• Home
  • Bisnis
  • Vingroup dan Alstom Tandatangani Perjanjian Lisensi Teknologi untuk Kembangkan Jaringan Kereta Api Perkotaan Generasi Terbaru di Hanoi

Vingroup dan Alstom Tandatangani Perjanjian Lisensi Teknologi untuk Kembangkan Jaringan Kereta Api Perkotaan Generasi Terbaru di Hanoi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:03
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link
Keterangan Foto: Ms. Nguyen Thu Hang, CEO Vinhomes (kiri), dan Mr. Yann Maixandeau, Managing Director Alstom untuk Asia Timur, menandatangani kontrak antara kedua belah pihak.

HANOI, VIETNAM - Media OutReach Newswire - 6 Oktober 2026 -  Vingroup dan Alstom, pemimpin global dalam teknologi perkeretaapian, telah menandatangani kontrak pengadaan sarana perkeretaapian (rolling stock) dan Perjanjian Lisensi Teknologi (Technology License Agreement/TLA). Berdasarkan perjanjian tersebut, Alstom akan mentransfer teknologi untuk manufaktur dan perakitan kereta di Vietnam serta memasok total 200 rangkaian kereta Metropolis untuk mempercepat operasional proyek kereta urban Hanoi.

Berdasarkan kontrak tersebut, semua kereta yang dirancang dan diproduksi oleh Alstom untuk jalur kereta urban Hanoi akan berupa kereta generasi baru dengan lima gerbong, yang menawarkan fitur-fitur canggih dalam hal desain, efisiensi operasional, dan keselamatan. Badan kereta berbahan aluminium mengurangi beban gandar, menghemat energi, dan mengurangi keausan rel. Desain badan lebar memaksimalkan ruang interior dan meningkatkan kapasitas penumpang. Kereta ini beroperasi sepenuhnya otomatis tanpa masinis, pada tingkat GoA4, yakni tingkat otomatisasi tertinggi. Sistem pengereman modern menggabungkan rem regeneratif dan rem cakram, memastikan keselamatan sekaligus memulihkan energi saat pengereman.

Sebanyak 83 rangkaian kereta pertama akan dirancang dan diproduksi di lokasi Valenciennes Petite-Forêt milik Alstom di Prancis, salah satu pusat keahlian Alstom untuk metro. Selain memasok 83 rangkaian kereta lengkap, Alstom akan menyediakan teknologi, keahlian rekayasa, dukungan peralatan (tooling), dan komponen utama, yang memungkinkan Vingroup mengembangkan kemampuan lokal untuk memanufaktur dan merakit 117 rangkaian kereta berikutnya di Vietnam.

Kontrak antara Vingroup dan Alstom meletakkan fondasi penting untuk memperkuat kemandirian Vietnam dan memodernisasi ekosistem industri perkeretaapiannya. Kemitraan ini juga membuka peluang untuk membangun kemitraan industri jangka panjang dan secara bertahap memperluas partisipasi Vietnam dalam rantai nilai global.

Mr. Martin Sion, CEO Alstom, mengatakan: "Perjanjian ini merupakan tonggak penting bagi Alstom di salah satu pasar mobilitas dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Dengan menggabungkan keahlian global Alstom dengan kekuatan industri dan visi jangka panjang VINGROUP, kami menciptakan kemitraan unik yang mendukung perluasan jaringan metro Hanoi sekaligus pengembangan kemampuan perkeretaapian lokal. Perjanjian ini juga menunjukkan kekuatan teknologi perkeretaapian Prancis dan memperkuat posisi Alstom sebagai mitra tepercaya untuk proyek-proyek mobilitas besar di seluruh kawasan."

Mr. Nguyen Viet Quang, Wakil Ketua dan CEO Vingroup, mengatakan: "Kereta berkecepatan tinggi, kereta urban, jembatan, pelabuhan, logistik, dan infrastruktur transportasi generasi berikutnya lainnya termasuk dalam area utama di bawah pilar Infrastruktur Vingroup. Strategi kami adalah menghubungkan sumber daya, teknologi, dan keahlian internasional kelas dunia dengan kemampuan eksekusi yang kuat dari ekosistem Vingroup, sehingga memungkinkan kami berkontribusi pada pengembangan platform infrastruktur yang memiliki makna jangka panjang bagi Hanoi dan Vietnam."

Vingroup adalah kontraktor umum untuk proyek-proyek metro Hanoi melalui anak perusahaannya, Vinhomes. Kemitraan dengan Alstom bertujuan menyediakan sarana perkeretaapian untuk proyek kereta urban Hanoi sekaligus secara bertahap mengembangkan kemampuan lokal, yang memungkinkan Vingroup berkontribusi dalam jangka panjang terhadap pengembangan jaringan kereta urban kota tersebut.

Berdasarkan Rencana Induk Ibu Kota Hanoi dengan visi 2045, jaringan kereta urban kota tersebut direncanakan mencapai 979 kilometer, terdiri dari 18 jalur, dan berfungsi sebagai tulang punggung sistem transportasi publik kota.

Dengan total panjang yang direncanakan hampir 1.000 kilometer, jaringan ini juga akan menjadi salah satu program pengembangan kereta urban terbesar di Asia Tenggara, membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi polusi lingkungan, dan meningkatkan kualitas hidup warga Hanoi.


Tentang Vingroup

Didirikan pada tahun 1993, VINGROUP adalah salah satu kelompok ekonomi swasta terdiversifikasi terkemuka di kawasan ini, yang beroperasi di enam sektor inti: Industri & Teknologi, Properti & Layanan, Infrastruktur, Energi Hijau, Budaya, dan Usaha Sosial.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: www.vingroup.net/en.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top