• Home
  • Bisnis
  • AI Mengubah Model Ekonomi Agensi Pemasaran-dan Sistem Retainer Tetap Mungkin Menjadi Korban Pertamanya

AI Mengubah Model Ekonomi Agensi Pemasaran-dan Sistem Retainer Tetap Mungkin Menjadi Korban Pertamanya

Selasa, 15 September 2026 | 11:47
Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram Salin Link

Seiring AI memangkas biaya produksi dan meningkatkan jumlah konten yang dapat dihasilkan oleh tim agensi kecil, sebuah model bisnis baru mulai berkembang di Singapura: berbagi pendapatan (revenue-sharing), di mana agensi hanya memperoleh penghasilan ketika klien berhasil menghasilkan penjualan.

SINGAPURA - Media OutReach Newswire - 14 September 2026 - Selama puluhan tahun, model bisnis agensi pemasaran bertumpu pada satu asumsi: memproduksi kampanye itu mahal, sehingga klien harus membayar retainer bulanan tetap terlepas dari hasilnya. Kecerdasan buatan sedang meruntuhkan asumsi itu dari dua arah sekaligus - memangkas biaya operasional agensi, sambil melipatgandakan apa yang bisa dihasilkan oleh tim kecil.

Penghematan dimulai di tempat-tempat yang tidak pernah dilihat klien. Pekerjaan administratif yang dulunya menghabiskan jam yang dapat ditagih - pembuatan faktur dan penawaran, pelaporan klien, dokumentasi kampanye, penjadwalan dan tindak lanjut - kini sebagian besar dapat dijalankan oleh sistem AI, menghilangkan biaya overhead dari setiap akun yang dikelola agensi.

Pergeseran yang lebih besar terjadi pada produksi itu sendiri. Dalam video, AI kini menangani fondasi penyuntingan - menyusun rough cut, menyinkronkan rekaman, menghasilkan takarir, dan menyiapkan variasi siap iklan - sebelum editor manusia menerapkan pertimbangan, tempo, dan penyelesaian akhir yang tidak bisa dilakukan mesin. Apa yang dulunya membutuhkan waktu berhari-hari bagi seorang editor kini selesai dalam hitungan jam. Hal yang sama berlaku untuk desain dan materi iklan. Hasilnya: kapasitas produksi tim kecil berlipat ganda sementara biaya per kampanye turun.

Efek ganda itu - biaya lebih rendah, kapasitas lebih tinggi - mengubah apa yang mampu ditawarkan agensi. Ketika melayani sebuah akun tidak lagi membawa biaya tetap yang berat, ekonomi tersebut dapat diteruskan kepada pelanggan: alih-alih retainer besar yang membayar aktivitas, agensi dapat mengenakan biaya dasar minimal dan memperoleh pendapatan sesungguhnya sebagai bagian dari penjualan yang dihasilkan kampanyenya.

Agensi Singapura touchmkt membangun bisnisnya dengan model ini, mengenakan retainer dasar rendah kepada klien UKM yang kira-kira menutupi produksi, lalu memperoleh 5-9% dari pendapatan yang diatribusikan pada kampanyenya - dilacak melalui alat konversi yang mengaitkan setiap penjualan kembali ke iklan yang menghasilkannya.

"Secara ekonomi, ini memang tidak masuk akal sebelumnya," kata Charlie Tan, pendiri touchmkt. "Jika setiap akun membawa biaya produksi dan administrasi ribuan dolar, Anda harus membebankannya apakah kampanye berkinerja atau tidak. Ketika AI menghilangkan biaya itu dan melipatgandakan output, Anda mampu dibayar berdasarkan hasil. Untuk pertama kalinya, tujuan agensi dan tujuan klien benar-benar selaras - kami hanya berhasil jika mereka menjual."

Model ini memang menuntut disiplin: atribusi yang ketat, dan agensi menanggung risiko kampanye yang berkinerja buruk. Tetapi bagi usaha kecil yang lama waspada membayar retainer untuk aktivitas alih-alih hasil, arahnya sudah jelas - AI tidak hanya mengubah bagaimana pemasaran dibuat; ia mulai mengubah bagaimana pemasaran dibayar.

https://www.touchmkt.com
https://www.facebook.com/people/touchmktai/61589325994905/#
https://www.instagram.com/touchmkt.sg/

Touchmarket LLP

touchmkt  (TouchMarket LLP) adalah agensi pertumbuhan bisnis berbasis Singapura untuk usaha kecil dan menengah, yang menggabungkan layanan videografi dan fotografi di lokasi dengan produksi konten berbantuan AI serta iklan berbasis kinerja.

Agensi ini membangun situs web, memproduksi video berdurasi pendek dan konten media sosial bermerek, serta mengelola kampanye iklan di Meta dan Google dengan pelacakan konversi secara menyeluruh. TouchMarket menerapkan model berbasis kinerja, di mana biaya jasanya dikaitkan dengan pendapatan penjualan yang dihasilkan oleh kampanye yang dijalankan.

TouchMarket bekerja sama dengan klien dari berbagai sektor di Singapura, termasuk makanan dan minuman (F&B) serta katering, pendidikan, kecantikan dan perawatan kulit, renovasi dan layanan rumah, serta jasa profesional.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi touchmkt.com atau hubungi biz@touchmkt.com.



📢 Publisir Berita & Kegiatan Instansi Anda di RiauGreen

Jangkau pembaca luas & terindeks Google News. Pilih paket rilis pers, advertorial, atau kemitraan media.

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top