BANGKOK, THAILAND ? Media OutReach Newswire ? 22 Juli 2026 ? Pada Forum Nikkei Asia APAC 2026, Bapak Thammasak Sethaudom, Presiden sekaligus Chief Executive Officer SCG, menyampaikan visinya bahwa transisi menuju ekonomi rendah karbon tidak lagi semata-mata menjadi tantangan lingkungan, tetapi juga merupakan strategi bisnis untuk memperkuat daya saing jangka panjang melalui ketahanan energi, inovasi, dan pertumbuhan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kolaborasi regional yang lebih kuat akan membantu memposisikan ASEAN sebagai pusat manufaktur, inovasi, dan pertumbuhan berkelanjutan yang tangguh serta kompetitif.
Dalam sesi diskusi panel tersebut, Thammasak menyampaikan bahwa ketidakpastian geopolitik terus membentuk ulang rantai pasok global dan pasar energi, yang secara langsung berdampak terhadap biaya produksi serta daya saing industri. Ia menegaskan bahwa transisi menuju energi bersih tidak hanya harus dipandang sebagai agenda keberlanjutan, tetapi juga sebagai pendekatan strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan daya saing jangka panjang.
Ia menyoroti potensi besar ASEAN untuk memimpin transisi energi, didukung oleh ketersediaan sumber daya energi terbarukan yang melimpah, termasuk tenaga surya, angin, dan bioenergi. Namun, untuk mewujudkan potensi tersebut diperlukan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan dunia usaha guna mempercepat pembangunan infrastruktur energi, mendorong investasi, serta menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan industri rendah karbon.
Thammasak juga menekankan pentingnya investasi dalam inovasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), otomatisasi, serta teknologi rendah karbon untuk meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan penggunaan energi, dan memperkuat daya saing industri di seluruh kawasan.
Berdasarkan pengalaman SCG, ia mencontohkan semen rendah karbon sebagai salah satu bukti bagaimana keberlanjutan dapat menciptakan nilai bisnis. Ketika produk ramah lingkungan mampu memberikan kualitas yang setara dengan produk konvensional serta memiliki harga yang kompetitif, pelanggan akan lebih terdorong untuk mengadopsinya, sehingga mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.
?Transisi menuju masyarakat rendah karbon hanya dapat menjadi kenyataan ketika keberlanjutan bukan lagi menjadi pilihan bagi sebagian pihak saja, melainkan menjadi peluang yang dapat diakses dan memberikan manfaat bagi seluruh sektor secara bersama-sama.?
Visi ini mencerminkan Business Purpose SCG, yaitu Inclusive Green Growth, yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, tanggung jawab lingkungan, dan kesejahteraan sosial melalui inovasi serta kolaborasi. Pendekatan ini bertujuan menciptakan nilai bersama (shared value) dan mendukung masa depan ASEAN yang lebih berkelanjutan.