PELALAWAN, RIAUGREEN.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, kebutuhan akan ketersediaan
darah di Provinsi Riau mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini
dipicu menurunnya jumlah pendonor selama bulan puasa, sementara
permintaan dari rumah sakit tetap tinggi dan cenderung meningkat saat
Idulfitri.
Menyadari
pentingnya antisipasi tersebut, Keluarga Donor Darah (KDD) Riau
Kompleks menggelar kegiatan donor darah ke-74 pada Sabtu (14/2/2026) di
Hotel Unigraha. Ratusan karyawan dan keluarga karyawan PT Riau Andalan
Pulp and Paper, serta para kontraktornya, turut berpartisipasi dalam
kegiatan ini untuk mendorong ketersediaan stok darah di wilayah Riau.
Setiap
tahunnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru dan PMI Kabupaten
Pelalawan menghadapi penurunan pasokan kantong darah selama Ramadan.
Jumlah pendonor biasanya turun hingga 30–40 persen karena kekhawatiran
masyarakat akan kondisi fisik saat berpuasa.
Padahal
pada periode yang sama, kebutuhan darah cenderung stabil atau bahkan
meningkat. Karena itu, penguatan stok dilakukan lebih awal agar bank
darah tetap aman hingga akhir masa liburan.
Dokter
penanggung jawab kegiatan, dr. Dian, menyampaikan bahwa pelaksanaan
donor darah sebelum Ramadan adalah strategi penting untuk menjaga
pasokan.
“Pada
bulan Ramadan, umat Muslim fokus beribadah sehingga jumlah pendonor
berkurang. Dengan kegiatan pra-Ramadan seperti ini, stok darah dapat
tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam
kegiatan ke-74 ini, inovasi diterapkan melalui registrasi menggunakan
Mobile Unit donor darah dengan pemindaian sidik jari atau verifikasi
data otomatis. Proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien,
membuat pengalaman donor lebih nyaman.
Salah
satu peserta inspiratif adalah Abdul Rosyid (55), yang mencatatkan
donor ke-28 bersama KDD RAPP. Menurutnya, donor darah bukan hanya aksi
sosial tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan.
Selain
pendonor senior, peserta pemula seperti Nuri Indah (25) juga turut
ambil bagian. Didampingi teman yang sudah berpengalaman, ia mengaku
prosesnya mudah dan ingin kembali berpartisipasi.
Hingga
sore hari, total 929 kantong darah berhasil dikumpulkan. Jumlah
tersebut terdiri dari: 836 kantong untuk PMI Kota Pekanbaru dan 93
kantong untuk PMI Kabupaten Pelalawan. Dengan capaian ini, KDD ke-74
menjadi kontribusi besar dalam menjaga ketersediaan stok darah di Riau
menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Kegiatan
ini menunjukkan budaya berbagi yang terus tumbuh di lingkungan
perusahaan. Kolaborasi antara manajemen, KDD, dan tim medis diharapkan
terus berlanjut, sekaligus menginspirasi lebih banyak komunitas dan
perusahaan lain untuk ikut menjaga ketersediaan darah, khususnya pada
periode-periode krusial seperti Ramadan dan libur panjang Idulfitri.