• Home
  • Bisnis
  • UnionPay Perkenalkan Teknologi AI untuk Sektor Keuangan di WAIC 2026, Luncurkan Kerangka Inovasi ?1+6+N?

UnionPay Perkenalkan Teknologi AI untuk Sektor Keuangan di WAIC 2026, Luncurkan Kerangka Inovasi ?1+6+N?

Senin, 20 Juli 2026 | 22:04

Peluncuran Tahapan Pencapaian National Pilot Base untuk Aplikasi AI (Sektor Keuangan) Digelar Bersamaan dengan Konferensi

SHANGHAI, CHINA ? Media OutReach Newswire ? 20 Juli 2026 ? Pada 17 Juli, World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 resmi dibuka di Shanghai. Dalam area pameran Shanghai, UnionPay memperkenalkan tiga teknologi AI miliknya yang dikembangkan khusus untuk sektor keuangan, yaitu model dasar deret waktu transaksi keuangan (financial transaction time-series foundation model), kerangka Agentic Payment Open Protocol (APOP), serta solusi inferensi large language model (LLM) yang menjaga privasi. Seiring berkembangnya era AI, kehadiran berbagai inovasi tersebut menegaskan komitmen UnionPay dalam mempercepat penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Pada 18 Juli, UnionPay menyelenggarakan acara Release of Phased Achievements of the National Pilot Base for AI Application (Financial Sector) di UnionPay Center, bertepatan dengan penyelenggaraan WAIC 2026. Acara ini dihadiri lebih dari 100 perwakilan bank komersial, mitra dari Tiongkok maupun internasional, perusahaan teknologi terkemuka, kalangan akademisi, serta lembaga penelitian. Dalam kesempatan tersebut, UnionPay meluncurkan kerangka pencapaian AI ?1+6+N?, mengumumkan sejumlah kemitraan strategis di tingkat industri, serta memperkenalkan sebuah inisiatif bersama yang mendorong kolaborasi lebih luas dalam pengembangan dan tata kelola AI di industri keuangan. Berbagai pencapaian tersebut menunjukkan kemajuan National AI Application Pilot Base dalam membangun platform inovasi terbuka yang mempercepat adopsi AI di seluruh sektor keuangan.

Chairman China UnionPay sekaligus UnionPay International, Dong Junfeng, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan pidato utama. Ia menyatakan bahwa AI tengah mengubah industri keuangan secara cepat. Sejak National AI Application Pilot Base diluncurkan pada 2025, berbagai hasil nyata telah dicapai melalui kolaborasi erat antarpelaku industri. Dong menjelaskan visi pengembangan basis tersebut melalui tiga aspek utama, yaitu berbagi sumber daya, tata kelola kolaboratif, dan manfaat bersama. Pertama, dengan mengintegrasikan sumber daya komputasi, data, dan model dalam satu platform publik terpusat, basis ini membantu mengatasi tantangan industri seperti tingginya biaya komputasi dan terfragmentasinya data, sehingga menurunkan hambatan adopsi AI di sektor keuangan. Kedua, basis ini memperkuat keamanan AI melalui pembangunan mekanisme perlindungan bagi large language model serta pemanfaatan AI untuk meningkatkan manajemen risiko transaksi dan keamanan siber, guna mendukung ekosistem keuangan yang lebih aman dan tangguh. Ketiga, basis ini mempercepat penerapan AI dalam berbagai skenario nyata dengan melahirkan beragam solusi komersial, mulai dari pembayaran berbasis agen AI (agentic payments), manajemen risiko kredit, peningkatan konsumsi, hingga transformasi digital bagi pelaku usaha. Berbagai inovasi tersebut mengubah kemajuan teknologi menjadi nilai bisnis yang nyata. Ke depan, Dong menilai AI dan sektor keuangan memiliki potensi yang sangat besar. UnionPay pun berharap dapat terus bekerja sama dengan berbagai mitra lintas industri untuk membangun ekosistem AI keuangan yang terbuka, berbagi manfaat, serta memiliki tata kelola yang baik demi mendukung lahirnya kekuatan produktif baru melalui inovasi teknologi.

Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah peluncuran resmi kerangka pencapaian AI UnionPay yang diberi nama ?1+6+N?.

Angka ?1? melambangkan satu portal terpadu, yaitu National AI Application Pilot Base. Dibangun dengan struktur ?One Portal, Six Centers?, platform ini mengintegrasikan enam pusat khusus yang mencakup pengembangan model AI, kumpulan data (dataset), aplikasi, pengembangan talenta, pencocokan kebutuhan dan penyedia solusi, serta layanan keuangan. Saat ini platform tersebut telah menghimpun 11 model AI, 14 dataset, 59 aplikasi percontohan, dan 61 layanan, atau total 145 sumber daya inti.

Angka ?6? merujuk pada enam kapabilitas utama yang dikembangkan secara mandiri dan dapat dikendalikan sepenuhnya. Keenam kemampuan tersebut meliputi penjadwalan sumber daya komputasi melalui platform berbagi komputasi cerdas yang tepercaya, dataset keuangan berkualitas tinggi, model dasar AI khusus sektor keuangan, layanan keamanan keuangan berbasis AI, standar AI untuk industri keuangan, serta sandbox pengujian yang mendukung pelatihan dan evaluasi model AI. Keenam kemampuan tersebut menjadi fondasi teknologi bersama yang menyediakan infrastruktur inti bagi seluruh mitra dalam ekosistem.

Huruf ?N? mewakili kumpulan berbagai contoh penerapan unggulan, solusi AI yang telah distandardisasi, serta aplikasi percontohan yang dibangun di atas fondasi teknologi tersebut. Solusi-solusi ini mencakup lima bidang utama, yakni pembayaran cerdas, keuangan inklusif, peningkatan konsumsi, manajemen risiko dan kepatuhan, serta peningkatan efisiensi operasional. Seluruhnya membentuk portofolio produk bertingkat yang melayani konsumen, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga lembaga keuangan, sehingga mempercepat penerapan kemampuan AI di berbagai skenario penggunaan.

Secara keseluruhan, kerangka ?1+6+N? menghubungkan sumber daya komputasi, data, model AI, dan berbagai skenario penerapan ke dalam satu rantai nilai yang terintegrasi. Dengan mengatasi berbagai tantangan umum industri, seperti keterbatasan sumber daya komputasi, silo data, dan tingginya biaya implementasi AI, kerangka ini menghadirkan kemampuan AI yang terstandarisasi dan mudah diakses. Solusi tersebut menyediakan layanan AI terpadu yang dapat digunakan kembali, memiliki tingkat keamanan tinggi, serta mendukung transformasi cerdas di sektor keuangan. Kerangka ini juga mencerminkan komitmen UnionPay untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnisnya sendiri, tetapi juga memperkuat fondasi teknologi industri dan infrastruktur keuangan di era AI.

Berbagai pencapaian tersebut kini telah tersedia bagi para mitra industri dan mulai memberikan nilai tambah nyata. Bagi bank, perusahaan akuisisi pembayaran (acquirer), dan lembaga keuangan lainnya, infrastruktur bersama UnionPay memungkinkan akses cepat terhadap kapabilitas AI yang telah matang tanpa perlu membangun sistem dari awal, sehingga secara signifikan menurunkan hambatan teknis dan biaya implementasi. Bagi pelaku usaha, UnionPay menyediakan berbagai alat berbasis AI untuk pemasaran, analisis digital, dan manajemen risiko cerdas yang mendukung operasional yang lebih efektif, meningkatkan keterlibatan pelanggan, serta memperbaiki efisiensi bisnis. Hal ini memungkinkan usaha kecil dan menengah turut merasakan manfaat inovasi AI. Sementara itu, bagi perusahaan teknologi dan mitra ekosistem lainnya, basis ini memudahkan penyesuaian produk AI untuk kebutuhan sektor keuangan sekaligus mempercepat proses validasi kepatuhan, sehingga mempercepat komersialisasi inovasi teknologi.

Acara tersebut juga diisi dengan enam sesi penandatanganan kemitraan yang mencakup berbagai bidang, antara lain kartu bertema AI, pengembangan ekosistem pembayaran lintas batas berbasis agen AI, pemberdayaan operasional pedagang melalui AI, komersialisasi bersama inovasi yang dihasilkan National Pilot Base, serta penguatan kolaborasi di seluruh rantai ekosistem industri keuangan.

Setelah rangkaian penandatanganan tersebut, UnionPay meluncurkan Inisiatif Kolaboratif untuk Pengembangan dan Tata Kelola Aplikasi AI dalam Layanan Keuangan, yang disaksikan oleh para perwakilan organisasi peserta. Berlandaskan kerangka ?1+6+N?, inisiatif ini mengajak seluruh pemangku kepentingan industri untuk berkolaborasi dalam empat bidang utama. Pertama, mendorong pengembangan sistem AI yang tepercaya guna mendukung perekonomian riil melalui mekanisme tata kelola algoritma yang dapat dilacak dan dijelaskan, sekaligus menjaga privasi serta keamanan data. Kedua, memperkuat kolaborasi antara industri, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan pengguna dengan memanfaatkan National AI Application Pilot Base untuk bersama-sama mengembangkan teknologi inti serta membangun infrastruktur AI keuangan yang mandiri dan aman. Ketiga, mendorong keterbukaan dan inklusivitas melalui berbagi model AI yang telah matang, layanan pengujian, dan solusi implementasi guna menekan biaya transformasi digital, khususnya bagi usaha kecil dan menengah. Keempat, meningkatkan tata kelola sepanjang siklus hidup AI melalui penerapan manajemen risiko bertingkat, penguatan standar kepatuhan, serta koordinasi pencegahan risiko. Melalui inisiatif ini, seluruh pelaku industri diajak memperkuat fondasi bersama, memaksimalkan nilai melalui kapabilitas yang dibagikan, serta memperkokoh tata kelola kolaboratif, sehingga dapat mendorong perkembangan AI yang sehat di sektor keuangan sekaligus mempercepat transformasi keuangan digital melalui inovasi teknologi.



BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top