech/StudySmart

Pendekatan tersebut sejalan dengan arah dari Transforming Education through Technology (EdTech) Masterplan 2030, di mana siswa sekolah dasar tingkat atas diharuskan hanya bekerja dengan alat yang dirancang khusus untuk pendidikan. StudySmart mendukung siswa dengan revisi terarah yang terdiri dari soal-soal yang dibuat dengan cermat, catatan yang selaras dengan silabus MOE, analisis kesalahan, dan dukungan pembelajaran terpersonalisasi. Ini adalah alat pembelajaran yang kredibel, tidak hanya selaras penuh dengan silabus MOE tetapi juga dengan arah pendidikan anak secara keseluruhan.

Para orang tua dapat mengetahui lebih lanjut atau mendaftar StudySmart di www.studysmart.sg.

Tentang StudySmart

StudySmart adalah platform pembelajaran berbasis AI yang berlokasi di Singapura untuk siswa sekolah dasar yang sedang mempersiapkan diri menghadapi PSLE (Primary School Leaving Examination). Platform ini dikembangkan oleh Imperial EduTech dan menggunakan kerangka kerja empat langkah SPAR, yang terdiri atas: Studying (mempelajari konsep-konsep utama melalui catatan dan penjelasan terstruktur), Practising (berlatih menggunakan soal dan lembar kerja yang sesuai dengan silabus), Analysing (menganalisis hasil pekerjaan untuk mengidentifikasi kesalahan dan bidang yang masih lemah), serta Revising (mengulang kembali topik-topik tersebut dengan materi yang disesuaikan secara khusus).

Siswa memperoleh metode belajar yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan mereka, dengan belajar dari kesalahan yang dibuat, bukan sekadar mengerjakan lembar kerja yang sama berulang kali tanpa mempertimbangkan materi yang sudah mereka kuasai. Orang tua juga mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan belajar anak, termasuk mengetahui bidang yang sudah dikuasai, bagian yang masih membutuhkan latihan, serta apakah terjadi peningkatan dari waktu ke waktu. Secara keseluruhan, pendekatan ini memberikan keluarga paket pembelajaran lengkap yang selaras dengan MOE (Ministry of Education/Kementerian Pendidikan Singapura): pembelajaran yang dipersonalisasi dan didukung AI, menggunakan konten yang tepercaya, serta dilengkapi tata kelola dan pengawasan yang diperlukan untuk memastikan penerapan AI yang bertanggung jawab dalam pendidikan.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top