• Home
  • RAPP
  • Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Program KAPASITAS Tunjukkan Hasil Positif di Siak

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Program KAPASITAS Tunjukkan Hasil Positif di Siak

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:42
Closing Ceremony Program KAPASITAS kolaborasi antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Pemerintah Kabupaten Siak.

SIAK, RIAUGREEN.COM - Kolaborasi dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak terus menunjukkan hasil positif di Kabupaten Siak. Setelah satu tahun berjalan, Program KAPASITAS berhasil meningkatkan kualitas layanan di lima puskesmas melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan, sistem pelayanan, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting.

Program ini mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penguatan sistem pelayanan dan rujukan, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Berbagai capaian tersebut menjadi fondasi dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Program KAPASITAS merupakan kolaborasi antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group, Pemerintah Kabupaten Siak, dan DokterSHARE. Hasil pelaksanaan program selama satu tahun dipaparkan dalam kegiatan Diseminasi Hasil dan Closing Ceremony Program KAPASITAS yang digelar di Siak, Kamis (30/7).

Turut hadir Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fakhrurrozi, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Siak dr. Handry, Strategic Planning Manager Community Development Department RAPP Amal Fatullah Randy, Stakeholder Relations Manager Regional Siak Tengku Kespandiar, serta para kepala puskesmas, tenaga kesehatan, kader Posyandu, camat, dan penghulu dari wilayah dampingan.

Sejak dimulai pada Juni 2025, Program KAPASITAS memberikan pendampingan kepada Puskesmas Dayun, Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Koto Gasib, dan Sungai Mandau, serta melibatkan 13 puskesmas pembantu (Pustu). Pendampingan dilakukan melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, supervisi pelayanan kesehatan ibu dan anak, penguatan sistem rujukan, serta pemberdayaan kader Posyandu hingga tingkat kampung.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, program ini juga mendorong penguatan sistem rujukan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta memperkuat keterlibatan pemerintah kampung dalam pendataan stunting dan penyusunan regulasi kesehatan. Hasil evaluasi program turut menjadi masukan untuk terus memperkuat aspek pelayanan, termasuk penyediaan fasilitas ruang persalinan, ketersediaan obat-obatan, dan kelengkapan alat kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Siak, dr. Handry, mengatakan kolaborasi lintas sektor memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Menurutnya, persoalan kesehatan, termasuk pencegahan stunting, membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.

"Program ini membantu memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak di puskesmas. Kami juga mengapresiasi dukungan RAPP melalui bantuan alat kesehatan berupa USG kepada lima puskesmas, yang sangat membantu pemantauan kesehatan ibu hamil dan meningkatkan kualitas pelayanan KIA," ujarnya.

Senada dengan itu, Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fakhrurrozi, mengapresiasi konsistensi RAPP dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga manfaat program dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

"Program ini baru menjangkau lima puskesmas. Ke depan kami berharap cakupannya dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan," katanya.

Strategic Planning Manager Community Development Department RAPP, Amal Fatullah Randy, mengatakan Program KAPASITAS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan dasar. Program ini sejalan dengan filosofi 5C, yaitu Community, Country, Climate, Customer, dan Company.

Menurut Amal, melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Siak dan DokterSHARE, perusahaan ingin mendorong lahirnya sistem pelayanan kesehatan primer yang semakin kuat dan berkelanjutan. Program KAPASITAS juga merupakan bagian dari Program Puskesmas Prima yang menargetkan pendampingan terhadap 43 puskesmas di Kabupaten Siak, Pelalawan, Kampar, dan Kuantan Singingi.

"Bidang kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga menjadi salah satu prioritas program tanggung jawab sosial perusahaan. Kami percaya pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi. Karena itu, kami hadir untuk memperkuat peran pemerintah dan tenaga kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin baik dan berkelanjutan," ujarnya.

Selama pelaksanaan program, sebanyak 15 tenaga kesehatan memperoleh penguatan kapasitas. Selain itu, RAPP juga memberikan dukungan berupa alat ultrasonografi (USG) kepada lima puskesmas binaan untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak.

"Meskipun Program KAPASITAS telah memasuki tahap akhir, kami berharap manfaatnya dapat terus berlanjut. Fondasi yang telah dibangun bersama diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan primer sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting hingga ke tingkat kampung," tutup Amal.

Berdasarkan supervisi fasilitatif, seluruh puskesmas mencapai tingkat kepatuhan pelayanan di atas 90 persen, dengan Puskesmas Dayun dan Lubuk Dalam masing-masing mencapai 98,90 persen, Koto Gasib 97,06 persen, Kerinci Kanan 97,05 persen, serta Sungai Mandau 95,96 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan dunia usaha mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

BERITA LAINNYA
Ikhtiar Panjang PT RAPP Menjaga Riau dari Api
Minggu, 08 Maret 2026 | 21:23
BERIKAN KOMENTAR
Top