HONG KONG SAR - Media OutReach Newswire - 19 Agustus 2026 - Babak Final dan Upacara Penganugerahan Orbis Future Vision Leaders 2025/26 telah sukses diselenggarakan di LKS Faculty of Medicine, Universitas Hong Kong. Dikelola oleh Orbis, program ini membina inovasi sosial dan empati kemanusiaan di kalangan pemuda dengan memfasilitasi mahasiswa perguruan tinggi untuk meretas pengetahuan akademis menjadi proyek komunitas praktis demi mencegah kecacatan netra yang dapat dihindari.
Kampanye ini mencakup tiga jalur utama:
Mobilisasi Lintas Disiplin di 10 Universitas Hong Kong
Mary Lau, Direktur Eksekutif Orbis Hong Kong, mengapresiasi kelompok mahasiswa yang secara mandiri telah terhubung dengan lebih dari 25 mitra komunitas. Melalui kolaborasi akar rumput ini, tim mahasiswa merancang dan mengeksekusi berbagai inisiatif advokasi mata interaktif-termasuk pemeriksaan penglihatan, clinical escape room, simulasi penyakit mata berbasis AR, serta lokakarya penyandian huruf Braille-yang secara langsung melayani lebih dari 2.200 warga.
Inisiatif ini berhasil menggalang partisipasi mahasiswa dari 10 perguruan tinggi terkemuka di seluruh Hong Kong (terdaftar tanpa urutan tertentu):
Mentorship CEO & Panel Juri Terkemuka
Guna memperkuat kelayakan komersial dan dampak sosial dari jalur Visionary Start-up, Orbis menggandeng para mentor korporasi terkemuka untuk membimbing tim pemuda dalam perumusan strategi pasar dan perencanaan operasional.
Perusahaan Mentor yang Berpartisipasi (tanpa urutan tertentu): Climate Incubator, Education for Good, HK Decoman Technology, Pet Space Group Limited, SOFE COFFEE, dan V Cycle.
Panel Juri Babak Final:
Peluncuran Resmi Siklus Kampanye 2026/27
Acara diakhiri dengan upacara penyalaan lampu formal yang dipimpin oleh para juara umum setiap jalur, Direktur Eksekutif Orbis Mary Lau, serta perwakilan akademis dari universitas peserta. Penyalaan lampu simbolis pada instalasi utama panggung menandai berakhirnya siklus ini sekaligus menjadi sinyal peluncuran resmi Kampanye Future Vision Leaders 2026/27.
Sekolah, fakultas akademis, dan lembaga komunitas yang tertarik menjalin kemitraan ko-kurikuler untuk siklus mendatang dapat mengirimkan pertanyaan ke student.hk@orbis.org.
Daftar Lengkap Pemenang Penghargaan: Orbis Future Vision Leaders 2025/26
Juara Umum Jalur (Overall Track Champions)
Pemenang Kategori
1. Jalur Heal the Future
Penghargaan Vision for the Community: Hong Kong Metropolitan University (Ng Tim Tim, Wu Nai Wan Rebecca, Keith Yeung, Kung Huen Nok) - Meluncurkan lokakarya Braille, simulasi lansia berbasis AR, dan nursing escape room untuk meningkatkan kesadaran terhadap komunitat tunanetra.
Penghargaan Medical In Sight: The Hong Kong Polytechnic University (Wong Pak Hei, Choy Yan Lam, Wong Mei Sze, Chiu Sze Ching, Wong Hiu Lam) - Menyediakan lokakarya dwibahasa dan pemeriksaan mata terkonsep yang mengevaluasi lebih dari 110 lansia dari kelompok etnis minoritas serta memberdayakan pengasuh mereka.
Penghargaan Innovative Perspectives in Technology: The University of Hong Kong (Chan Tsz Ching, Angelina Cheng, Lee Po Wa, Ng Man Lok, Ho Chak Fung) - Mengembangkan alat web AEyeChatbot dan AEyeScreen Helper berbasis AI/AR yang terhubung dengan 1.000+ pengguna serta meningkatkan literasi kesehatan.
Penghargaan Inclusivity for the Visually Impaired Community: The University of Hong Kong (Ng Tsun Hin, Chan Chun Yin, Cherry Lam, Winston Lam, Lam Cheung Yeung) - Mengadakan lokakarya lari dengan mata tertutup bersama atlet tunanetra untuk membangun empati krusial di kalangan mahasiswa kedokteran.
Jalur Educator 2.0
Penghargaan Color Adventures: The Hong Kong Polytechnic University (Tsang Pok Hei, Wu Hoi Shan, Tong Chi Kit, Ng Yu Hei) - Menggelar lokakarya interaktif bertema Inside Out yang menampilkan uji Stroop, seni lipat kertas, dan sesi menggambar untuk mengedukasi siswa SD mengenai struktur mata, buta warna, serta hubungan antara emosi dan warna.
Penghargaan Eye Health Mission: Lingnan University / The Education University of Hong Kong (Cheung Ka Wun, Chan Yat Yi, Chan Wing Sze, Gu Shu Ya) - Menyelenggarakan karnaval 'Sight-athlon' tanpa anggaran untuk siswa SD menggunakan simulasi mata AR dan penyandian Braille.
Penghargaan The Unseen World: Lingnan University / The Hang Seng University of Hong Kong / Hong Kong Baptist University (Pang Yu Fei, Lo Hoi Chiu, Fan Man Kit) - Menerapkan lokakarya simulasi berbiaya rendah menggunakan kacamata kreasi mandiri (DIY) agar anak-anak sekolah dapat merasakan pengalaman penderita glaukoma dan buta warna.
Penghargaan Defeating Vision Monsters: The Chinese University of Hong Kong (Siu Yan Tung Valerie, Wu Pui Yi, Cheung Hei Long Chloe, Chui Wui) - Mengelola lokakarya melukis dengan kacamata simulasi buta warna untuk membina literasi STEAM pemuda serta kesadaran pencegahan aktif.
3. Jalur Visionary Start-up
Penghargaan Joyful Journeys to Wellness: The Chinese University of Hong Kong (Chan Ching Tung, Chan Hau Ying, Deng Yu Hing, Au Wing Sze) - Mengembangkan ZIP, aplikasi jalan kaki berbasis gim (gamified) yang memanfaatkan model berbasis komisi untuk mempromosikan kebugaran perkotaan rendah karbon.
Penghargaan Tech Solutions for Challenges: The University of Hong Kong (Sirot Inthasorn, Napat Arjananont, Virakarn Boonfahpratan, Nutnornont Chamadol, Apiwit Triwatana) - Mengembangkan GUIDO, perangkat navigasi 3D SLAM berbasis AI yang meminimalkan hambatan transit perkotaan melalui kerangka kerja Device-as-a-Service.
Penghargaan Co-Creating Community: The Hong Kong Polytechnic University / The Hong Kong University of Science and Technology (Yue Yee Ting, Ng Chiu Yee, Chan Chin Yik, Ho Lok Hin) - Membentuk program penghubung ekosistem yang menjembatani sekolah dan LSM, sekaligus memberdayakan individu tunanetra sebagai instruktur.
Penghargaan Visual Arts Unleashed: Hong Kong Metropolitan University (Fung Ying Ching, Chan Yui Man, Wong Tsz Yi, Li Tsam Yu) - Mendirikan ekosistem seni 3D taktil yang memungkinkan individu tunanetra untuk secara mandiri menciptakan dan menikmati pameran galeri seni.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.