• Home
  • Dumai
  • Capai 60 Persen, Kadis Pertaru Ikuti Pemutakhiran DPPT Dumai

Capai 60 Persen, Kadis Pertaru Ikuti Pemutakhiran DPPT Dumai

Jumat, 11 September 2026 | 11:10
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Pemerintah Kota Dumai terus mematangkan penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT). Hingga Jumat (11/9/2026), progres penyusunan dokumen tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 60 persen.

Pemutakhiran DPPT dibahas dalam Rapat Lanjutan Sinkronisasi dan Verifikasi Data yang digelar di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai. Rapat tersebut membahas perkembangan penyusunan laporan sekaligus sejumlah data yang masih perlu dilengkapi.

Kepala Dispertaru Kota Dumai Muhammad Mufarizal, S.T., M.IP., turut hadir dalam rapat bersama perwakilan Bappeda, BPN Kota Dumai, Disperkim serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai.

Dalam rapat tersebut, pihak konsultan memaparkan perkembangan penyusunan laporan DPPT. Berdasarkan hasil pemaparan, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen, namun masih terdapat sejumlah data yang perlu dilengkapi untuk menyempurnakan dokumen.

Data yang masih menjadi bagian dari proses pemutakhiran antara lain data KPPR, peta topografi, peta gambaran umum status tanah serta daftar nominatif yang memuat rincian persil, bangunan dan tanaman.

Muhammad Mufarizal dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dispertaru turut mengikuti proses sinkronisasi data tersebut. Penyelesaian data secara terpadu diperlukan agar dokumen perencanaan pengadaan tanah memiliki informasi yang lengkap dan dapat diverifikasi.

"Melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan instansi terkait, proses pemutakhiran DPPT terus dilakukan. Pemerintah Kota Dumai berharap penyusunan dokumen tersebut dapat segera dituntaskan sehingga dapat mendukung tahapan pembangunan selanjutnya," pungkasnya.(infotorial)

📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top