Dengan total luas kawasan lebih dari 9.000 hektare, dua proyek unggulan Vinhomes Green Paradise di Vietnam selatan dan Vinhomes Global Gate Ha Long di Vietnam utara menempatkan sektor properti Vietnam di garis depan pengembangan kota generasi baru berbasis ESG++, di mana pemulihan alam, tata kelola cerdas, dan desain yang berpusat pada manusia berpadu dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya.
HO CHI MINH CITY / QUANG NINH, VIETNAM ' Media OutReach Newswire ' 24 Juli 2026 ' Vinhomes, pengembang hunian terkemuka di Vietnam, tengah mendorong lahirnya generasi baru pembangunan perkotaan berkelanjutan melalui dua mega proyek ikonis yang berlokasi di gerbang utara dan selatan negara tersebut.
Dengan total luas lebih dari 9.000 hektare, Vinhomes Green Paradise (2.870 hektare) di Can Gio, Ho Chi Minh City, serta Vinhomes Global Gate Ha Long (6.200 hektare) di Provinsi Quang Ninh menjadi wujud nyata filosofi ESG++ Vinhomes. Pendekatan ini melampaui konsep keberlanjutan konvensional dengan tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga secara aktif memulihkan alam melalui tata kelola kota yang cerdas dan desain yang berpusat pada kebutuhan manusia.
Generasi Baru Kota yang Menyatukan Pertumbuhan dan Kelestarian Alam
Di tengah semakin kokohnya posisi Vietnam sebagai salah satu tujuan investasi dengan pertumbuhan tercepat di Asia'ditandai oleh rekor investasi asing langsung (FDI) serta masuknya generasi baru profesional internasional'Vinhomes memperkenalkan model pembangunan kota yang menjadikan pemulihan alam sebagai fondasi utama bagi ketahanan ekonomi jangka panjang dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut World Economic Forum, kota yang tangguh dan berorientasi pada pemulihan alam (nature-positive cities) kini menjadi elemen penting dalam menjaga daya saing ekonomi jangka panjang, karena ketahanan terhadap perubahan iklim, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup semakin memengaruhi keputusan investasi. Sementara itu, laporan Emerging Trends in Real Estate dari Urban Land Institute secara konsisten menempatkan keberlanjutan, kesejahteraan, dan kawasan terpadu yang tangguh sebagai faktor utama yang mendorong peningkatan nilai properti di seluruh dunia.
Melihat perubahan tersebut, Vinhomes mengadopsi filosofi yang melampaui penerapan ESG secara konvensional. Perusahaan meyakini bahwa kemakmuran yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan terus memulihkan alam, bukan sekadar mempertahankan kondisi yang sudah ada. Visi inilah yang kemudian berkembang menjadi pendekatan ESG++, yang menggabungkan restorasi lingkungan, tata kelola kota berbasis teknologi pintar, dan pembangunan yang berpusat pada manusia dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya.
Vinhomes Green Paradise: Keajaiban Kota Pesisir di Vietnam Selatan
Terletak di samping Cagar Biosfer Hutan Mangrove Can Gio seluas 75.000 hektare yang diakui UNESCO, Vinhomes Green Paradise menjadi peserta resmi (Official Participant) pertama yang diakui oleh New7Wonders dalam kampanye global 7 Wonders of Future Cities. Proyek seluas 2.870 hektare ini mempertahankan kepadatan bangunan yang sangat rendah, hanya sekitar 16 persen, sehingga sebagian besar kawasan tetap didedikasikan untuk ruang hijau dan area perairan.
Laguna air laut alami seluas 800 hektare menjadi pusat ekologi kawasan ini, sementara garis pantainya yang membentang sepanjang 121 kilometer menciptakan salah satu lanskap perkotaan pesisir paling unik di dunia. Teknologi Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan big data diterapkan dalam sistem tata kelola, pemantauan lingkungan, serta operasional kota untuk meningkatkan keberlanjutan sekaligus mengoptimalkan pengelolaan kehidupan perkotaan. Proyek ini juga menghadirkan ekosistem terpadu yang mencakup layanan kesehatan, pendidikan, hunian lansia, fasilitas budaya, olahraga, dan hiburan berstandar internasional guna mendukung kebutuhan masyarakat di setiap tahap kehidupan.
Vinhomes Global Gate Ha Long: Kota Metropolitan Tepi Laut di Vietnam Utara
Ratusan kilometer di sebelah utara, Vinhomes menerapkan filosofi yang sama dalam skala yang lebih besar. Resmi memulai pembangunan pada April 2026, Vinhomes Global Gate Ha Long membentang di atas lahan seluas lebih dari 6.200 hektare, menjadikannya salah satu kawasan perkotaan pesisir terbesar di Asia. Berlokasi tepat di samping Teluk Ha Long yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO, proyek ini menempati salah satu lokasi tepi laut paling istimewa di dunia.
Alih-alih memaksimalkan kepadatan bangunan, masterplan proyek ini berfokus pada pemulihan ekosistem. Lebih dari 2.500 hektare dialokasikan untuk kawasan hutan, lahan basah, dan bentang alam perairan, termasuk 680 hektare laut yang difilter secara alami, garis pantai berpasir putih sepanjang 200 kilometer, serta Globe Ha Long Forest Park seluas lebih dari 660 hektare. Keseluruhan elemen tersebut membentuk ekosistem regeneratif berskala besar yang selaras dengan lingkungan Situs Warisan Dunia di sekitarnya.
Kawasan ini juga dirancang untuk mengejar sertifikasi berdasarkan standar ISO 37125 yang baru diperkenalkan mengenai pembangunan perkotaan berkelanjutan. Langkah tersebut mencerminkan ambisi Vinhomes untuk menyelaraskan proyek ini dengan standar internasional terbaru bagi kota-kota masa depan berbasis ESG.
Proyek ini menghadirkan ekosistem perkotaan terpadu (all-in-one), yang terdiri atas enam distrik hunian, termasuk komunitas eksklusif di pulau-pulau yang seluruhnya dikelilingi laut. Kawasan tersebut dilengkapi tujuh klaster ekosistem berstandar global yang mencakup sektor budaya, perhotelan, ritel, layanan kesehatan, pendidikan, olahraga, hingga jasa keuangan.
Berbagai fasilitas berskala besar turut dihadirkan, antara lain arena pertunjukan tepi laut berkapasitas 60.000 penonton, Wonder Theatre, pusat konvensi internasional, fasilitas perhotelan lengkap, lapangan golf berstandar internasional, marina kelas dunia, pusat perbelanjaan terpadu, fasilitas olahraga profesional, layanan kesehatan Vinmec, institusi pendidikan internasional, serta kawasan pusat bisnis baru yang dirancang untuk menarik talenta dan investasi global.
Filosofi pembangunan terpadu yang sama juga diterapkan di Vinhomes Green Paradise, di mana pelestarian ekologi, teknologi canggih, dan kesejahteraan masyarakat dirancang untuk saling memperkuat dalam menciptakan lingkungan pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kedua mega proyek ini menunjukkan bagaimana konsep ESG dapat berkembang melampaui sekadar pemenuhan regulasi menjadi kerangka pembangunan kota yang komprehensif. Pendekatan tersebut mampu memperkuat daya saing Vietnam di tingkat internasional, tidak hanya sebagai salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di Asia, tetapi juga sebagai destinasi untuk kehidupan berkelanjutan dan investasi jangka panjang. Alih-alih memandang perlindungan lingkungan sebagai hambatan bagi pertumbuhan ekonomi, Vinhomes menempatkan pemulihan alam sebagai fondasi utama bagi ketahanan ekonomi jangka panjang, kesejahteraan sosial, dan daya tarik global.
Vinhomes merupakan pengembang properti residensial dan kawasan terpadu terbesar di Vietnam. Perusahaan ini menjadi pelopor dalam pengembangan kawasan hunian berskala besar yang terintegrasi dan modern, dengan menghadirkan standar kehidupan premium sekaligus membuka peluang investasi berkelanjutan bagi pelanggan domestik maupun internasional.