• Home
  • Bisnis
  • E-Book Warisan Peradaban ANN Mendekatkan Asia Lewat Perayaan Digital atas Warisan Leluhur, Inovasi Modern, dan Identitas Bersama

E-Book Warisan Peradaban ANN Mendekatkan Asia Lewat Perayaan Digital atas Warisan Leluhur, Inovasi Modern, dan Identitas Bersama

Kamis, 17 September 2026 | 11:41
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 16 September 2026 - Asia News Network (ANN), sebuah aliansi terkemuka yang terdiri atas 20 media berita utama dari berbagai negara di seluruh benua Asia, dengan bangga mengumumkan peluncuran publikasi digital terbarunya, yaitu sebuah e-book komprehensif yang didedikasikan untuk warisan budaya dan semangat Asia yang terus lestari.01 Foto sampul

E-book yang berjudul Inside Asia's Hidden Heritage Treasures ini menyajikan gambaran mendalam tentang jiwa Asia, melampaui pemberitaan utama mengenai geopolitik untuk mengeksplorasi benang-benang spiritual, budaya, dan sejarah yang menyatukan benua terbesar di dunia ini.

E-book tersebut dapat diunduh di sini.

Apa yang Akan Ditemukan Pembaca

E-book ini menjadi pengantar penting bagi pembaca Asia maupun pembaca global, dengan menghadirkan:

  • - Mozaik Tradisi: Menelusuri berbagai situs warisan budaya di seluruh kawasan, mulai dari hutan hujan tropis hingga bangunan megah, baik yang berasal dari masa lampau maupun era modern.
  • - "Abad Asia": Mengeksplorasi bagaimana pilar-pilar kebudayaan dan beragam pengaruh agama telah membentuk Asia menjadi pusat inovasi modern.
  • - Rahasia Asia yang Paling Terjaga: Mengingatkan kembali pada berbagai keajaiban dan sejarah Asia, serta nilai-nilai utama berupa kebersamaan, moralitas, dan keharmonisan dengan alam.

Visi tentang Ketangguhan dan Modernitas

Ketua ANN saat ini sekaligus Chief Content Officer Star Media Group (Malaysia), Esther Ng, menekankan bahwa publikasi ini merupakan perayaan atas kemampuan unik Asia untuk terus berkembang sembari tetap menghormati akar budayanya.

"Asia adalah bukti nyata bahwa warisan dan peninggalan masa lalu dapat terus hidup dan berkembang," ujar Ng. "Di sinilah warisan kuno dan berbagai aspek yang sangat modern dapat hadir secara berdampingan. Memahami Asia berarti mengenal Asia-sebuah kawasan yang kaya akan keberagaman budaya, memiliki vitalitas ekonomi, serta menjadi wilayah dengan adopsi teknologi tercepat di dunia."

Tentu saja, pencapaian Asia tidak hanya tercermin dari berbagai kemajuan materialnya. "Sebagian besar rasa takjub terhadap Asia berakar pada filosofi yang dianutnya, yang turut membentuk pemahaman masyarakatnya mengenai komunitas, moralitas, dan perilaku-seperti menghormati orang yang lebih tua, hidup selaras dengan alam, serta menyadari keterhubungan dengan keseluruhan yang lebih besar."

Secara keseluruhan, e-book ini menyoroti "faktor-faktor keunggulan" Asia yang turut memperkuat kebersamaan global. "Kita mewarisi bentuk warisan yang tak ternilai, yang berbicara tentang ketahanan dan keberlangsungan hidup-dua gambaran yang paling tepat untuk menggambarkan segala sesuatu yang berkaitan dengan Asia," tambah Ng.

Mengangkat Kembali Kisah Asia dari Perspektif Asia

Proyek ini juga menyoroti tantangan yang telah lama dihadapi media regional, yaitu ketergantungan pada perspektif Barat. Mantan Ketua ANN sekaligus Editor-in-Chief dan Publisher The Daily Star (Bangladesh), Mahfuz Anam, mengatakan bahwa ANN didirikan 27 tahun lalu secara khusus untuk mengatasi ketimpangan tersebut.

"Pemahaman bersama kita sebagian besar bergantung pada bagaimana kantor-kantor berita asing dan surat kabar yang memiliki reputasi global memberitakan tentang kita," jelas Mahfuz. Menurutnya, pemberitaan tersebut memberikan sebuah perspektif yang dalam banyak hal dapat menimbulkan persoalan.

"Kesadaran ini mendorong 20 surat kabar harian berbahasa Inggris terkemuka dan sejumlah kantor berita nasional pilihan di Asia, mulai dari Jepang hingga Pakistan, yang mencakup sebagian besar negara di Asia, untuk membentuk sebuah jaringan guna bertukar berita, pandangan, dan tulisan tentang diri kita sendiri, agar dapat dibaca dan disaksikan oleh masyarakat umum di negara masing-masing."

"E-book ini merupakan bagian integral dari 'perjalanan penemuan kembali' kami. Semakin kita mengenal diri kita sendiri, semakin mudah bagi kita untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal ini membantu kita menghargai perbedaan yang ada dan, pada akhirnya, menghormatinya," tambah Mahfuz.

Kebutuhan di Tengah Dunia yang Semakin Terhubung

Seiring dengan munculnya "Abad Asia", kedua pemimpin tersebut sepakat bahwa kerja sama regional bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan. "Langkah-langkah selanjutnya harus diambil bukan secara terpisah, melainkan dengan membangun jembatan dan ikatan di antara masyarakat Asia," tegas Ng.

E-book ini merupakan volume pertama dari seri yang telah direncanakan. Volume kedua saat ini sudah dalam proses pengerjaan untuk terus mendokumentasikan keragaman dan kekayaan budaya Asia yang begitu luas.

E-book ANN diproduksi melalui kerja sama dengan Lion Rock Group, pemimpin global dalam percetakan buku dan manajemen percetakan, yang dipercaya oleh penerbit buku terkemuka dunia, inovator di bidang pendidikan, serta para kreator di Asia, Australia, Eropa, dan Amerika Utara. Kunjungi: https://www.lionrock.hk/.
https://asianews.network/


Tentang Asia News Network (ANN)

Didirikan pada 1999, Asia News Network merupakan aliansi yang terdiri atas 20 media berita terkemuka dari 20 negara Asia. Misinya adalah menyediakan wadah bagi berita dan pandangan dari kawasan Asia, mendorong saling pengertian dan "Mendekatkan Asia" (Bringing Asia Closer) melalui pertukaran aktif konten editorial dan kolaborasi profesional.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top