• Home
  • Bisnis
  • MORROW Targetkan Pendapatan Tahunan US$230 Juta Seiring Peresmian Flagship di Singapura

MORROW Targetkan Pendapatan Tahunan US$230 Juta Seiring Peresmian Flagship di Singapura

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:33

Flagship MORROW seluas 45.000 kaki persegi di Singapura menjadi bukti awal dari model layanan kesehatan preventif yang dirancang agar dapat diterapkan secara global, dengan tujuan menjadikan layanan kesehatan preventif dapat diakses oleh masyarakat luas, bukan hanya menjadi kemewahan bagi segelintir orang.

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 4 Agustus 2026 - MORROW hari ini resmi membuka flagship seluas 45.000 kaki persegi di Singapura, memperkenalkan model layanan kesehatan preventif yang dirancang untuk menyambut Longevity Century (Era Umur Panjang), sebuah era ketika masyarakat hidup lebih lama dengan kualitas kesehatan yang lebih baik.

Berlokasi di Longevity World, salah satu pusat perbelanjaan pertama di dunia yang secara khusus didedikasikan bagi kesehatan holistik dan umur panjang, MORROW menjadi pusat utama dari sebuah ekosistem yang dirancang untuk menjadikan layanan kesehatan preventif lebih mudah diakses dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggabungkan layanan diagnostik klinis, panduan medis yang dipimpin oleh dokter, serta perencanaan kesehatan yang dipersonalisasi melalui MORROW Medical, bersama layanan kebugaran, nutrisi, pemulihan, dan pendampingan kesehatan dari MORROW, flagship ini dibangun untuk menunjukkan bagaimana layanan kesehatan preventif dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

Didukung komitmen investasi sebesar US$156 juta, MORROW berencana memperluas jaringannya ke lebih dari 10 lokasi di Asia, Australasia, dan Timur Tengah dalam lima tahun ke depan, dengan target pendapatan tahunan lebih dari US$230 juta. Flagship di Singapura ini diproyeksikan menjadi cetak biru bagi model layanan kesehatan preventif yang dapat diterapkan secara internasional dan membantu memperluas akses terhadap layanan tersebut di berbagai negara.

Peluncuran ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan terhadap sistem layanan kesehatan, keuangan publik, dan produktivitas tenaga kerja akibat bertambahnya populasi lanjut usia. Menurut McKinsey Health Institute, penerapan intervensi preventif yang telah terbukti efektif berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga US$12,5 triliun per tahun pada 2050, dengan hampir dua pertiga dari dampak tersebut berasal dari upaya pencegahan.

"Pencegahan tidak lagi dapat dipandang semata-mata sebagai prioritas di bidang kesehatan. Kini, pencegahan telah menjadi sebuah kebutuhan ekonomi. Negara-negara yang gagal beralih dari sistem layanan kesehatan yang bersifat reaktif menuju pendekatan preventif berisiko menghadapi lonjakan biaya kesehatan, penurunan produktivitas, serta meningkatnya tekanan terhadap keuangan publik," ujar Allen Law, Pendiri dan CEO MORROW.

Saat ini, masyarakat memiliki akses yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap layanan diagnostik, perangkat wearable, teknologi kecerdasan buatan (AI), serta berbagai informasi kesehatan. Namun, di tengah melimpahnya data kesehatan tersebut, panduan medis yang terpercaya masih sebagian besar dirancang untuk mengobati penyakit, bukan membantu masyarakat tetap sehat.

"MORROW bukanlah klinik dalam pengertian tradisional. Pada dasarnya, MORROW merupakan infrastruktur bagi layanan kesehatan preventif. Selama beberapa generasi, dunia membangun sistem layanan kesehatan yang berfokus pada pengobatan penyakit. Namun, kota-kota generasi berikutnya perlu membangun sistem baru yang membantu masyarakat tetap sehat," kata Law.

Sebagai salah satu destinasi layanan kesehatan preventif terbesar di Asia dari sisi luas fisik, flagship seluas 45.000 kaki persegi ini mengintegrasikan layanan diagnostik canggih dan perencanaan kesehatan yang dipersonalisasi dari MORROW Medical dengan layanan kebugaran, nutrisi, pemulihan, dan pendampingan kesehatan dari MORROW dalam sebuah model layanan preventif yang berkesinambungan. Dirancang untuk membangun hubungan jangka panjang dengan para anggotanya, model ini membantu mengubah wawasan kesehatan menjadi tindakan nyata yang berkelanjutan.

Singapura dipilih sebagai pasar peluncuran MORROW karena memiliki sistem layanan kesehatan berkelas dunia, lingkungan regulasi yang ketat, serta komitmen nasional terhadap pencegahan penyakit melalui berbagai inisiatif seperti Healthier SG. Diakui secara global atas kepemimpinannya dalam mendukung penuaan sehat dan pencapaian harapan hidup yang tinggi, Singapura dinilai sebagai lokasi ideal untuk mengembangkan, menyempurnakan, dan membuktikan efektivitas model layanan kesehatan preventif sebelum diperluas ke tingkat internasional.

MORROW dirancang sebagai model layanan kesehatan preventif yang berkelanjutan dan mudah diakses, dengan fondasi berupa pengawasan medis, intervensi berbasis bukti ilmiah, serta hasil kesehatan yang dapat diukur, seluruhnya dikembangkan dalam lingkungan layanan kesehatan Singapura yang memiliki regulasi ketat.

Layanan pemeriksaan kesehatan dasar dari MORROW Medical dirancang agar terjangkau bagi rumah tangga berpenghasilan menengah di Singapura. Hal ini mencerminkan keyakinan perusahaan bahwa layanan kesehatan preventif tidak akan mampu membawa perubahan bagi masyarakat apabila hanya menjadi kemewahan yang dinikmati segelintir orang, bukan layanan yang dapat diakses oleh banyak orang.

"Masa hidup yang sehat (healthspan) seharusnya tidak hanya menjadi hak mereka yang memiliki waktu tanpa batas atau sumber daya finansial yang melimpah. Peluang terbesar justru terletak pada bagaimana menjadikan layanan kesehatan preventif cukup mudah diakses sehingga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," ujar Law.

Flagship di Singapura ini menjadi langkah awal ekspansi internasional MORROW. Perusahaan berencana membangun lebih dari 10 lokasi di Asia, Australasia, dan Timur Tengah dalam lima tahun mendatang, dengan Hong Kong diperkirakan menjadi lokasi berikutnya.

Flagship MORROW yang berlokasi di Longevity World, 10 Coleman Street, Singapura, terdiri atas dua entitas operasional yang berbeda. MORROW (lantai #02-01) menyediakan layanan kebugaran, pemulihan, nutrisi, pendampingan kesehatan, dan pengalaman gaya hidup, sementara MORROW Medical (lantai #03-01) memberikan layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan preventif dan konsultasi medis.

Tentang MORROW

MORROW merupakan platform layanan umur panjang (longevity platform) yang didirikan di Singapura oleh pengusaha sekaligus investor Allen Law. Berangkat dari keyakinan bahwa kesehatan harus dikelola secara berkelanjutan, bukan hanya direspons ketika penyakit muncul, MORROW mengintegrasikan layanan diagnostik, pengawasan medis, pendampingan kesehatan, kebugaran, pemulihan, nutrisi, dan dukungan gaya hidup dalam satu ekosistem terpadu.

Flagship MORROW di Singapura yang memiliki luas 45.000 kaki persegi dan didukung investasi sebesar US$156 juta dirancang sebagai bukti awal konsep model layanan kesehatan preventif yang dapat diperluas ke berbagai kota besar di dunia.

Tentang Allen Law

Allen Law adalah seorang pengusaha dan investor yang berfokus membangun sistem yang membantu masyarakat hidup lebih lama dan lebih sehat. Misinya adalah memperluas akses terhadap konsep umur panjang (longevity) melalui percepatan transisi global dari layanan kesehatan yang bersifat reaktif menuju layanan kesehatan preventif.

Ia merupakan Pendiri dan CEO MORROW serta Principal di Seveno Capital, sebuah platform investasi ventura yang mendukung perusahaan-perusahaan di bidang kesehatan, kebugaran, wellness, diagnostik, dan peningkatan performa manusia. Ia juga mendirikan MOVE [REPEAT] dan REVL Training, dua merek kebugaran dan wellness yang diakui secara internasional. Sebelumnya, Law berhasil mengembangkan Park Hotel Group dari satu hotel menjadi perusahaan perhotelan berskala internasional.

Berbekal rekam jejak dalam membangun dan mengembangkan bisnis di sektor perhotelan, wellness, dan kebugaran, Law kini menerapkan pendekatan berpikir berbasis sistem (systems thinking) pada bidang umur panjang (longevity). Melalui MORROW, ia membangun infrastruktur fisik dan operasional yang memungkinkan pengelolaan kesehatan berkelanjutan, intervensi dini, serta layanan umur panjang berbasis sains menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Melalui Mission Statement dan Manifesto yang disusunnya, Allen Law memaparkan visinya mengenai masa depan layanan kesehatan preventif serta infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung hadirnya Longevity Century atau Era Umur Panjang.



BERITA LAINNYA
Direct Travel Perkenalkan Evolusi Terbaru Avenir
Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30
BERIKAN KOMENTAR
Top