• Home
  • Pendidikan
  • Memupuk Tanpa Membungkuk: Kenalkan Inovasi Alat Penabur Pupuk Paralon Praktis di Desa Sukamaju

Memupuk Tanpa Membungkuk: Kenalkan Inovasi Alat Penabur Pupuk Paralon Praktis di Desa Sukamaju

Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30
PEKANBARU,RIAUGREEN.COM — Dalam upaya mendorong kemandirian pertanian desa dan memajukan potensi lokal, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau; Kelompok Arunika meluncurkan program pemberdayaan petani di Desa Sukamaju Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Program kerja yang berlangsung pada Jumat (10/07) pukul 14.00 WIB di Balai Desa Sukamaju. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan dan perancangan alat penabur pupuk paralon sederhana bersistem tekan otomatis. Jumat (10/07/26).

Masyarakat Desa Suka Maju yang mayoritas bermata pencaharian sebagai dan pekebun menjadi sasaran peserta pada kegiatan workshop ini. Mereka berkumpul untuk mengikuti workshop yang terdiri dari kegiatan sosialisasi atau pengenalan alat, demonstrasi pembuatan alat serta demonstrasi penggunaan alat penabur pupuk.Ketua Pelaksana KUKERTA UNRI; Panangian Batu Bara, menjelaskan bahwa inovasi alat penabur dari pipa PVC ini dirancang untuk mempermudah kerja petani. "Cukup ditekan sekali, pupuk langsung keluar pas di titik yang diinginkan. Selain hemat tenaga karena petani tidak perlu membungkuk lagi, alat ini juga sangat murah karena memanfaatkan bahan sekitar seperti sisa paralon, karet ban dan kayu," ujarnya.

Pada sesi akhir kegiatan, seluruh panitia dan perwakilan petani bersama-sama beranjak menuju lahan pertanian BUMDes untuk mendemonstrasikan langsung performa alat penabur pupuk paralon tersebut di atas tanah. Kegiatan diakhiri dengan melakukan panen bersama ubi kayu yang ada di lahan pertanian BUMDes. Melalui sinergi teknologi sederhana ini, masyarakat berharap efisiensi bertani di Desa Suka Maju dapat meningkat secara mandiri.

Pj. Kepala Desa Suka Maju, Bapak Sunarto, M.Pd., menyambut hangat kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia berharap keterampilan baru ini bisa konsisten diterapkan demi kemajuan produktivitas dan mempermudah masyarakat Desa Suka Maju. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KUKERTA dapat berdampak langsung bagi masyarakat Desa Sukamaju. Acara yang berlangsung semiformal ini ditutup dengan aksi turun ke lapangan.
(Tim KKN Desa Suka Maju)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top