SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 16 September 2026 - LHN Energy, perusahaan energi surya di Singapura, akan meluncurkan solusi baru yang mengintegrasikan Solar Power Purchase Agreement (PPA) dan pengisian cepat Direct Current (DC) pada awal September 2026. Solusi ini memberikan kesempatan bagi bisnis yang memenuhi syarat untuk mengembangkan infrastruktur pengisian daya dan energi terbarukan secara bersamaan dengan proses transisi mereka menuju penggunaan kendaraan berat listrik (electric Heavy Vehicles/eHVs).
Menjawab Biaya Infrastruktur di Balik Adopsi Kendaraan Listrik Berat
Layanan baru LHN Energy menggabungkan pembangkitan energi surya, pengisian cepat DC, serta pelaksanaan proyek dalam satu rencana infrastruktur energi. Solusi ini dirancang untuk bisnis yang mengoperasikan kendaraan berat dari depo, gudang, fasilitas manufaktur, kawasan industri, dan lokasi lainnya yang memungkinkan kendaraan kembali ke lokasi tersebut untuk melakukan pengisian daya secara terjadwal.
Calon pengguna layanan ini mencakup perusahaan logistik dan transportasi, operator armada, pusat distribusi, perusahaan manufaktur, bisnis konstruksi dan teknik, serta operator lain yang berencana menggunakan kendaraan berat listrik (eHVs).
Dalam skema Solar PPA, LHN Energy membiayai, memasang, dan memelihara sistem tenaga surya, sementara perusahaan membeli listrik yang dihasilkan berdasarkan perjanjian yang telah disepakati.
Sebelum menyusun proyek, LHN Energy melakukan penilaian terhadap rencana penggunaan eHVs, kebutuhan pengisian daya, konsumsi listrik, potensi pemasangan panel surya di atap, serta kapasitas kelistrikan yang tersedia. Hasil penilaian tersebut digunakan untuk menentukan konfigurasi sistem tenaga surya dan pengisian cepat DC yang sesuai dengan kebutuhan lokasi.
"Fokus kami adalah mengurangi jumlah investasi awal yang harus disiapkan perusahaan ketika memulai transisi armada mereka. Dengan menggabungkan Solar PPA, pengisian cepat DC, pelaksanaan proyek secara terintegrasi, serta dukungan EHVCG yang telah disetujui dalam satu struktur komersial, proyek yang memenuhi syarat dapat disusun tanpa biaya infrastruktur di muka. Hal ini bergantung pada kelayakan proyek, hasil penilaian lokasi, persetujuan hibah, struktur pembiayaan, dan ketentuan komersial final," ungkap Jeremy Ong, Senior Manager LHN Energy.
Dukungan EHVCG Menjadi Bagian dari Struktur Proyek Terintegrasi
Peluncuran ini dilakukan ketika Electric Heavy Vehicle Charger Grant (EHVCG) Singapura memberikan dukungan tambahan bagi infrastruktur pengisian daya yang memenuhi syarat. Program yang berlangsung dari 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2028 ini menanggung bersama hingga 50% biaya pemasangan pengisi daya yang memenuhi syarat, dengan batas maksimum S$30.000 per pengisi daya, untuk 500 pengisi daya pertama yang disetujui.
Pengeluaran yang memenuhi syarat dapat mencakup sistem pengisi daya, biaya Licensed Electrical Worker (LEW), pemasangan kabel, serta instalasi. Karena EHVCG menggunakan mekanisme penggantian biaya (reimbursement), perusahaan harus menyelesaikan proses persetujuan dan pengajuan klaim yang diwajibkan sebelum menerima dana hibah tersebut.
LHN Energy memasukkan dukungan EHVCG yang tersedia ke dalam proyek, bersama dengan pembiayaan Solar PPA, penyediaan dan pemasangan pengisi daya, pekerjaan kelistrikan, serta proses commissioning. Dengan demikian, perusahaan memiliki satu titik koordinasi untuk kebutuhan utama infrastrukturnya, sehingga mengurangi kebutuhan untuk mengelola vendor yang berbeda, skema pendanaan terpisah, dan jadwal instalasi yang terpisah.
LHN Energy Sasar Kebutuhan Infrastruktur Energi Singapura yang Terus Berkembang
Seiring semakin banyak perusahaan memasukkan eHVs ke dalam armada mereka, infrastruktur pengisian daya menjadi bagian yang semakin penting dalam perencanaan lokasi dan operasional. Perusahaan tidak hanya perlu mempertimbangkan lokasi pengisian kendaraan, tetapi juga apakah kapasitas kelistrikan dan pasokan energi yang tersedia saat ini mampu memenuhi peningkatan kebutuhan di masa mendatang.
"Bagi perusahaan yang beralih menuju kendaraan berat listrik, investasi tidak berhenti pada kendaraan. Kapasitas pengisian daya, kebutuhan listrik di lokasi, dan kebutuhan energi jangka panjang juga perlu direncanakan secara bersamaan. Tujuan kami adalah menyediakan model infrastruktur energi yang memungkinkan perusahaan memenuhi berbagai kebutuhan tersebut sebagai bagian dari satu proyek yang terkoordinasi," kata Jeremy Ong, Senior Manager LHN Energy.
Ke depan, LHN Energy memperkirakan elektrifikasi armada akan semakin menekankan pentingnya kapasitas pengisian daya yang dapat ditingkatkan secara bertahap serta kesiapan lokasi. Peluncuran pada September ini ditujukan untuk mendukung perusahaan yang tidak hanya merencanakan penggunaan eHVs pertama mereka, tetapi juga mempersiapkan ekspansi armada di masa mendatang.
https://lhnenergy.com/
https://sg.linkedin.com/company/lhn-energy-resources-pte-ltd
https://www.facebook.com/LHNEnergyResources/
Tentang LHN Energy
LHN Energy menyediakan layanan energi surya secara komprehensif di Singapura, termasuk pemasangan panel surya, Solar Power Purchase Agreement, serta solusi engineering, procurement and construction (EPC). Perusahaan bekerja sama dengan berbagai bisnis yang ingin mengurangi ketergantungan terhadap listrik dari jaringan, mengelola pengeluaran energi, dan menurunkan jejak karbon yang dihasilkan dari kegiatan operasional mereka.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.