• Home
  • MediaOutReach
  • Penelitan Trend Micro, Serangan Terhadap IoT Kian Berkembang Cepat

Penelitan Trend Micro, Serangan Terhadap IoT Kian Berkembang Cepat

Kamis, 12 September 2019 | 14:04

HONG KONG, RIAUGREEN.COM  Media OutReach – Kejahatan dunia maya dan serangan cyber terus mengancam berbagai lini bidang kehidupan, baik itu bisnis keuangan maupun UKM, penelitan terbaru tentang Pasar Kejahatan Internet Online untuk IoT, secara bertahap berkembang menjadi pasar yang tumbuh cepat. Kelompok kejahatan dunia maya di seluruh dunia secara aktif mendiskusikan cara masuk ke perangkat jaringan dan bagaimana menggunakannya untuk menghasilkan uang, penelitian ini lakukan oleh Trend Micro, pemimpin global dalam solusi keamanan informasi jaringan yang mempunyai misi membangun dunia pertukaran informasi yang aman.

Penelitian Trend Micro berhasil menganalisis forum bawah tanah global menggunakan bahasa Rusia, Portugis, Inggris, Arab, dan Spanyol untuk mengeksplorasi bagaimana kelompok cybercrime dapat menggunakan perangkat jaringan untuk menghasilkan uang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasar undergorund cybercrime canggih terletak di forum Rusia dan Portugis, yang sebagian besar membahas diskusi yang menargetkan keuntungan. Aktivitas cybercrime utama dalam forum ini adalah menjual akses ke perangkat yang disusupi, terutama router, webcam, dan printer, yang dapat digunakan pembeli untuk melancarkan serangan.

Steve Quane, wakil presiden eksekutif pertahanan jaringan dan keamanan cloud hybrid untuk Trend Micro, dalam keterangannya hari ini Kamis (12/09/2019) mengatakan, di masa depan, pasar IoT akan terus tumbuh, terutama dengan konektivitas 5G. Jadi, peretas secara alami akan menemukan model terbaik untuk mengekstraksi keuntungan maksimum dari perangkat ini.

"Penjahat akan selalu menagetkan uang, Kami berhasil mengungkap ancaman IoT dan menemukan bahwa kelompok cybercrime terus secara aktif menciptakan serangan ke pasar layanan ini, Meskipun serangan terhadap IoT masih pada tahap awal pengembangan, tetapi peretas bergerak sangat cepat, perusahaan harus siap untuk melindungi bisnis dan pelanggan," tuturnya.

Menurut temuan Trend Micro, sebagian besar percakapan dan skema monetisasi aktif difokuskan pada perangkat konsumen. Namun, diskusi tentang cara menemukan dan kompromi mesin industri yang terhubung juga terjadi, terutama pengendali logika vital yang dapat diprogram (PLC) yang digunakan untuk mengontrol peralatan manufaktur skala besar. Rencana bisnis yang paling mungkin untuk menguangkan serangan terhadap perangkat industri ini melibatkan serangan pemerasan digital yang mengancam penghentian produksi.

Penelitan tersebut juga memperkirakan bahwa paket serangan IoT akan terus berkembang, dan berbagai perangkat konsumen untuk serangannya juga akan berkembang, seperti perangkat realitas virtual. Di masa depan, dengan konektivitas 5G dan lebih banyak perangkat yang terhubung ke Internet, sehingga peluang bagi peretas akan semakin tinggi.

Trend Micro menganjurkan produsen perangkat untuk bekerja dengan ahli keamanan informasi IoT untuk mengurangi risiko serangan cyber dari tahap awal desain perangkat. Pengguna umum dan integrator sistem juga harus mengetahui dan memantau status perangkat jaringan mereka, waspadai dan mitigasi risiko terkait jaringan.

Laporan lengkap temuan ini, Internet of Things in the Criminal Underground, dapat ditemukan melalui link berikut: https://www.trendmicro.com/vinfo/hk/security/news/cybercrime-and-digital-threats/the-internet-of- hal-di-cybercrime-underground.


Loading...
BERITA LAINNYA
Dapper Labs Luncurkan Blockchain Baru ‘Flow”
Selasa, 17 September 2019 | 11:53
Gugatan Hukum Terus Menerus Ditujukan kepada elumeo SE
Selasa, 17 September 2019 | 11:51
BERIKAN KOMENTAR
Top