KUALA LUMPUR, MALAYSIA - Media OutReach Newswire - 29 September 2026 - Skyro, grup pembiayaan konsumen yang berkembang pesat, hari ini mengumumkan bahwa entitasnya di Malaysia kini telah mengantongi lisensi pemberi pinjaman yang diterbitkan oleh Kementerian Perumahan dan Pemerintah Daerah Malaysia (KPKT). Lisensi tersebut memberikan kewenangan kepada Skyro untuk menjalankan kegiatan pemberian pinjaman secara daring di Malaysia, yang akan menjadi pasar keduanya di Asia Tenggara setelah Filipina. Perusahaan berencana meluncurkan produk pertamanya di Malaysia, yakni pinjaman tunai, dalam beberapa bulan mendatang.
Didirikan pada 2022, Skyro telah membangun kehadiran yang kuat di Filipina, dengan memanfaatkan model penilaian kredit berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk melayani nasabah yang mungkin belum terlayani secara optimal oleh bank-bank tradisional. Sejak didirikan, perusahaan telah menyalurkan pinjaman senilai lebih dari US$600 juta, memperluas basis penggunanya menjadi lebih dari 7 juta pengguna, dan mencapai titik impas operasional pada paruh pertama 2026.
Skyro berencana mengadaptasi model bisnis yang telah terbukti berhasil di Filipina ke pasar Malaysia. Perusahaan memasuki Malaysia ketika sektor kredit konsumen di negara tersebut tengah menjalani reformasi regulasi yang signifikan, menyusul diberlakukannya Consumer Credit Act 2025 dan pembentukan Consumer Credit Commission.
Arsen Liametov, Co-Founder dan Co-CEO Skyro, mengatakan:
"Kami menggunakan perangkat penilaian berbasis AI yang canggih untuk menyediakan produk kredit yang praktis dan intuitif bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal oleh bank-bank tradisional. Keberhasilan kami di Filipina memberikan keyakinan terhadap pendekatan ini, yang akan kami adaptasi untuk pasar-pasar lain di Asia Tenggara dan di luar kawasan tersebut."
Dengan populasi sekitar 35 juta jiwa, Malaysia merupakan pasar penting bagi ekspansi layanan keuangan digital. Meskipun sebagian besar penduduknya telah memiliki akses ke rekening bank, konsumen dengan riwayat kredit yang terbatas atau tanpa pendapatan yang dapat diverifikasi mungkin mengalami kesulitan untuk memperoleh pinjaman dari bank tradisional. Di Filipina, Skyro menggunakan AI dan data alternatif untuk menilai kelayakan kredit, dan perusahaan bermaksud menerapkan pendekatan serupa di Malaysia dengan menyesuaikannya terhadap kondisi lokal dan persyaratan regulasi setempat.
Nasim Aliev, Co-Founder dan Co-CEO Skyro, mengatakan:
"Ambisi seharusnya tidak perlu menunggu. Di seluruh Asia Tenggara, kami melihat pola yang sama: orang-orang yang bekerja keras terkendala bukan karena kurangnya usaha, melainkan karena kesenjangan dana tunai sementara yang menjadi penghalang antara mereka dan peluang nyata. Di Malaysia, kami berencana mengembangkan produk kredit yang memberikan solusi atas tantangan tersebut, sekaligus memastikan adanya kendali penuh dan transparansi atas pengeluaran mereka."
Skyro berencana memasuki pasar Malaysia dengan produk pinjaman tunai dan bermaksud memperkenalkan produk kredit lainnya di Malaysia secara bertahap. Skyro juga telah mengumumkan rencana ekspansi ke pasar-pasar lain, termasuk Arab Saudi, serta membangun ekosistem produk keuangan.
Tentang Skyro
Skyro merupakan grup fintech yang berkembang pesat dan mengutamakan layanan digital, dengan menyediakan akses keuangan yang bertanggung jawab dan dapat diperluas di berbagai pasar berkembang yang memiliki potensi tinggi. Dengan didukung ilmu data milik sendiri, pengambilan keputusan kredit berbasis AI, serta penilaian menggunakan data alternatif, perusahaan memadukan pengalaman yang dirancang khusus untuk perangkat seluler dengan arsitektur fintech modular untuk melayani segmen nasabah yang belum terlayani secara optimal dalam skala besar.
Per 2026, Skyro memiliki basis pengguna terdaftar lebih dari 7 juta orang dan portofolio kredit yang melampaui US$200 juta. Perusahaan memiliki ambisi untuk menjadi salah satu grup jasa keuangan dengan layanan menyeluruh terkemuka di berbagai pasar berpotensi tinggi, dengan menggabungkan kapabilitas yang telah terbukti dalam skala besar dan komitmen untuk membangun setiap lini bisnis berdasarkan kebutuhan pasar yang dilayaninya.
Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.