BEIJING, TIONGKOK - Media OutReach Newswire - 24 Agustus 2026 - World Humanoid Robot Games ke-2 resmi dibuka kemarin di National Speed Skating Oval Beijing, yang juga dikenal sebagai "Ice Ribbon". Sebagai bentuk validasi dunia nyata lainnya dari inisiatif 5G Capital dalam bidang robotika dan embodied AI, China Unicom Beijing dan Huawei telah membangun fondasi digital terintegrasi berbasis jaringan 5G-A GigaUplink. Jaringan ini mendukung operasional acara cerdas, kompetisi robot, hingga pengalaman para penonton. Penyesuaian ini juga menjadi fondasi konektivitas bagi robot humanoid untuk melangkah keluar dari arena pertandingan menuju kehidupan sehari-hari. Di seluruh Beijing, jaringan GigaUplink skala regional milik 5G Capital menyediakan konektivitas yang aman, andal, dan dapat diakses di mana saja untuk berbagai aplikasi serta acara pariwisata budaya, embodied AI, dan Mobile AI yang terus berkembang.
Kompetisi tahun ini menampilkan peningkatan besar, baik dari segi skala maupun desain pertandingan. Sebanyak 1.301 kompetisi di 51 cabang akan diikuti oleh 2.056 robot humanoid dari 666 tim di seluruh dunia. Jumlah cabang pertandingan melonjak hampir dua kali lipat dari 26 pada edisi perdana menjadi 51 tahun ini, mencakup kategori adu tanding intensitas tinggi baru seperti tenis meja dan kikboksing. Kompetisi berbasis skenario juga telah diperluas ke dalam lingkungan dunia nyata, termasuk produksi industri, hotel, rumah, dan logistik, sementara kategori tari lebih menekankan pada gerakan tersinkronisasi antar-banyak robot. Format kompetisi yang lebih otonom dan tingkat kerumitan tugas yang jauh lebih tinggi menuntut jaringan yang sangat tangguh untuk uplink berkapasitas tinggi, responsivitas tingkat milidetik, serta keandalan tinggi guna mendukung telemetri robot secara real-time, sinyal kontrol yang presisi, dan koordinasi antar-robot.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, China Unicom Beijing dan Huawei mengoperasikan jaringan khusus 100 MHz yang dilengkapi dengan jaringan dalam ruangan ultra-wideband LampSite 300 MHz guna mendukung telemetri robot secara real-time dan pertukaran sinyal yang akurat. Fitur slice 5QI 7 khusus yang dikombinasikan dengan isolasi carrier mampu menjaga latensi end-to-end untuk robot humanoid tetap di bawah 30 milidetik. Hal ini mendukung pengambilan keputusan dan respons cepat dalam skala milidetik, sekaligus memastikan presisi koordinasi antar-robot, pemindaian rintangan, dan kontrol gerakan halus.
Dengan mengintegrasikan jaringan khusus tersebut bersama sistem pemosisian BeiDou RTK (Real-Time Kinematic), solusi ini memberikan akurasi pemosisian tingkat desimeter hingga sub-desimeter. Teknologi ini mendukung navigasi otonom, penghindaran rintangan yang lincah, dan balapan presisi di lingkungan yang kompleks. Pengujian di lokasi mencatat kecepatan puncak uplink mencapai 1 Gbps dengan latensi rata-rata di bawah 30 milidetik.
Selain mengamankan konektivitas krusial bagi para robot, China Unicom juga menjadikan pengalaman jaringan penonton di lokasi sebagai prioritas utama. Untuk mengatasi lonjakan trafik berdensitas tinggi dari kerumunan besar, sumber daya jaringan dan kebijakan jaminan layanan disesuaikan secara dinamis berdasarkan fase dan area acara yang berbeda, mulai dari alur masuk, ruang tunggu, area kompetisi, hingga alur keluar. Layanan inti seperti pesan instan, pemeriksaan tiket, akses kode QR, dan pembayaran seluler diprioritaskan agar tetap stabil, sementara jaringan juga tetap mampu menampung layanan padat data seperti unggahan foto, berbagi video pendek, dan live streaming. Ini memungkinkan penonton untuk tetap terhubung, berinteraksi tanpa kendala, dan membagikan momen-momen seru secara real-time bahkan selama periode puncak trafik.
Dari sisi operasional, China Unicom juga mengembangkan platform manajemen robot embodied AI pertama di Tiongkok yang dirancang khusus untuk skenario acara. Melalui ID jaringan unik yang diberikan kepada setiap robot, staf acara dapat memantau lokasi robot di dalam arena, status kompetisi, dan metrik operasional secara real-time, sehingga menciptakan sistem operasional dan manajemen yang terpadu.

Yang Lifan, Deputy General Manager China Unicom Beijing, menyampaikan: "Penerapan jaringan ini tidak hanya menjadi ujian dunia nyata bagi kapabilitas jaringan China Unicom, tetapi juga membantu kami mengumpulkan pengalaman jaminan jaringan yang berharga untuk penerapan skala besar embodied AI. China Unicom akan terus mengembangkan pengalaman yang didapat melalui inisiatif 5G Capital dan mengubah inovasi teknologi menjadi kemampuan jaringan yang nyata dan dapat direplikasi untuk era Mobile AI. Dengan demikian, kami bertujuan untuk mendukung inovasi industri dan membantu menghadirkan solusi Tiongkok ke tingkat global melalui keahlian China Unicom."
David Li, President Huawei Wireless TDD Product Line, mengungkapkan: "World Humanoid Robot Games ke-2 telah memberikan validasi dunia nyata yang sangat kuat untuk jaringan 5G-A 100 MHz GigaUplink berbasis 3.5 GHz 2CC + 2.1 GHz SUL pada skenario embodied AI. Ke depannya, Huawei akan terus bekerja sama dengan China Unicom Beijing untuk memperkuat kemampuan uplink dan memajukan koordinasi spektrum, membangun kapabilitas jaringan multidimensi dengan jaminan layanan berjenjang yang terdiferensiasi untuk transmisi multimodal dari perangkat ke cloud. Ini akan memungkinkan interaksi real-time dan kontrol presisi di berbagai skenario embodied AI."
"Jaringan bukan hanya soal kecepatan. Latensi rendah, keandalan tinggi, dan cakupan luas sama pentingnya. Berlandaskan pada kemampuan ini, kami akan terus mendorong inisiatif 5G Capital, melampaui batasan performa jaringan, dan membangun fondasi yang kokoh untuk era Mobile AI, bekerja sama dengan mitra industri untuk mewujudkan masa depan yang cerdas."
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.