• Home
  • Bisnis
  • Friedrich Naumann Foundation for Freedom Anugerahkan Freedom Prize 2026 kepada Rakyat Iran

Friedrich Naumann Foundation for Freedom Anugerahkan Freedom Prize 2026 kepada Rakyat Iran

Rabu, 16 September 2026 | 11:22
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

Friedrich Naumann Foundation for Freedom Menganugerahkan Freedom Prize 2026 kepada Rakyat Iran yang Berani Memperjuangkan Kebebasan, Hak-Hak Sipil, dan Demokrasi

POTSDAM, JERMAN - Newsaktuell - 15 September 2026 - Friedrich Naumann Foundation for Freedom akan menganugerahkan Freedom Prize 2026 kepada rakyat Iran pada 7 November 2026 di Gereja St. Paul (St. Paul's Church) di Frankfurt. Reza Pahlavi akan menerima penghargaan tersebut dalam kapasitas sebagai penerima amanah. Sementara itu, Bijan Djir-Sarai, juru bicara kebijakan luar negeri Free Democratic Party (FDP), akan menyampaikan pidato penghormatan (laudatory address).

Sejak 2006, Friedrich Naumann Foundation for Freedom menganugerahkan Freedom Prize setiap dua tahun sebagai bentuk penghargaan atas komitmen luar biasa terhadap pengembangan masyarakat sipil yang liberal, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai dan tujuan kebebasan di seluruh dunia.

Steffen Saebisch, Ketua Dewan Friedrich Naumann Foundation for Freedom, mengatakan, "Friedrich Naumann Foundation for Freedom sengaja menganugerahkan Freedom Prize kepada rakyat Iran, bukan kepada seorang individu. Kami ingin menghormati hasrat akan kebebasan dari ratusan ribu orang yang telah mempertaruhkan nyawa mereka untuk menggulingkan rezim mullah yang kriminal. Kami senang bahwa Reza Pahlavi bersedia menerima penghargaan tersebut secara amanah atas nama rakyat Iran, hingga tiba waktunya penghargaan ini dapat diserahkan kepada para perwakilan Iran yang dipilih secara bebas."

Friedrich Naumann Foundation for Freedom meminta Reza Pahlavi untuk menerima penghargaan tersebut secara amanah atas nama rakyat Iran, karena ia merupakan tokoh oposisi Iran yang paling dikenal dan berkomitmen terhadap kembalinya kebebasan serta demokrasi di Iran. Berdasarkan pernyataannya sendiri, ia tidak mendukung satu bentuk pemerintahan tertentu dibandingkan bentuk pemerintahan lainnya, selama pemerintahan tersebut bersifat demokratis. Ia berulang kali menegaskan bahwa tatanan politik masa depan Iran harus ditentukan oleh rakyat Iran sendiri. Menurut banyak pihak, saat ini ia juga merupakan figur politik yang paling penting sebagai simbol identifikasi bagi banyak warga Iran-kemungkinan besar mayoritas-di Iran. Selain itu, Reza Pahlavi mendorong diakhirinya konflik di Timur Tengah yang dipicu oleh Iran, normalisasi hubungan Iran dengan negara-negara tetangganya, dan khususnya rekonsiliasi dengan Israel.

Penghargaan tersebut diberikan kepada semua orang yang memperjuangkan hak-hak mereka, kebebasan mereka sendiri, serta masyarakat yang bebas dan demokratis. Penghargaan ini secara khusus didedikasikan kepada mereka yang kehilangan nyawa dalam perjuangan melawan rezim yang mematikan, serta kepada mereka yang pernah atau saat ini masih mengalami penganiayaan dan pemenjaraan karena komitmen mereka terhadap kebebasan dan demokrasi.

Penghargaan ini juga menghormati keberanian banyak orang yang melakukan perlawanan dalam kehidupan sehari-hari: perempuan yang memperjuangkan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri; para mahasiswa yang menuntut kebebasan berpikir dan belajar; para jurnalis yang, meskipun menghadapi intimidasi dan ancaman, tetap memperjuangkan kebebasan pers; para pekerja yang berjuang demi kondisi kerja yang adil dan martabat; serta keluarga-keluarga yang menentang sikap paternalistik dan penyangkalan terhadap pilihan individu dalam menjalani kehidupan. Kekuatan mereka bukan terletak pada tindakan individu, melainkan pada keteguhan sebuah masyarakat yang menolak untuk dibungkam.

Selama beberapa dekade, rezim teokratis tersebut telah memerintah secara brutal dan dengan penghinaan yang mendalam terhadap hak-hak dasar manusia. Karena itu, semakin patut dikagumi bahwa begitu banyak orang di Iran menyuarakan penolakan terhadap rezim tersebut dan mendukung kebebasan serta hak-hak fundamental mereka dengan berbagai cara, termasuk turun ke jalan untuk menyampaikan suara mereka. Orang-orang yang menunjukkan keberanian luar biasa ini layak mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak yang menjadikan kebebasan, penentuan nasib sendiri, dan demokrasi sebagai cita-cita tertinggi.

Dengan menganugerahkan Freedom Prize kepada rakyat Iran, yayasan tersebut sengaja memberikan perhatian kepada begitu banyak orang yang tidak dikenal namanya, yang keberanian sipilnya sering kali tidak terlihat, tetapi menjadi fondasi bagi setiap perubahan yang damai. Freedom Prize merupakan ungkapan penghormatan dan solidaritas, sekaligus seruan kepada komunitas internasional untuk secara konsisten melindungi hak-hak seluruh rakyat Iran dan secara efektif mendukung tuntutan mereka akan kebebasan.

Rakyat Iran menjadi simbol harapan bahwa masyarakat terbuka juga dapat tumbuh di tempat kebebasan ditekan. Komitmen mereka mengingatkan kita bahwa kebebasan tidak dapat dipisahkan-dan kebebasan dimulai dari orang-orang yang memiliki keberanian untuk memperjuangkannya.

Itulah sebabnya yayasan kami berkomitmen untuk menghormati orang-orang di Iran yang mencintai kebebasan. Dengan menganugerahkan Freedom Prize kepada rakyat Iran, yayasan ini menyampaikan pesan yang jelas kepada publik: perjuangan untuk kebebasan dan demokrasi mendapat dukungan penuh dari seluruh kaum liberal.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top