• Home
  • Bisnis
  • Inovasi Digital dan Energi Hijau Perkuat Kerja Sama Ketenagalistrikan Tiongkok-ASEAN

Inovasi Digital dan Energi Hijau Perkuat Kerja Sama Ketenagalistrikan Tiongkok-ASEAN

Senin, 21 September 2026 | 23:35
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link
Keterangan Foto: Pembangkit Listrik Tenaga Angin Bahe di Kabupaten Tiandeng, Guangxi, tempat turbin-turbin angin berdiri di tengah bentang alam karst yang khas di wilayah tersebut.

NANNING, TIONGKOK - Media OutReach Newswire - 21 September 2026 - Pada gelaran China-ASEAN Expo ke-23 dan China-ASEAN Business and Investment Summit, China Southern Power Grid menampilkan serangkaian inovasi yang dirancang untuk mendukung kerja sama energi antara Tiongkok dan ASEAN. Inovasi yang dipamerkan mencakup DaWatt - Lao Language Large Language Model (LLM) untuk Sektor Energi dan Ketenagalistrikan V2.0 serta Flexible Grayscale Intelligent Monitoring & Analysis Platform untuk keamanan siber sistem tenaga listrik, yang menyoroti semakin luasnya peluang kerja sama di bidang digitalisasi, teknologi cerdas, dan energi hijau.

LLM berbahasa Laos telah diterapkan di Electricité du Laos Transmission Company Limited (EDL-T), di mana model ini dapat menganalisis ribuan gambar inspeksi secara otomatis dalam waktu singkat. Setelah algoritmanya dioptimalkan untuk medan pegunungan dan hutan hujan di Laos, model ini menyelesaikan analisis inspeksi cerdas untuk empat jalur transmisi, memproses 26.000 gambar inspeksi drone, dan mengidentifikasi lebih dari 3.600 kerusakan peralatan.

Keterangan Foto: Biro Pasokan Listrik Baise dari Guangxi Power Grid menggunakan drone dan robot untuk melakukan inspeksi isolator dalam kondisi bertegangan.

Liu Ying, General Manager Departemen Digitalisasi di Guangxi Power Grid Co., Ltd., menyampaikan bahwa perusahaan telah membangun korpus profesional multibahasa untuk sektor ketenagalistrikan yang mencakup negara-negara ASEAN, termasuk Laos, Vietnam, dan Malaysia. Mengandalkan kemampuan model dasar DaWatt, perusahaan sedang mengembangkan model energi dan ketenagalistrikan yang disesuaikan dengan bahasa-bahasa ASEAN serta penerapan nyata di industri tenaga listrik.

Pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus lain dari kerja sama ini. China-ASEAN Institute of Energy, yang didirikan bersama oleh Guangxi Power Grid Co., Ltd. dan Guangxi University, sedang menjajaki model pelatihan kerja sama industri-universitas dengan penekanan kuat pada pengalaman praktis. Hingga saat ini, dua angkatan dengan total 53 mahasiswa dari negara-negara ASEAN telah terdaftar.

Kerja sama juga berkembang dari pelatihan satu arah menuju inovasi bersama. Guangxi Power Grid Co., Ltd. dan Royal Academy of Cambodia telah bersama-sama mendirikan laboratorium untuk kecerdasan buatan dan peralatan keselamatan, sementara perusahaan tersebut juga meluncurkan pertukaran peer-to-peer dengan Electricité du Laos mengenai peningkatan keandalan pasokan listrik.

Untuk mengatasi kendala bahasa dalam pertukaran teknis lintas negara, Guangxi Power Grid Co., Ltd. telah mengembangkan platform penerjemahan berbasis AI yang didukung oleh basis data khusus berisi istilah untuk lebih dari 1.800 jenis peralatan listrik. Platform ini mendukung penerjemahan akurat antara bahasa Mandarin dan Inggris, Mandarin dan Laos, serta Mandarin dan Vietnam.

Pada program pelatihan terbaru untuk teknisi Tiongkok dan luar negeri, sistem ini mendukung pembuatan materi kursus dwibahasa secara instan dan penerjemahan suara secara real-time, membantu para peserta memahami istilah sektor ketenagalistrikan yang sangat terspesialisasi.

Untuk mendukung pertukaran internasional yang rutin, Guangxi Power Grid Co., Ltd. juga telah membentuk wadah bakat internasional yang mencakup tenaga manajemen, teknis, dan terampil. Perusahaan telah mengembangkan materi pembelajaran berdurasi 24 jam mengenai urusan internasional serta 20 materi video berdurasi singkat.

"Tahun ini, kami juga akan menjajaki program pascasarjana bersama dengan universitas-universitas di negara-negara ASEAN," kata Sun Xiaohua, Wakil Direktur Departemen Sumber Daya Manusia di Guangxi Power Grid Co., Ltd.

Menatap masa depan, Guangxi Power Grid Co., Ltd. berencana untuk terus memajukan model pengembangan dengan konsep "R&D di Beijing, Shanghai, dan Guangdong, integrasi di Guangxi, serta penerapan di ASEAN." Perusahaan akan terus memperluas korpus multibahasa sektor ketenagalistrikan dan mengeksplorasi model "Token Goes Global" untuk AI sektor tenaga listrik, di mana sumber daya komputasi dan model berbasis di Guangxi sementara layanan pengetahuan disalurkan ke luar negeri. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan bentuk-bentuk baru kerja sama energi Tiongkok-ASEAN dan mendukung pembangunan hijau Kawasan Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN 3.0.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top